----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Terkirim: Selasa, 29 Oktober 
2019 16.25.35 GMT+1Judul: [nasional-list] SoreIni Massa Aksi Bergerak ke Istana
     

 
ttp://www.sinarharapan.co/umum/read/9402/sore_ini_massa_aksi_bergerak_ke_istana

SoreIni Massa Aksi Bergerak ke Istana


Senin, 28 Oktober 2019 | 17:08 







Sumber Fotocnnindonesia.com
Massa aksi unjuk rasa ketika bertahan di kawasanMH Thamrin Jakarta Pusat.




JAKARTA- Massa aksi unjuk rasa Indonesia Memanggil bergerak ke arah 
IstanaKepresidenan sore ini. Sebelumnya massa terkonsentrasi di depanKantor 
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jalan MH Thamrin,Jakarta Pusat.

Massaaksi yang terdiri dari elemen mahasiswa, pelajar, buruh, petaniawalnya 
berkumpul sejak pukul 12.00 WIB. Mereka saling menungguelemen yang hendak 
bergabung dalam demonstrasi.

Cnnindonesia.com melaporkan,ada beberapa kelompok yang ikut aksi ini, di 
antaranya serikat buruhKASBI, nelayan Pulau Pari, Federasi Pelajar Jakarta, BEM 
UI, BEM UIN,BEM Universitas Mercu Buana, dan BEM Universitas Esa Unggul.

Massamulai bergerak sekitar pukul 16.24 WIB. Mereka memulai aksi jalankaki 
setelah BEM UI bergabung ke barisan.

Saatmassa pengunjuk rasa bergerak, aparat kepolisian menyetop arus lalulintas 
di perempatan Bank Indonesia. Laju arus lalu lintas dari KebonSirih menuju 
Cideng dan arah sebaliknya dihentikan.

Saatmassa berjalan kaki, mereka meneriakkan lagu-lagu perjuangan. Paramahasiswa 
juga bergandengan tangan dan meneriakkan revolusi sepanjangjalan."Revolusi! 
Revolusi! Revolusi!" teriak mereka.

Namunmassa aksi belum bisa sampai ke Istana Kepresidenan. Sebab kepolisiantelah 
menutup akses jalan di Medan Merdeka Barat sejak pagi.

Ruasjalan menuju Istana dihalangi dengan kawat berduri dan kendaraantaktis. 
Massa pun tertahan di sekitar kawasan Patung Kuda.

Padamomentum Hari Sumpah Pemuda ini, mahasiswa dan beberapa elemenmasyarakat 
menggelar aksi Indonesia Memanggil. Selain di Jakarta,aksi unjuk rasa juga 
digelar di sejumlah daerah, seperti Malang,Makassar, Yogyakarta, dan Gresik.

Merekamasih menuntut tujuh poin #ReformasiDikorupsi yang telah digaungkansejak 
September 2019.
    

Kirim email ke