https://www.suara.com/news/2020/02/07/162138/kemenag-diusulkan-ganti-nama-jadi-kementerian-agama-islam?utm_source=izooto&utm_medium=notification&utm_campaign=terpopuler
Kemenag Diusulkan Ganti Nama Jadi Kementerian Agama Islam

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 07 Februari 2020 | 16:21 WIB

[image: Kemenag Diusulkan Ganti Nama Jadi Kementerian Agama Islam]Menteri
Agama Fachrul Razi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di
Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (7/11). [Suara.com/Arya Manggala]

*Kemenag dianggap lamban dalam menangani kasus intoleransi di Indonesia*


*Suara.com - *Aktivis Permadi Arya atau dikenal *Abu Janda*
<https://www.suara.com/tag/abu-janda> mengusulkan agar Kementerian Agama (
*Kemenag* <https://www.suara.com/tag/kemenag>) berganti nama menjadi
Kementerian Agama Islam (Kemenagis) yang khusus menangani Islam.

Pasalnya, Kemenag dianggap lamban dalam menangani kasus *intoleransi*
<https://www.suara.com/tag/intoleransi> di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Abu Janda melalui akun Twitter miliknya
@permadiaktivis. Ia menilai Kemenag saat ini hanya sibuk mengurusi agama
Islam dan tak mempedulikan agama lainnya.

"*Usul buat @Kemenag_RI ganti saja namanya jadi Kementerian Agama Islam
(Kemenagis RI) agar tidak rancu seolah mengurusi semua agama padahal yang
diurusi cuma Islam*," kata Abu Janda seperti dikutip *Suara.com,* Jumat
(7/2/2020).

Abu Janda mengaku prihatin dengan keadaan masyarakat pemeluk agama selain
Islam yang saat ini diabaikan. Sebab kekinian bermunculan kasus intoleransi
yang tak ditangani oleh Kemenag secara cepat.

"*Kasihan rakyat pemeluk agama selain Islam selama ini kena PHP harapan
palsu akibat nama yang rancu tersebut*," ungkap Abu Janda.

[image: Abu Janda usul Kemenag diganti jadi Kementerian Agama Islam
(Twitter/permadiarya)]Abu Janda usul Kemenag diganti jadi Kementerian Agama
Islam (Twitter/permadiarya)

Saat baru dilantik menjadi Menteri Agama, Fachrul Razi menegaskan bila ia
bukan Menteri Agama Islam melainkan menteri Agama RI. Ia memiliki tugas
untuk mengurus agama-agama lainnya yang ada di Indonesia.



Pernyataan ini belakangan kembali diungkit oleh publik. Pernyataan Fachrul
tersebut dinilai hanya gebrakan awal saja.

"Saya bukan Menteri Agama Islam, saya Menteri Agama Republik Indonesia. Di
dalamnya ada agama-agama lain," kata Fachrul di Kantor Kemenag, Jakarta,
Rabu (23/10/2019).

Publik menilai Fachrul Razi hanya fokus dalam menyoroti wacana pemulangan
eks kombatan ISIS asal Indonesia. Ia menginginkan agar eks kombatan ISIS
bisa kembali ke Indonesia dan bisa dipekerjakan seperti warga negara
lainnya di Indonesia.

Kemunculan wacanaa tersebut mengundang kontroversi dari berbagai pihak.
Banyak pihak yang menolak wacana tersebut lantaran para eks kombatan ISIS
dikhawatirkan akan menjadi teroris di Indonesia.

Namun tak sedikit pula yang mendukung wacana tersebut dengan alasan
kemanusiaan. Sebab, banyak kaum wanita dan anak-anak tak berdosa yang harus
menanggung beban di pengungsian tanpa ada kejelasan nasib mereka.

Kirim email ke