Karena Jkw memang tidak pernah dan tidak bisa menyelesaikan masalah, terutama
yg nyangkut ham. Cuma janji pemilu saja. Apa ada yg bisa menyangkal? Silakan.
Saya dengerin (baca).Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------From: "ajeg [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]> Date: 10/31/19 6:18 PM (GMT-08:00) To: GELORA45
<[email protected]> Subject: [GELORA45] Ketua DPR Papua: Jokowi
Bolak-balik Datang Tapi Tak Selesaikan Masalah
"Wonda mengatakan , kalau Jokowi hanya datang untuk meresmikan
infrastruktur tanpa berdialog, maka masalah Papua tak bakalan selesai."-Ketua
DPR Papua: Jokowi Bolak-balik Datang Tapi Tak Selesaikan Masalah"Kalau hanya
hadir meresmikan kemudian kembali, saya pikir tidak menyelesaikan masalah
Papua, ucapnya.Reza GunadhaSelasa, 29 Oktober 2019 | 16:27 WIBSuara.com -
Presiden Jokowi yang kerap melakukan kunjungan ke Papua dianggap tak pernah
bisa menyelesaikan akar masalah wilayah tersebut.Ketua DPR Papua Yunus Wonda
mengatakan, dalam lima tahun terakhir, Presiden Jokowi kerap bolak-balik ke
Papua.Tapi dia menyayangkan, tak ada satu pun masalah yang dituntaskan
pascakunjungan Jokowi. Contohnya, hingga kekinian, kekerasan terhadap warga
Papua terus terjadi.Salah satu sumber masalah, kata Yunus, tak adanya dialog
dua arah antara presiden dan masyarakat dan tokoh Papua.Seharusnya, kata dia,
presiden memanfaatkan kunjungan itu untuk mendengarkan langsung permasalahan
Papua dari masyarakat.“Kami berharap, ada ruang untuk masyarakat dan para tokoh
masyarakat menyampaikan seperti apa persoalan Papua yang sebenarnya. Akan
tetapi yang kami ikuti selama ini, tidak seperti itu. Kesempatan presiden duduk
bersama masyarakat dan para tokoh adat, tokoh agama dan lainnya, agar presiden
bisa mengambil satu kesimpulan dari semua yang beliau dengar langsung dari
masyarakat,” kata Yunus Wonda, seperti dikutip Suara.com dari Jubi.co.id,
Selasa (29/10/2019).Wonda mengatakan , kalau Jokowi hanya datang untuk
meresmikan infrastruktur tanpa berdialog, maka masalah Papua tak bakalan
selesai.Apalagi, belum lama ini warga berbagai kabupaten/kota di Papua
menghadapi berbagai masalah.“Sebenarnya kami berharap presiden hadir memberikan
penguatan kepada masyarakat Papua. Kami ingin ke depan, dalam kunjungannya ke
Papua, presiden menyiapkan ruang duduk bersama masyarakat. Kalau hanya hadir
meresmikan kemudian kembali, saya pikir tidak menyelesaikan masalah Papua,”
ucapnya.Yunus Wonda juga berharap, Presiden Jokowi tidak percaya begitu saja
ketika ada pihak yang mengatasnamakan orang Papua ke Jakarta bicara masalah
daerahnya.Ia memastikan, orang Papua tidak pernah mengakui kelompok-kelompok
tersebut sebagai perwakilan mereka.“Kalau selama ini mendengar laporan pihak
yang ke pusat mengatasnamakan Papua, itu kan sebenarnya hanya membawa
kepentingan pribadi. Bukan kepentingan rakyat. Tidak akan menyelesaikan masalah
di Papua,” katanya.