Sudah pasti bodohlah kalau Kepala BPIP menyangka jeplakannya bisa menutupi 
kejahatan pemilu ini. Padahal justru sebaliknya, rezim curang itu terlihat 
kewalahan menutupi kesalahan satu dengan kesalahan lainnya.
Rakyat memperhatikan. 
-

| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Wahyu Setiawan Akui Pernah Komunikasi dengan Advokat PDIP Donny

"Pernah, pernah (lakukan komunikasi)," kata Wahyu usai menjalani pemeriksaan di 
Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (12/2).
 |  |

 |

 |




-

Advokat PDIP Ngaku Dititipi Uang Rp400 Juta dari Staf Hasto
Rabu, 12 Februari 2020

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Advokat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 
Donny Tri Istiqomah membantah pernah melakukan komunikasi dengan caleg PDIP 
yang hingga kini masih buron, Harun Masiku terkait permintaan kekurangan uang.  
Pernyataan itu disampaikan Donny usai menjalani pemeriksaan terkait kasus suap 
yang melibatkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Gedung KPK Jakarta, Rabu 
(12/2/2020).

"Saya tidak pernah komunikasi dengan pak Harun itu masalahnya. Saya hanya pada 
urusan bagaimana saya menyusun langkah-langkah hukum," terangnya

Namun, ia tak memungkiri pernah mendapatkan titipan uang Rp400 juta dari staf 
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi yang berasal dari Harun Masiku.  Uang 
tersebut merupakan titipan untuk Saeful yang juga merupakan politikus PDIP dan 
mantan staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
"Saya sudah kasih keterangan ke penyidik, memang saya dapat titipan uang Rp 400 
juta dari mas Kusnadi, mas Kusnadi sudah terkonfirmasi dari pak Harun duitnya," 
terangnya. 
"Jadi begini intinya, pernah mas Kusnadi nitip uang untuk pak Saeful ke saya. 
Dan kan sudah terkonfirmasi juga bahwa uang yang dari mas Kusnadi yang 
dititipkan ke saya untuk pak Saeful itu dari pak Harun," katanya menegasknya 
kembali. 
Saat ditanyakan apakah ada uang yang berasal dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto 
dalam titipan tersebut, Donny langsung membantahnya."Oh saya tidak ada, tidak 
mungkin lah Sekjen digempol-gempol bawa uang kan?," ucapnya.
Editor : Dadi Haryadi








Dikirim dari Yahoo Mail di Android

Kirim email ke