Sering terjadi kecelakaan di laut (kapal tenggelam) NKRI, tanpa diketahui
penyebabnya. Bukankah zaman sekarang setiap kapal yang disebut ”seaworthy”,
harus mempunyai radio, mungkin juga sekarang hubungan dengan satelit
navigasi, jadi kapten kapal atau opsir lainnya bisa memberitahukan kepada
station radio pantai (coastal radio station) tentang keadaan yang dialami.
Zaman lalu ada opsir kapal dengan fungsi ”radio telegrafist”, yaitu
menerima dan mengirim kabar. Kalau tiba-tiba ditelan laut adalah masalah
lain sebab tidak bisa menyiarkan berita kapal tentang posisi serta situasi
kapal dan cuaca.



https://www.suara.com/partner/content/covesia/2019/06/15/162123/km-nusa-kenari-tenggelam-8-orang-dilaporkan-masih-hilang


*KM Nusa Kenari Tenggelam, 8 Orang Dilaporkan Masih Hilang*

covesia <https://www.suara.com/partner/content/covesia>

Sabtu, 15 Juni 2019 | 16:21 WIB

[image: KM Nusa Kenari Tenggelam, 8 Orang Dilaporkan Masih Hilang]Covesia.com
- Delapan orang dilaporkan masih hilang dalam musibah tenggelamnya KM Nusa
Kenari di Tanjung Margeta Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
(15/6/2019) sekitar pukul 05.00 WITA.

"Belum diketahui penyebab tenggelamnya kapal motor yang mengangkut 30
penumpang dari Kalabahi Alor dengan tujuan Desa Poreman itu," kata Kepala
Basarnas Maumere, I Putu Putu Sudayana dilansir Antara, Sabtu.

Dia menjelaskan, Basarnas Maumere baru menerima laporan mengenai musibah
itu pada Pukul 08.20 WITA, dan pada pukul 08.32 WITA atau 12 menit
kemudian, tim sudah bergerak menuju lokasi tenggelamnya kapal.

Pada pukul 09.22 WITA SAR Alor sudah berada di lokasi kejadian untuk
mencari sasaran

Kirim email ke