*Kalau diambil kerangkanya bisa ditaruh di museum supaya orang tahu
jenisnya ikan purba tsb.*


https://www.liputan6.com/regional/read/3930813/misteri-kematian-ikan-purba-di-teluk-ambon
*Misteri Kematian Ikan Purba di Teluk Ambon*

Abdul Karim <https://www.liputan6.com/me/abdul_karim>

01 Apr 2019, 13:00 WIB

   -


[image: Bangkai Ikan Purban di Teluk Ambon]
<https://www.liputan6.com/regional/read/3930813/misteri-kematian-ikan-purba-di-teluk-ambon#>Petugas
dari Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut mengukur bangkai ikan
Mola-mola yang ditemukan nelayan setempat, Minggu (31/3/2019).
(Liputan6.com/ Abdul Karim)

*Liputan6.com, Ambon -* Warga Kampung Pisang, Desa Poka, Kecamatan Teluk
Ambon, Kota Ambon, akhir pekan kemarin digegerkan dengan penemuan bangkai
ikan purba
<https://www.liputan6.com/regional/read/3921268/misteri-matinya-ratusan-ekor-hiu-di-karimunjawa?>
..

Ikan dengan dengan panjang 2,5 meter dan lebar 1,5 meter itu awalnya
ditemukan Umar, seorang nelayan setempat. Ikan itu mengapung di dekat
kerambanya dan ditemukan pukul 13.00 WIT. Saat itu, Umar bersama beberapa
rekannya hendak membersihkan sampah yang tersangkut di kerambanya.

"Ikan ini sudah mati. Pemuda-pemuda mendorongnya ke darat, tapi berat,
sehingga mereka tak mampu dan akhirnya hanyut ke sini (keramba). Terdampar
ke sini pukul 13.00 WIT,” ujar Umar kepada *Liputan6.com*.

Umar lalu meminta rekan-rekannya untuk kembali menarik bangkai ikan purba
<https://www.liputan6.com/regional/read/3921268/misteri-matinya-ratusan-ekor-hiu-di-karimunjawa?>
tersebut
ke daratan.

Kabar penemuan ikan purba itu mendadak sontak menghebohkan warga kampung.
Ramai-ramai warga turun ke pesisir untuk melihat bangkai ikan tersebut.

Wiwit Handayani, Koordinator Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut
(LPDSL), mengatakan bangkai ikan purba
<https://www.liputan6.com/regional/read/3921268/misteri-matinya-ratusan-ekor-hiu-di-karimunjawa?>
yang
ditemukan terdampar adalah jenis ikan Mola-mola.

"Kami belum mengetahui penyebab ikan ini mati, bisa jadi faktor usia," kata
Wiwit.

Saat ini ikan yang masuk kategori ikan purba itu telah diamankan untuk
selanjutnya bangkainya akan dikuburkan.
------------------------------
*Kejadian Kedua*

Berdasarkan data WWF Indonesia, ikan mola-mola adalah ikan yang hidup di
iklim sedang dan tropis. Di Indonesia, salah satu tempat migrasinya adalah
wilayah Nusa Penida, Bali.

Ikan ini hidup di laut dalam, sesekali akan muncul ke permukaan laut untuk
mendapatkan sinar matahari demi menyesuaikan suhu tubuh setelah terlalu
lama berada dalam kedalaman laut.

Meskipun tubuhnya pipih, ikan purba yang termasuk ke dalam filter* feeder* ini
bisa berbobot hingga 1.000 kilogram.

Ikan mola-mola merupakan salah satu dari 20 spesies prioritas perlindungan
pada tahun 2015-2019 oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Penemuan bangkai ikan purba ini menjadi yang kedua kali di Kota Ambon,
setelah 11 Januari 2019 kemarin bangkai ikan yang sama juga ditemukan
nelayan asal Desa Waehaong. Bangkainya kemudian dipotong-potong dan
dihanyutkan oleh warga.

Waktu itu ikan ditemukan tiga nelayan saat sedang menjaring di seputar
kawasan Tantui.

Kirim email ke