Sebelum alpa menghitung jarak nafas yang masih tersisa
Ada baiknya mereka-reka batas pelayaran yang hendak
dituju
Kelasi dan perahu tak mungkin seumur batu, nasib di
geladak siapa tahu
Ada saja angin berbalik arah, topan dan badai melempar
prahara
Kita menulis cerita sendiri-sendiri sebagai kenangan
setelah umur

Tak ada yang bisa meminta jeda begitu ajal menjemput
waktu 
Entah dalam cara apa takdir memulangkan kita ke ujung
nasib 
Sesungguhnya tiap-tiap yang hidup akan mengalami mati
Karena itu mari bergandeng tangan menulis puisi,
titipkan juga cinta disana

Kata-kata tak bisa dibawa pulang kecuali doa mereka
yang tinggal
Sekali ajal menjemput setelah itu tinggal nama, entah
baik entah buruk
Sesungguhnya kita makhluk yang lupa, kata maaf jangan
tak di pinta
Jika tak sempat, tulisakan saja sebuah sajak sebelum
pamit


        Banda Aceh, 24 April 2008


Dino Umahuk: Metafora Birahi Laut
             www.birahilaut.multiply.com


      _____________________________________________________________________
Live Chat NOW!
http://asia.yahoo.com/meetic/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke