Laporan dari Beijing
<https://www.antaranews.com/slug/laporan-dari-beijing>
Presiden China apresiasi pemilu di Indonesia
Kamis, 25 April 2019 23:06 WIB
Presiden China apresiasi pemilu di Indonesia
Presiden China Xi Jinping menerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden
RI Jusuf Kalla di Balai Agung Rakyat, Beijing, Kamis (25/4). Pertemuan
dilakukan di sela-sela Konferensi Kerja Sama Internasipnal Sabuk Jalan
(BRF) II di Beijing pada 24-27 April 2019. (ANTARA/M Irfan Ilmie
Beijing (ANTARA) - Presiden China Xi Jinping mengapresiasi keberhasilan
pemerintah Indnonesia dalam menyelenggarakan pemilihan umum serentak
yang berlangsung aman dan lancar.
"Kami ingin mengucapkan selamat atas keberhasilan pemerintah Indonesia
dalam menyelenggarakan pemilu," katanya saat menerima kunjungan
kehormatan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Balai Agung Rakyat China di
Beijing, Kamis.
Presiden Xi menuturkan ingatannya saat memaparkan gagasan Sabuk Jalan
(Belt and Road) di Jakarta pada 2013.
"Tentu saya sangat bersuka cita karena semakin lama hubungan China
dengan Indonesia semakin meningkat," ujar Xi didampingi sejumlah pejabat
pemerintah China, di antaranya Penasihat Pemerintahan merangkap Menteri
Luar Negeri Wang Yi.
Sementara itu, Wapres Kalla menyampaikan salam hormat Presiden Joko
Widodo dan permohonan maafnya karena tidak bisa menghadiri undangan
Presiden Xi dalam Konferensi Kerja Sama Internasional Sabuk Jalan (BRF)
II di Beijing pada 24-27 April 2019.
"Presiden Jokowi menitipkan surat (kepada saya untuk disampaikan) kepada
Yang Mulia karena beliau tidak bisa hadir," katanya.
Wapres juga menyampaikan terima kasih atas ucapan selamat dari Presiden
Xi Jinping terhadap keberhasilan penyelenggaraan pemilu di Indonesia.
"Pemilu di Indonesia baru saja bekahir dan untuk sementara Presiden
Joko Widodo memenangi pemilu tersebut. Itu berarti kerja sama yang
hangat dengan Tiongkok dan hubungan dagang tentu akan selalu ingin
ditingkatkan. Karena itu maka Presiden meminta saya untuk menghadiri
pertemuan ini," ujarnya.
Sebelumnya di tempat berbeda, Kalla juga bertemu dengan Wakil Presiden
China Wang Qishan.
"Saya berterimakasih atas penyambutan yang sangat hangat ini. Kunjungan
ini sangat bermanfaat. Bapak Presiden sibuk karena baru saja selesai
pemilihan umum sehingga masih sangat penting untuk berada di dalam
negeri," kata Kalla kepada koleganya itu.
Dia juga menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya BRF II dan
Indonesia sebagai negara yang berada di kawasan Sabuk Jalan sangat
mengharap banyak atas terselenggaranya pertemuan tersebut.
Dalam pertemuan singkat dan hangat itu, Wang menuturkan pengalamannya
saat berkunjung ke Indonesia pada 2005 ketika itu sebagai Wali Kota Beijing.
"Pada waktu itu yang menerima saya dan delegasi saya adalah Wakil
Presiden Indonesia," ujarnya disambut tawa Jusuf Kalla yang saat itu
juga menjabat Wapres mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Dalam kunjungan kehormatan kepada Xi Jinping, Wapres Kalla didampingi
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Luar
Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Mohamad Nasir, dan Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun.
Pada BRF I bulan Mei 2017, Presiden Jokowi hadir. Namun pada BRF II saat
ini diwakilkan kepada Jusuf Kalla. Sekitar 40 kepala negara/pemerintahan
menghadiri konferensi tingkat tinggi dua tahunan itu, termasuk Presiden
Xi Jinping sebagai penggagas Sabuk Jalan.
*Baca juga:Kalla Bilateral dengan Wapres China sebelum bertemu Xi
Jinping
<https://www.antaranews.com/berita/844272/kalla-bilateral-dengan-wapres-china-sebelum-bertemu-xi-jinping>
Baca juga:Luhut: Indonesia siapkan empat koridor proyek Belt and Road
Initiative
<https://www.antaranews.com/berita/844931/luhut-indonesia-siapkan-empat-koridor-proyek-belt-and-road-initiative>
Baca juga:China ungkap pandangan Jalan Sutra lintasi Kutub Utara
<https://www.antaranews.com/berita/680900/china-ungkap-pandangan-jalan-sutra-lintasi-kutub-utara>*
Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Maria D Andriana
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com