WHO Dukung Tiongkok Perbarui Kriteria Statistik Kasus Terkonfirmasi
Covid-19
http://indonesian.cri.cn/20200222/835a9b81-5133-1baf-3e73-9914d851936a.html
2020-02-22 11:49:33
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom
Ghebreyesus kemarin (21/2) di Jenewa menyatakan mendukung Tiongkok
menerapkan metode baru dalam mendata jumlah kasus terkonfirmasi virus
corona baru atau dengan nama resminya Coviad-19. Sebelumnya Tiongkok
telah menghapuskan kategori kasus terkonfirmasi klinis yang hanya
diberlakukan di Provinsi Hubei, tapi masih menyediakan informasi terkait
kasus terkonfirmasi dan kasus terduga.
Tedro mengatakan, perubahan itu mengindikasikan bahwa sistem kesehatan
kota Wuhan sudah memiliki kemampuan mendeteksi semua kasus terduga,
sehingga sebagian kasus terkonfirmasi klinis telah dicabut dari kategori
kasus terkonfirmasi jika tesnya menunjukkan hasil negatif. Seorang
petinggi lain dari WHO menyatakan pendapat senada dengan Tedros. Yang
penting harus diambil Keputusan yang bisa melindungi kesehatan rakyat,
demikian ujarnya.
Tedros mengatakan, saat ini para ahli dari Misi WHO tengah melakukan
kunjungan kerja di Beijing, Sichuan dan Guangdong Tiongkok. Hari ini
mereka akan berangkat ke kota Wuhan.
Menanggapi wabah virus corona di seluruh dunia, Tedro menyatakan, dalam
dua hari yang lalu, Iran melaporkan adanya 18 kasus terkonfirmasi dengan
4 kasus meninggal. Epidemi di Iran telah menarik perhatian WHO. Pihaknya
telah mengirim alat-alat deteksi medis kepada Iran, dan ke depannya akan
memberikan lebih banyak dukungan kepada Iran. Tedros menunjukkan, saat
ini total 26 negara selain Tiongkok yang sudah melaporkan adanya 1.152
kasus Covid-19, termasuk 8 kasus Kematian. Walaupun jumlah kasus
terkonfirmasinya relatif rendah, namun WHO menyatakan prihatin atas
munculnya kasus-kasus terkonfirmasi yang tidak bersangkut paut dengan
riwayat perjalanan ke Tiongkok atau kontak langsung dengan pasien
terkonfirmasi.
Tedros mengumumkan WHO akan melantik 6 utusan khusus untuk mengajukan
saran atau rekomendasi strategis terkait pencegahan dan pengendalian
epidemi di seluruh dunia. Tedros mengimbau berbagai negara mengambil
tindakan untuk mencegah penularan wabah mengingat peluang
pengontrolannya tengah semakin menipis.
Penanggulangan Wabah Bersama Tiongkok-ASEAN Menjadi Teladan
2020-02-22 15:48:24
Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN Deng Xijun di depan jumpa pers di
Jakarta hari Sabtu kemarin (21/02) menyatakan, Konferensi Menteri Luar
Negeri Spesial mengenai Masalah Virus Corona Tipe Baru Tiongkok-ASEAN
sukses diadakan, hal ini menunjukkan persahabatan mendalam kedua pihak.
Kerja sama kedua pihak dalam penanggulangan wabah kali ini patut
dijadikan contoh bagi mancanegara. Tiongkok dan ASEAN akan berupaya
keras untuk mengurangi pengaruh wabah terhadap pembangunan ekonomi dan
sosial berbagai negara.
Deng Xijun menyatakan, konferensi Menlu kali ini menyampaikan sinyal
yang jelas bahwa Tiongkok dan ASEAN akan bergandengan tangan dan
mengatasi kesulitan bersama. Belakangan ini, ASEAN mengeluarkan
Pernyataan Ketua Penanggulangan Bersama Epidemi Virus Corona Jenis Baru,
dan menyatakan dukungan yang teguh kepada pemerintah dan rakyat
Tiongkok. Para pemimpin ASEAN sempat menyampaikan rasa simpati serta
tekadnya untuk mengatasi epidemi bersama dengan Tiongkok. Sementara itu,
berbagai kalangan ASEAN ikut memberikan semangat kepada rakyat Tiongkok
dengan menyumbangkan uang dan barang bantuan. Kami sangat terharu dan
berterima kasih.
Menanggapi pengaruh wabah terhadap ekonomi regional, Deng Xijun
menyatakan, pengaruh hanyalah untuk sementara. Seiring dengan
dikontrolnya dan diatasinya wabah, kehidupan dan produksi akan berangsur
dipulihkan, begitu juga dengan pertukaran dan kegiatan ekonomi Tiongkok
dengan ASEAN.