----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Terkirim: Rabu, 30 Oktober 2019 
12.28.24 GMT+1Judul: [nasional-list] PolemikPembakaran Bendera Oleh Oknum Banser
     

 






https://surabayapost.co.id/2018/10/23/polemik-pembakaran-bendera-oleh-oknum-banser/

PolemikPembakaran Bendera Oleh Oknum Banser

DaleC. Bertrand BeritaNasional October23, 2018Banser, HTI

Baru-baruini, beredar video oknum Barisan Ansor Serbaguna (Banser) 
yangmelakukan pembakaran bendera yang terdapat kalimat Tauhid. Pembakaranini 
disinyalir terjadi di daerah Garut, dan tindakan tersebutmenimbulkan polemik di 
masyarakat. Kabar terbaru, 3 orangoknum Banser diberitakantelah diamankan guna 
menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Sebelumnya,ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumasmengatakan bahwa 
bendera yang dibakar pada video yang viral itumerupakan bendera Hizbut Tahrir 
Indonesia (HTI). HTI sendirimerupakan Ormas yang sudah dibubarkan oleh 
pemerintah karena dianggapmenyebarkan paham sistem kenegaraan dan ingin 
mengagnti Pancasilasebagai ideologi resmi Indonesia saat ini.

Gus Yaqut panggilanakrab Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa pembakaran 
benderaitu kini dimanipulasi sehingga dianggap sebagai pembakaran 
benderaTauhid. Panglima tertinggi Banser ini juga mengatakan bahwamasyarakat 
luas pasti sudah mengetahui bahwa bendera yang dibakarmerupakan bendera HTI dan 
hal itu tidak bisa disangkal.

Lebih lanjut Gus Yaqutmeniali bahwa jejak digital seperti banyaknya video yang 
beredartentang HTI dengan bendera yang dibakar tak bisa menyangkal bahwamemang 
bendera yang dibakar merupakan bendera yang biasa digunakanoleh HTI..

Tetapmenyayangkan tindakan pembakaran bendera

Meskipun Gus Yaqut tidakmengamini bahwa bendera yang dibakar merupakan bendera 
Tauhid, tetapiia tetap menyayangkan aksi dari anggotanya yang membakar bendera 
danviral di internet saat ini.

Ada pun ia menghimbaujika menemukan kasus penemuan bendera yang diduga milik 
Ormas HTIuntuk tidak melakukan pembakaran seperti yang viral saat ini. GusYaqut 
menghimbau anggotanya jika menemukan bendera sejenis untukmenyerahkan pada 
pihak berwenang, bukan melakukan pembakaran sepertiyang sedang viral..

Di internet khususnya diTwitter, tagar #BubarkanBanser pun sempat menjadi 
Trending Topic diIndonesia. Viral tagar ini merupakan bentuk protes yang 
dilakukanoleh warganet terhadap tindakan oknum Banser yang dianggap 
sudahmelecehkan kalimat Tauhid dengan cara membakarnya.

Menanggapi viralnyatagar #BubarkanBanser di Twitter, Gus Yaqut memaklumi 
kemarahanbanyak orang.

Bagaimana pun, polemikini semoga bisa terselesaikan dengan baik sehingga tidak 
menimbulkanpermasalahan baru.
   
   -    
 ← Pidato GoT Jokowi Sindir Prabowo?




    

Kirim email ke