https://www.suara.com/news/2020/05/16/132920/iuran-bpjs-kesehatan-naik-teddy-pkpi-yang-teriak-orang-mampu


Op di 19 mei 2020 om 07:02 schreef Al Faqir Ilmi [email protected]
[GELORA45] <[email protected]>:

>
>
> *PAN, PD dan PKS Tolak kenaikan BPJS*
>
> *By. Erizeli Jely Bandaro*
>
> Saya tidak yakin kalau PAN, PD dan PKS tidak paham makna UU SJSN dan UU
> BPJS. Karena kreator kedua UU itu adalah PD yang didukung oleh PKS dan PAN
> sebagai koalisi ketika SBY jadi presiden. Tetapi mengapa mereka menolak
> kenaikan iuran BPJS ? Jawabnya hanya satu, mereka sedang berusaha menekan
> Jokowi agar mengeluarkan kebijakan yang bisa membolongi APBN. Kalau APBN
> tekor, program ekonomi Jokwoi engga jalan. Citra jokowi jatuh. Pada waktu
> bersamaan mereka dapat simpati dari rakyat. Apalagi sedang menghadapi
> pandemic COVID 19, isu kenaikan BPJS itu tidak populer dan menolak kenaikan
> sangat populer dihati rakyat.
>
> Kalau mereka tahu, lantas ngapain mereka sampai segitu teganya membodohi
> rakyat? jawabannya juga sederhana. Bahwa mereka miskin issue untuk
> menjatuhkan citra Jokowi. Mereka kehilangan idea cemerlang yang  bisa
> mendidik dan mencerahkan rakyat secara politik. Makanya mereka berusaha
> memperkeruh kolam agar ikan bighot muncul kepermukaan, mangap mangap.
>
> Problem partai di Indonesia itu adalah miskinnya kader yang qualified dan
> punya integritas. Para kader hanya bekerja sesuai kata elite partai.
> Kekuatan elitis partai itu sangat menentukan nasip kader. Makanya sepintar
> gimanapun kader partai, pasti jadi bego dihadapan elite partai. Mereka
> tidak akan berani memberikan usulan yang cerdas bagaimana berpolitik yang
> mendidik konstituennya. Bahkan mereka ikut jadi provokator, dan membiayai
>  cyber armany untuk menciptakan hoax.
>
> Padahal kalau KKS dan PAN mau kerja dan cerdas, banyak sekali issue yang
> bisa dijual dan sekaligus mendidik rakyat agar paham hak politiknya. Contoh
> gimana mengkritisi Anies agar bisa bekerja lebih baik, sehingga kinerjanya
> dirasakan oleh rakyat. Kalau Anies sukses, nama PKS dan PAN juga terangkat
> dan bisa dijadikan modal dalam PEMILU nanti. Bagi PD issue yang bisa dijual
> juga banyak. MIsal bagaimana mengembangkan Kawasan Industri di sulawesi
> yang dibangun era SBY, dan sekarang banyak investor China datang. Kalau
> issue kesuksesan Kawasan Industri  itu bisa dikapitalisasi, kan nama SBY
> terangkat dan tentu PD juga kecipratan.
>
> Kalau soal iuran BPJS dipersoalkan, BBM engga turun diributkan dengan
> narasi terbelakang, itu mah partai kaleng kaleng, Dah gitu aja.
>
>
> Dikirim dari Yahoo Mail untuk iPhone
> <https://overview.mail.yahoo.com/?.src=iOS>
>
> 
>

Kirim email ke