*Agaknya kalau rakyat lapisan bawah struktur masyarakat mati tidak termasuk urusannya, karena dianggap tidak akan mengganggu kepentingannya , dengan begitu beliau bisu seribu bahasa tanda syukur dan turut berdukacita. hehehehe*
On Sat, May 11, 2019 at 1:19 PM ajeg [email protected] [GELORA45] < [email protected]> wrote: > > > Kalau si Luhut sehebat itu barangkali bisa sekalian urus BPIP yang > pengurusnya digaji gemuk puluhan hingga ratusan juta tapi entah apa > kerjanya. Ada kematian massal petugas pemilu pun bungkam sejuta bahasa. > > --- lusi_d@... wrote: > > Termasuk sebar amplopo. > > Am Fri, 10 May 2019 23:46:09 +0200 > schrieb Sunny ambon : > > > *Akan lebih ramping apabila hanya satu lembaga saja untuk semua urusan > > negara yang dipimpin oleh jenderal Luhut Panjaitan. Beliau sangat > > berpengalaman dan berpengetahuan dan oleh sebab itu bisa berbicara > > tentang semua urusan negara. hehehehehe* > > > > > > Dikirim dari Yahoo Mail di Android > <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature> > > Pada Sab, 11 Mei 2019 pada 4:33, ajeg [email protected] [GELORA45] > <[email protected]> menulis: > > > Boleh saja birokrasi gemuk asal yang dibentuk lembaga penggebuk. > > > - > > > Jokowi: Selama 4,5 Tahun, 23 Lembaga Dibubarkan agar Birokrasi Ramping > > > https://nasional.kompas.com/read/2019/03/30/21175061/jokowi-selama-45-tahun-23-lembaga-dibubarkan-agar-birokrasi-ramping > > > > >
