Kutuloncat, harus hati-hati menggunakannya.
   ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Marco 45665 [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: Chalik Hamid 
<[email protected]>Terkirim: Sabtu, 2 Februari 2019 00.47.56 
GMT+1Judul: Re: [nasional-list] PA 212: Dulu Yusril Merengek Minta Tolong 
Rizieq Shihab
     

..... Namanya juga  KUTU LONCATAN  udah ghitu  -Tanpa Charakter dan Tanpa 
Prinsip lagi  ..... Anehnya justru Manusia2 '' Yang BERMUTU seperti itu'' .... 
malah bisa terpilih dan dipilih menjadi PENASEHAT..........   ( ya keruan 
aja.....  Tak ada sesuatu yang bisa Kita harapkan dan Bisa kita  andalkan dari 
seorang Tokoh2-an seperti itu......  >>Bagaimaana Kharkter seseorang ... Begitu 
pullah  Sikapnya dan akan demikian pula Keputusan2 yng diambilnya dan 
Sikap-Terjangnya, baik dalam  kehidupan Pribadinya , demikian pula sbg Pejabat 
Tinggi Politik.....
 
|  | Bez virů. www.avast.com  |


On Fri, 1 Feb 2019 at 13:56, Sunny ambon [email protected] [nasional-list] 
<[email protected]> wrote:

     

 Persahabatan berdasarkan akal bulus dan fulus, berpindah-pindah seperti kata 
pepatah dimana ada gula disitu semut suka berkerumun.Jadi jangan kaget bin 
takjub. hehehehehe

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190201155858-32-365735/pa-212-dulu-yusril-merengek-minta-tolong-rizieq-shihab


PA 212: Dulu Yusril Merengek Minta Tolong Rizieq Shihab
CNN Indonesia | Jumat, 01/02/2019 16:27 WIBBagikan :    PA 212 menyebut Yusril 
Ihza Mahendra pernah mengutus M.S. Kaban ke Mekkah dan meminta bantuan Rizieq 
Shihab agar PBB dibantu mendapatkan suara. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak 
A)Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Persaudaraan Alumni 212 yang juga Juru Bicara 
Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif menyindir balik Ketua Umum Partai Bulan 
Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. Yusril sebelumnya menyatakan PBB adalah 
partai berdaulat, sehingga tidak ada orang yang bisa mendikte, termasuk Rizieq 
Shihab. 

Terkait pernyataan itu, Slamet menyebut dulu Yusril pernah merengek minta 
tolong kepada Rizieq. Namun sekarang Yusril merasa tidak membutuhkan pentolan 
FPI tersebut.

"Sebelum lolos ngrengek-rengek ke HRS/FPI minta dibantu, sekarang merasa enggak 
butuh," ucap Slamet saat dihubungi, Jumat (1/2). 


Terpisah, Ketua Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis juga menanggapi pernyataan 
Yusril. Dia mengatakan dulu Yusril pernah mengutus Sekjen PBB, M.S. Kaban untuk 
bertemu dengan Rizieq di Mekkah, Arab Saudi.


| 
Lihat juga:
 Yusril Tantang Rizieq Bikin Partai: Jangan Cuma Omong Kosong |


Diutusnya Kaban oleh Yusril dalam rangka meminta dukungan. Namun, dia 
menyayangkan ketika Yusril membelot ke kubu Jokowi-Ma'ruf Amin. Damai pun 
menyesalkan sikap Yusril yang menanggapi sinis maklumat Rizieq. 

"Maka atas emosinya yang lepas kontrol, semakin nampak di mata publik super 
egonya yang tidak logis dan amat tidak berkualitas," ucap Damai. 

| Yusril Ihza Mahendra merapat ke barisan pendukung Joko Widodo. (CNN 
Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra) |


Damai lantas membocorkan tentang apa yang dilakukan Yusril selama ini. Terutama 
ketika masuk bersama partai-partai koalisi pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga 
Uno. 

Damai mengatakan Yusril, melalui Kaban, pernah meminta bantuan kepada Rizieq 
agar mendorong parpol pengusung Prabowo-Sandi untuk memberi bantuan suara 
kepada PBB. Bahkan, kata Damai, Yusril sendiri juga pernah meminta bantuan 
secara tertulis kepada parpol pengusung Prabowo-Sandi agar diberikan banyak 
suara.


| 
Lihat juga:
 Tanggapi Rizieq, Yusril Usir Anggota FPI dari PBB |


Menurut Damai, sikap tersebut merupakan bukti bahwa Yusril memang gagal 
mengelola partainya sendiri. 

"Usul dengan cara mengemis minta bantuan suara terhadap partai lain yang 
sama-sama berkompetisi adalah suatu keanehan dalam praktik politik maupun teori 
politis, sama dengan pesimisme, bentuk kegagalan atau identik pengemis suara," 
kata Damai. 

"Sama juga YIM menunjukkan dirinya lemah atau tidak percaya diri selaku 
pemimpin partai,' lanjutnya.. (bmw/osc)  


   

 
|  | Bez virů. www.avast.com  |

    

Kirim email ke