Malaikat cantik bin sexy lagi mandi, jadi air mandinya turun dari langit
sebagai hujan. Kalau banyak malaekat mandi maka bisa terjadi banjir besar.

https://www.hidayatullah.com/kajian/oase-iman/read/2019/11/01/172915/ada-malaikat-di-balik-buliran-hujan.html


*Ada Malaikat di Balik Buliran Hujan*

Jum'at, 1 November 2019 - 17:35 WIB

Mudah-mudahan hujan yang selalu menyapa kita setiap hari, menjadi rahmat,
dan keberkahan bagi bumi dan isinya. “Allahumma Shayyiban Nafi’a”


*SEPERTINYA* tidak ada yang aneh tentang hujan. Bermula awan, rintik,
kadang angin menyapa lembut, kemudian ia bertandang, membasahi pori-pori
bumi. Bahkan, ada yang tidak peduli dengan kedatangannya, bila ia
berdendang, payung siap menghadang.

Kehadirannya. Dari rintiknya, menyapa siapa, menghanyutkan apa, berada di
mana, kapan, dan berbentuk apa, semuanya telah dicatat di *Lauh Mahfud* oleh
Allah sejak 50.000 tahun sebelum kelahiran bumi dan langit, sebagaimana
yang lainnya.

Turunnya dikawal langsung oleh Malaikat Mikail, sebagaimana dalam Ibnu
Kastir. Dengan dibantu oleh Malaikat-malaikat lainnya. Ia, tidak serta
merta turun, ia berproses cukup panjang dan rumit; pembentukan angin,
pembentukan awan, kemudian turunlah hujan (Q.S. Ar Rum:48 dan Q.S. al
Nur:43)

Anehnya, ia jatuh dengan buliran-buliran lembut nan indah, seperti mutiara
yang menyapa bumi. Walau kadang seperti buliran besar, namun tetap saja
buliran, indah. Bagaimana kita bisa membayangkan, dari ketinggian luar
biasa (langit) ia tetap jatuh serupa (berbentuk bulir dan lembut),
sedangkan bila kita menuangkan air dari ketinggian, maka akhirnya menyatu
padu. Maka, tidak satu bulir pun air yang jatuh di suatu tempat, tanpa
pengawasan dan kerja Malaikat Mikail dan yang membantunya. Atas Izin dan
Perintah Allah.

“Tiada seorang pun mengetahui kapan diturunkannya hujan, di malam hari
ataukah siangnya”. Kata Imam Qataadah. Ia termasuk rahasia, dari lima yang
dirahasiakan Allah; isinya rahim seorang Ibu, esok apa yang akan terjadi,
esok apa yang akan diperbuat dirinya, di mana nyawa berhenti berdetak, dan
kapan derai hujan menyapa bumi. Hujan, rahasia paling rahasia, ia yang
disebut dengan *“Mafatihul Ghaib”* (Kunci Ilmu Ghaib).

Sedangkan; guntur, petir, dan kilat, yang kadang menghantar hujan, juga
kadang dianggap biasa. Sebenarnya sudah dibahas oleh Imam Bukhari dalam *Kitab
Adab al-Mufrad Lil Bukhari* (H 262), pada bab *“Idza Sami’a al-ra’du”*.
Sesungguhnya guntur adalah suara (gelegar) Malaikat ketika Hujan, laksana
pengembala yang menghalau (dengan suara) kambingnya.

Dalam al-Qur’an, ia tertera dua kata, *“Mathar”* dan *“Ghaits”,* Mufassir
ada yang menggap satu arti, namun ada pula yang memaknai berbeda dalam
aspek dampaknya, *“Mathar”* hujan yang mendatangkan kerusakan, sedangkan
*“Ghaits”* adalah hujan rahmat.

Mudah-mudahan hujan yang selalu menyapa kita setiap hari, menjadi rahmat,
dan keberkahan bagi bumi dan isinya. *“Allahumma Shayyiban Nafi’a”*.

Detik ini Malang disapa hujan, mudah-mudahan ia juga menyapa dan menenun
bumi yang lagi gersang di belahan Indonesia.*
*Terkait*

   -

   *Ribuan Santri, Warga, dan Kepala Daerah Jateng Shalat Minta Hujan*
   
<https://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2019/10/22/172494/ribuan-santri-warga-dan-kepala-daerah-jateng-shalat-minta-hujan.html>
   -

   *Hujan Deras Guyur Mina, Lempar Jumrah Tetap Berjalan*
   
<https://www.hidayatullah.com/berita/info-haji-umrah/read/2019/08/13/169077/hujan-deras-guyur-mina-lempar-jumrah-tetap-berjalan.html>
   -

   *Hujan Kembali Guyur Jamaah Haji di Tanah Suci*
   
<https://www.hidayatullah.com/berita/info-haji-umrah/read/2019/08/12/169043/hujan-kembali-guyur-jamaah-haji-di-tanah-suci.html>
   -

   *Hujan Guyur Arafah di Hari Pelaksanaan Wukuf*
   
<https://www.hidayatullah.com/berita/info-haji-umrah/read/2019/08/10/168985/hujan-guyur-arafah-di-hari-pelaksanaan-wukuf.html>

Kirim email ke