Note: forwarded message attached.


Yahoo! Photos
Ring in the New Year with Photo Calendars. Add photos, events, holidays, whatever.

----------------------------------------------------
Mail Archives: http://groups.yahoo.com/group/himasad/

Untuk keluar dari keanggotaan milis:
kirim e-mail kosong ke alamat [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
School education Pre school education


YAHOO! GROUPS LINKS




--- Begin Message ---


Note: forwarded message attached.


Yahoo! Photos
Ring in the New Year with Photo Calendars. Add photos, events, holidays, whatever.
--- Begin Message ---
Title: Message

FYI…

 

Buat yg suka ke Bandung, nggak ada salahnya buat waspada.. Boleh disebarkan ke teman-teman lainnya supaya tidak mengalami masalah yang sama

- Salam..... semua.....

Betul sekali........ pada tanggal 16-17 Desember 2005, kemaren.... saya juga sempat  tidur disana... Kamar 226... aduh persis apa yang saudara ceritakan. Alhamdulillah.... orang-nya sempet kepergok anakku, sehingga kami sekeluarga tidak dirugikan..... Allah masih melindungi kami sekeluarga....

1. Pertama kali keanehan saya rasakan saat ceck in... saya disodorin, surat pernyataan yang intinya pihak Hotel tidak akan bertanggung jawab atas segala bentuk kehilangan barang, dst..... termasuk mobil.... yang anehnya lagi keterangan tsb  hanya ditempel (dilem)... dalam lembar permintaan Ceck in yang harus saya tandatangani.......  karena saya sudah capek dan nggak enak badan maka langsung saya tandatangani saja, sekaligus membayar semuanya pakai kredit card... lunas.... namun masih juga KTP saya ditahan... untuk alasan yang nggak jelas..... Pikir saya cuman 1 malam saja, nggak masalah.

2. Karena kecapaian dan nggak enak badan, setelah selesai sholat isya' kami sekeluarga (istri dan 2 anak) putuskan untuk langsung tidur.... semua pintu aku kunci sendiri... aneh hotel segini kok nggak ada kunci pengaman lain (grendel, kunci manual....), maka saya putuskan  pilih posisi tidur terdekat dengan pintu..... Perasaan aneh, was-was mulai muncul... melihat model kunci pintu hotel, yang semacam itu (dapat mengunci dengan menekan tombolnya)... aku tambah was-was lagi.... termasuk mobil... yang aku parkir agak jauh...  Betul juga saat tengah malam (sekitar jam 00.30 WIB) badan saya kedinginan (Padahal Nggak ada AC-nya)... rupanya pintu kamarku terbuka  sedikit, sehingga angin masuk lewat pintu.... aduh: aku teriak.... ini pasti ada sesuatu yang terjadi... aku langsung keluar, saya tidak melihat orang lain.....setelah aku tengok mobil masih ditempat, aku putuskan balik ke kamar aku bangunin semuanya, tolong cek semua barang bawaan.... HP, kamera, laptop, dompet..... Alhamdulillah barang bawaan keluarga  saya masih lengkap. Saat itu juga aku telpon... Front desk.... jawabnya sangat menyesakkan... Kan bapak sudah tandatangani surat pernyataan...??? aku langsung tutup telpon. Aku putuskan untuk tidur lagi... dan ternyata mata ini nggak bisa lagi tertutup, hingga pagi.

3. Saat sarapan pagi  saya juga komplain atas hal semalam, dengan enaknya dijawab dengan lagu yang sama... bahkan tempat sarapan saja aku di ping-pong, yang satu bilang di ruang Edelweis, yang satu lagi di Ruang belakangnya, sekeluarga  aku disuruh bolak-balik.. aku sempet cekcok dengan petugas pramusaji-nya....  Akhirnya kami sekeluarga nggak jadi sarapan dan kembali ke kamar.... , karena 2 anak saya yang lari duluan sempet melihat 2 orang memakai kaos sedang membuka kamar kami.... terus kabur.....  betul juga kamar kami sudah dalam posisi terbuka.....ini Rahmat Allah karena kami nggak jadi sarapan.... seandainya  saja  saya & keluarga sarapan, barangkali ceriteranya jadi lain.... Kembali barang bawaan kami periksa,  dicek satu persatu....  Alhamdulillah masih utuh semua......... dan tanpa ba-bi-bu.... aku langsung cek-out (sekitar jam 07,30) dengan meminta KTP saya yang masih di Front Office, langsung kabur cari sarapan untuk meneruskan perjalanan ke Jawa.

Kesimpulan saya sudah Final: sekaligus juga pesen untuk temen-temen .... jangan sekali kali meng-injakkan kaki ke hotel yang satu ini...... atau paling tidak lebih hati-hati.....  dimanapun  dan kapanpun Saudara-Saudara berada........... Selamat tinggal Grand Hotel Lembang.....  Cari tempat lain saja...........

Salam

AP

 ----- Original Message -----

From: "Fanny"

Ini  kejadian benar2 terjadi pada diri saya sendiri: Pada hari Sabtu tgl. 3 Des.  '05, saya dan keluarga menginap di Hotel Grand Lembang Bandung dengan  menyewa  4  kamar  tidur,  dan keesokan harinya jam 06.30 saya dan keluarga  turun  ke  resto  u/breakfast.  Kami semua meninggalkan kamar dalam keadaan  terkunci,  dan sekembalinya dari breakfast sekitar pukul 07.30 saya kembali ke kamar untuk mengambil kamera untuk foto J dan K yang sedang berenang dan setibanya saya di kamar, pintu masih dalam keadaan terkunci, setibanya saya di dalam ternyata kamera digital saya  sudah tidak ada, begitu juga dengan  HP  saya,  setelah  saya  cek ternyata  HP istri saya juga sudah tidak ada!

Total  saya  membawa  2 HP dan istri saya juga membawa 2 HP yang kesemuanya sudah hilang. Begitu  juga uang tunai  yang masih utuh di dalam amplop di dalam  tas  istri  saya  juga  ikut  hilang. Dan akibat kejadian ini saya mengalami kerugian belasan juta.

 Kemudian  saya  segera lapor ke security dan manajemen hotel, kemudian saya segera minta dipanggilkan  kepolisian  dan minta pemblokiran pintu keluar serta  pemeriksaan  bagi  tamu  yang check out, tapi dengan berbagai alasan dari pihak hotel  maka hal tsb. tidak dilakukan, yang membuat saya lebih kesal lagi ternyata  pihak kepolisian baru datang jam 11.00 dengan alasan baru di hubungi oleh pihak hotel pukul 10.30. Dan yang lebih hebatnya lagi,  setelah  saya  ribut2  di  Front  Office,  ternyata  para tamu mulai berdatangan dan  melaporkan  hal  yang  sama,  ternyata  ada  6 kamar yang kemalingan dalam  waktu  yang bersamaan tanpa ada kerusakan sedikit pun di pintu kamar???

Kemudian  kami  para tamu yang kehilangan di minta ke kantor Polsek Lembang u/membuat  BAP dan yang  hebatnya lagi ternyata POLSEK dengan HOTEL hanya berjarak  200  meter  (mengapa pihak hotel tidak segera memanggil polisi??) dan menurut keterangan polisi, kejadian tsb. sudah sering terjadi!!!

Kemudian kami semua meminta pertanggungjawaban dari pihak hotel, tapi lagi2 kami  harus kecewa karena pihak hotel tidak mau memberikan ganti rugi, itu yang disampaikan  kepada  kami  oleh  manajer  HRD (Bp. Teddy) dan manajer Operasional (Ibu Egi).

Tolong  kepada  rekan-rekan  agar hati-hati agar kejadian ini tidak pada rekan-rekan semua, dan bilamana  ada yang bisa membantu tolong sarannya karena saya tetap mau tuntut hotel tsb. dan mau masukkan ke surat kabar  tapi saya tidak tahu  caranya....

Be carefull..........

Julius



--- End Message ---

--- End Message ---

Kirim email ke