*Hehehehehe PKI bangkit, Propaganda Rusia, Proganda China, lantas bagaimana
dengan propaganda Arab Saudia yang adalah sekutu kental rezim
neo-Mojopahit? Propaganda Trump?*


https://nasional.kompas.com/read/2019/02/04/13350131/penjelasan-kedubes-soal-polemik-propaganda-rusia


*Penjelasan Kedubes soal Polemik "Propaganda Rusia"*

FITRIA CHUSNA FARISA

Kompas.com - 04/02/2019, 13:35 WIB

Artikel ini telah tayang di Kompas.com <http://kompas.com/> dengan judul
"Penjelasan Kedubes soal Polemik "Propaganda Rusia"",
https://nasional.kompas.com/read/2019/02/04/13350131/penjelasan-kedubes-soal-polemik-propaganda-rusia
..
Penulis : Fitria Chusna Farisa
Editor : Krisiandi


JAKARTA, KOMPAS.com - Kedutaan Besar Rusia di Jakarta melalui akun Twitter
mengeluarkan pernyataan terkait istilah Progapanda Rusia yang dilontarkan
calon presiden nomor urut 01 yang juga capres petahana Joko Widodo.


Kedubes Rusia melalui akun @RusEmbJakarta menyampaikan bahwa Rusia tidak
ikut campur dalam urusan elektoral di negara lain. "Kami menggarisbawahi
bahwa posisi prinsipil Rusia adalah tidak campur tangan pada urusan dalam
negeri dan proses-proses elektoral di negara-negara asing, termasuk
Indonesia yang merupakan sahabat dekat dan mitra penting kami," tulis akun
Twitter Kedubes Rusia untuk Indonesia, Senin (4/2/2019).


Kedubes Rusia untuk Indonesia juga menyampaikan, istilah " propaganda
Rusia" merupakan rekayasa yang dibuat pada tahun 2016 untuk kepentingan
pilpres Amerika Serikat. Istilah tersebut tidak berdasarkan pada realitas.
"Sebagaimana diketahui istilah 'propaganda Rusia' direkayasa pada tahun
2016 di Amerika Serikat dalam rangka kampanye pemilu presiden. Istilah ini
sama sekali tidak berdasarkan pada realitas," tulis akun Twitter tersebut.


Sebelumnya, istilah 'propaganda Rusia' sempat dilontarkan oleh calon
presiden nomor urut 01, Joko Widodo. Jokowi mengatakan, pasangan calon
nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggunakan konsultan asing
dalam menghadapi pemilihan presiden 2019. Ia tak menyebut konsultan asing
apa yang digunakan kubu Prabowo-Sandi. Namun, ia sempat menyinggung soal
propaganda Rusia.


Baca juga: Jokowi: Ada Timses yang Menyiapkan Propaganda Rusia... "Seperti
yang saya sampaikan, teori propaganda Rusia seperti itu. Semburkan dusta
sebanyak-banyaknya, semburkan kebohongan sebanyak-banyaknya, semburkan
hoaks sebanyak-banyaknya sehingga rakyat menjadi ragu.


Memang teorinya seperti itu," kata Jokowi saat bertemu sedulur kayu dan
mebel di Solo, Minggu (3/2/2019). Jokowi mencontohkan soal hoaks mengenai
tujuh kontainer surat suara tercoblos. Juga mengenai hoaks penganiayaan
Ratna Sarumpaet, yang saat itu masih bergabung dalam Badan Pemenangan
Nasional Prabowo-Sandi.


Akibat menggunakan konsultan asing itu, menurut Jokowi, strategi kampanye
yang digunakan kubu oposisi berpotensi memecah belah masyarakat.


*Video Pilihan*


Penulis : Fitria Chusna Farisa
Editor : Krisiandi

Kirim email ke