Respons Sukmawati Usai Dipolisikan soal Sukarno-Nabi Muhammad
CNN Indonesia | Sabtu, 16/11/2019 13:02 WIB
Respons Sukmawati Usai Dipolisikan soal Sukarno-Nabi MuhammadSukmawati
Soekarnoputri buka suara setelah dilaporkan oleh simpatisan Korlabi
terkait pernyataan yang dianggap membandingkan Sukarno dengan Nabi
Muhammad. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --*Sukmawati Soekarnoputri
<https://cnnindonesia.com/tag/sukmawati-soekarnoputri>* buka suara
setelah dilaporkan oleh simpatisan Koordinator Bela Islam (*Korlabi
<https://cnnindonesia.com/tag/korlabi>*) terkait pernyataan yang
dianggap membandingkan Sukarno dengan Nabi Muhammad.
"Ya boleh aja, mau lapor silakan," ujar Sukmawati
kepada/CNNIndonesia.com/pada Sabtu (16/11).
Kepolisian menerima laporan bernomor LP/7393/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum
pada 15 November 2019 dengan pelapor Ratih Puspa Nusanti. Pasal yang
dilaporkan yakni tentang tindak pidana penistaan agama Pasal 156a KUHP.
Lihat juga:
Korlabi Polisikan Sukmawati terkait Sukarno-Nabi Muhammad
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191116095849-12-448875/korlabi-polisikan-sukmawati-terkait-sukarno-nabi-muhammad/>
Meski mempersilakan, Sukmawati mempertanyakan dasar pelaporan tersebut
karena akan jadi tidak akuntabel jika hanya berdasarkan video yang
beredar di media sosial.
Dalam potongan video yang dimaksud, Sukmawati terdengar berkata, "Mana
lebih bagus Pancasila atau Alquran? Sekarang saya mau tanya nih semua.
Yang berjuang di Abad 20, itu nabi yang mulia Muhammad apa Insyinyur
Sukarno untuk kemerdekaan?"
Menurut Sukmawati, video itu sudah diedit. Namun, video tersebut
kemudian menjadi dasar pembuatan berita di sejumlah media lokal dengan
arah narasi bahwaSukmawatimembandingkan jasa Sukarno dan Nabi Muhammad.
"Saya tidak membandingkan, dan tidak ada kata jasa," ucap Sukmawati.
Lihat juga:
Buntut SP3 Sukmawati, Pasal Praperadilan Digugat ke MK
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190207160936-12-367211/buntut-sp3-sukmawati-pasal-praperadilan-digugat-ke-mk/>
Sukmawati lantas menjelaskan bahwa video itu merekam momen ketika ia
sedang berbicara di forum anak muda yang mengusung tema untuk
membangkitkan nasionalisme, menangkal radikalisme, dan memberantas
terorisme.
Dalam ceramah itu,Sukmawatijuga membahas soal perekrutan teroris.
Sukmawati mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang ia terima, ada
kelompok teroris melempar sejumlah pertanyaan saat proses perekrutan.
"Ada pertanyaan mereka adalah mana lebih bagus antara Alquran atau
Pancasila. Saya hanya menceritakan kembali bahwa saya dapat informasi
itu," ucap Sukmawati.
Setelah itu, Sukmawati juga bertanya sejarah perjuangan, mengingat forum
tersebut memang digelar masih dalam rangka Hari Pahlawan.
"Saya hanya bertanya, siapa yang berjuang untuk kemerdekaan. Nabi yang
mulia Muhammad atau Sukarno. Titik. Tapi diberitakannya, siapa lebih
berjasa," kata Sukmawati.
Ia lantas berkata, "Saya cuma pengin tahu, anak muda zaman sekarang itu
tahu sejarah bangsanya atau tidak. Atau hanya tahu sejarah nabi yang
mulia Muhammad?"*(has/asa)*