Am Sat, 1 Feb 2020 21:52:00 +0000 (UTC) schrieb "'B.H. Jo' [email protected] [GELORA45]" <[email protected]>:
B.H.Jo: > Seingat saya dari komentar dari bung Nesare tahun yg lalu: Rocky > Gerung/RG waktu ditawarin oleh Universitas Indonesia utk belajar > lebih lanjut seperti Master Degree dan apalagi PhD degree, utk supaya > bisa melanjutkan menjadi dosen di UI, tidak mau. Dimana katanya dia > sudah pintar, jadi tidak perlu belajar lagi. Juga seingat saya, juga > ada komentar dari mbah Titiek Maslam memberi komentar yg negatif ttg > RG. Saya yakin di UI apalagi di Indonesia, "segudang" (tidak > terhitung banyaknya), akademisi yg lebih kompeten dan berkualitas > dari RG utk memberi komentar di media. Apalagi kalau topiknya adalah > ttg kemajuan negara (ekonomi). Si RG adalah bukan ahli ekonomi tetapi > dari bidang filiosopi. Lusi : Saya kira kiriman itu pendapat dan argumen bung sendiri spt yang saya harapkan. Kan mestinya bung juga mampu membaca dan mengertikan pendapat orisinil yang dikemukakan sendiri oleh RG. Lewat internet kan setiap orang mampu mengakses pendapat aslinya. Disamping itu nada jawaban bung itu kok spt sedang mengidolakan dua nama Ns dan TM itu. apa dasar hubungannya? bukankah percakapan kita di internet ini hidup di alam demokrasi. Mengapa untuk mengutarakan pendapat RG yg sedang jadi tema pembicaraan kok bung mengikut-ikutkan pandangan yang menurut catatan saya justru kurang substansial dlm berargumen. Namun begitu dan terlepas dari itu, dlm diskusi saya berusaha tidak membedakan derajad dan macam titel atau julukan pendidikan apa saja yang disandang seseorang, karena bagaimanapun kita ini kan setara dan berusaha untuk menepis sifat yang mengunggul-unggulkan seseorang ataupun sebaliknya dalam diskusi, yang pokok menanggapi substansi topik diskusi. B.H.Jo: > Seperti sudah menjadi pengetahuan umum (public > knowlegde) bhw dia "ditendang" sebagai dosen UI karena tidak cukup > kualitasnya. Tentu kalau berpidato seperti utk menjual jamu koyo, yg > cukup kualitasnya. Sayangnya, banyak orang/akademisi yg berkualitas > di Indonesia yg tidak suka menjual jamu koyo. Lusi : Kesan saya bung mengkotak-kotak ilmu pengetahuan yang dimiliki seseorang terlalu sempit, kita kan bebas bicara apa saja yang dirasakan diperlukan. Sementara itu arti kata filsafat dlm ilmu pengetahuan itu kan sangat luas dan kalau suatu kata yang filosofis itu, artinya kata tsb bisa punya makna baik dlm lingkungan ilmu pengetahuan human maupun eksakta maupun teknologis. Misalkan kata ilmu pengetahuan. Kata ilmu pengetahuan itu pada pokoknya secara filosofis berlaku ranah dua lingkungan ilmu, yaitu ranah ilmu sosial, termasuk ilmu ekonomi maupun ilmu politik, suatu ilmu pengetahuan yang mendalami masalah hubungan antar manusia dng manusia dan di lingkungan ilmu yang kedua adalah ilmu eksakta yang berarti ranah ilmu pengetahuan yang menguraikan perihal kegiatan manusia dalam menguasai hukum alam. Untuk menambah bobot argumen wawasan melalui pembandingan, saya unggah beberapa episode perdebatan maupun penjelasan RG dlm beberapa even di acara tv spt dibawah (enam nomor) yang sekaligus merupakan jawaban dari penafsiran bung thd RG. Dan merupakan jawaban mengapa dia sampai dijuluki profesor di kalangan UI, walaupun memang bukan. Namun demikian kalau bung tetap pada pandangan sebelum membaca atau mendengar argumen dari RG itu sendiri, bagi saya bukanlah masalah. Karena setiap orang bebas bersikap thd pikiran orang lainnya. Lusi.- 1. https://www.youtube.com/watch?v=m_uZyVYWPI4 Rezim Jokowi tak berkutik kayak ayam sayur 2. https://www.youtube.com/watch?v=ZOPcyOEhKgU Bikin melongo perbandingan kinerja 100 hari Prabowo Jokowi 3. https://www.youtube.com/watch?v=Pe4MoATuaGg sembilan fakta RG yang membuat orang tercengang 4. https://www.youtube.com/watch?v=JV7DF9o2M94 Jokowi kalau gak berhenti berbohong saya berupaya reformasi jilid II 5. https://www.youtube.com/watch?v=F_VLpG8M6yA "Geger" Istana 6. https://www.youtube.com/watch?v=h6EzvmbwZNU Dialog Kebangsaan bersama Rocky > > > On Saturday, February 1, 2020, 02:00:39 PM CST, 'Lusi D.' > [email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote: > > Ya kirimkan saja yang bung sebut "orang yg lebih berkualitas daripada > Rocky Gerung" itu untuk bahan pembanding. > > Am Sat, 1 Feb 2020 18:26:49 +0000 (UTC) > schrieb "'B.H. Jo' [email protected] [GELORA45]" > <[email protected]>: > > > Saya tidak melihat youtube nya dari Rocky Gerung . Namun, pertanyaan > > saya, apa tidak orang yg lebih berkualitas daripada Rocky Gerung yg > > bisa berkomentar di media di Indonesia? > > > > On Saturday, February 1, 2020, 09:49:47 AM CST, Sunny ambon > > [email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote: > > > > > > https://www.youtube.com/watch?v=tv0f48L_i3k > > > > >
