Balikpapan ekonominya maju pesat. Jalan Tol Samarinda-Balikpapan akhir tahun ini selesai. Punya tanah luas di Balikpapan yang dibeli waktu harga rendah, pasti untung. Tanpa diolahpun harganya akan naik. Karena itu Real estate beli tanah selalu rausan hektare, dan dibangunnya perlahan lahan, dalam beberapa tahun sesuai permintaann rumah. Tanah yang belum digarap saja, harganya naik dengan cepat, kalau dekat perumahan besar, dekat jalan raya. Dijual sebagai kaveling saja sudah untung banyak. Banyak yang tahu dari orang dalam, jalan besar mana yang akan dilebarkan, lalu beli tanah dekat situ, pasti untung. Begitu jalan sudah dilebarkan, harga tanah di sepanjang jalan membubung tinggi.
Pada tanggal Jum, 23 Agu 2019 pukul 21.44 Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: > > > Ketiban durian runtuh apa kepala nggak benyok ya? > --- > > Ibu Kota Pindah, Para Pengembang Ini Ketiban Durian Runtuh > <https://www.cnbcindonesia.com/news/20190822204422-4-94070/ibu-kota-pindah-para-pengembang-ini-ketiban-durian-runtuh> > NEWS - Suhendra, CNBC Indonesia 23 August 2019 06:35 > > [image: Ibu Kota Pindah, Para Pengembang Ini Ketiban Durian Runtuh] > Foto: Ilustrasi Gedung Perkantoran di Jakarta (CNBC Indonesia/Muhammad > Sabki) > > *Jakarta, CNBC Indonesia -* Diam-diam para pengembang kakap sudah > memiliki stok lahan di kawasan Kalimantan Timur (Kaltim) terutama di > Balikpapan dan Samarinda. Kedua kota mengapit calon lokasi ibu kota > Indonesia yang baru nantinya. > > Ketua DPD Realestate Indonesia (REI) Kaltim Bagus Susatyo mengatakan > memang ada para pengembang besar yang sudah punya stok lahan di kedua kota > tersebut. Mereka sudah menyiapkannya jauh-jauh hari sebelum ada rencana > pemindahan ibu kota. > > Ia bilang Sinarmas Land punya cadangan lahan sampai 200 hektar di > Balikpapan, dan jumlah yang sama di Samarinda Kaltim. Bagus bilang Agung > Podomoro juga punya lahan hektaran di Balikpapan maupun Samarinda. > > Baca:Ibu Kota akan Pindah ke Kaltim, Sudah Ada Uangnya? > <https://www.cnbcindonesia.com/news/20190822194346-4-94062/ibu-kota-akan-pindah-ke-kaltim-sudah-ada-uangnya> > > > Pengembang lain seperti Ciputra juga punya lahan hektaran di kedua kota > tersebut. Ciputra memang punya kerja sama operasi di Balikpapan dan > Samarinda. Selain itu, ada pengembang lain yang punya cadangan lahan di > Kaltim. > > "Itu sudah sejak 10 tahun lalu," kata Bagus kepada *CNBC Indonesia,*Kamis > (22/8) > > Bagus mengatakan dampak pemindahan ibu kota tentu akan berimplikasi > berputarnya ekonomi terutama dalam jangka pendek dari biaya pembangunan > yang mencapai Rp400 triliun lebih. Belum lagi adanya pembangunan kawasan > permukiman dan pusat komersial lainnya. Properti di Kaltim dalam empat > tahun terakhir sedang mandek, adanya lokasi ibu kota baru akan mengerek > kawasan ini. > > "Yang jelas akan ada proses konstruksi dan pembangunan paling tidak ada > sentral ekonomi yang bergerak, hunian tetap berjalan kalo pasca tambang > sudah habis di Kaltim, sekarang dengan ibu kota baru, ada sedikit harapan," > katanya. > > Direktur PT Ciputra Development Tbk Tulus Santoso Brotosiswojo mengakui > perseroan memang punya banyak proyek di dua kota di Kaltim, di Balikpapan > dan Samarinda. > > Baca:Soal Ibu Kota, Menteri Bambang: Spekulan Tanah Pasti Rugi! > <https://www.cnbcindonesia.com/news/20190822131428-4-93902/soal-ibu-kota-menteri-bambang-spekulan-tanah-pasti-rugi> > > > "Iya itu memang proyek pengembangan oleh CTRA tapi under KSO (Kerja Sama > Operasi) artinya land bank tersebut milik partner lokal kita," katanya. > > Sementara itu, Direktur Sinar Mas Land Ignesjz Kemalawarta, tak mau > menjawab saat dikonfirmasi. Ia bilang masalah stok lahan perseroan di > Kaltim "masih rahasia". > > > Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) F. > Justini > Omas bahkan tak merespons saat dikonfirmasi. *(hoi)* > > > > > >
