Bung Sunny,
Tampaknya teorinya sederhana, seperti teori syariah ?, tetapi pintarnya
pakai basis
pesantren untuk melakukan "unit-unit kecil, kerjasama beberapa
orang"pilihan, yang
saling menjamin, dan dapat kursus kerja, agama, dan dibantu dicarikan jalan
keluar
oleh pesantren. Dengan adanya kontrol terus menerus melalui pertemuan2
dengan
pembimbingnya dan rasa tanggungjawab besar dari pesantren dan adanya orang2
NU yang sudah banyak kerja sebagai pengusaha di kota, kans berhasil besar.
Ada beberapa teman yang compagnonnya haji NU, berjalan baik. Ada haji NU
yang
beri modal kakak teman di desa buka toko. Tidak minta bunga, tidak minta
uangnya
dikembalikan, tetapi oleh toko diberi semua kebutuhan beras, minyak, gula,
garam dll.
Pesantren tampaknya banyak berhasil dalam memajukan pendidikan kalau
dibandingkan
puluhan tahun yang lalu.
Kelihatnnya Ma'ruf ini banyak mempelajari cara2 kerja orang yang berhasil
dari berbagai
aliran. Ma'ruf kalau berhasil jadi wakil presiden pasti akan kerja keras.
Kalau dia berhasil,
pesantren akan maju pesat dan jadi basis kuat untuk bisa menang dalam
pemilihan
umum berikutnya ?
Bisa2 saja dia tiru cara kerja Xi Zhongsun, ayah Xi Jinping dulu. Mulai di
satu tempat
dengan orang2 terpilih, yang oleh Deng Xiaoping supaya tidak ditolak oleh
politbureau dll.,
dikatakan hanya experimentil. Wah, yang experimentil ini ternyata berhasil
bagus, dibesarkan,
dan ditiru propinsi2 lain yang kirim kader2nya ke Guangzhou untuk belajar.
Saya pikir2 pinter juga Deng dan Xi ini dalam menghadapi halangan besar.
Menarik bila di
bandingkan dengan industri, yang mulai dari laboratorium, kemudian dicoba
agak besar dalam
pilot plant untuk mengatasi kesulitan2nya kalau dikembangkan dalam skala
pabrik seperti
pengadukan, pemasukan panas, penghilangan panas, mengatasi problem2
terutama di
critical control points,, dan tanggapan langganan pada produk . Kalau
berhasil baru di skala
pabrik. Kemudian baru ditiru secara internasional.
Salam,
KH

Pada tanggal Sab, 13 Apr 2019 pukul 01.59 Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
> Ma'rufnomics tak beda ekonomi syariaah, jadi bukan teori baru atau baru
> jiplakan, jadi ekonomi  baju putih.
>
> 
>

Kirim email ke