Kepada Yth. Pecinta buku Kami dari Penerbit Qanita ingin memberitahukan bahwa di pasaran ditemukan buku 24 Wajah Billy yang merupakan produk bajakan. Kami menghimbau kepada seluruh pecinta buku untuk berhati-hati agar tidak membeli buku bajakan tersebut.
Untuk Memudahkan identifikasi terhadap buku bajakan, kami lampirkan perbedaan yang mudah dikenali dan terdapat pada buku bajakan. COVER - Kover depan lebih suram, wajah Billy tampak merah, dan di font judul tidak ada spot UV-nya (lapisan yang mengilat). SINOPSIS - Keterangan pada tiap tokoh tanpa sengkang hanya strip biasa. - Salah ketik pada keterangan tokoh April, tertulis "...satu amibisi" seharusnya "...satu ambisi". - Salah ketik pada keterangan tokoh Adalana, tertulis "..., "mereka" tubuh..." seharusnya "..., "memakai" tubuh...". - Pada paragraf pertama tertulis "...ANda temukan..." seharusnya "...Anda temukan...". - Pada paragraf kedua tertulis "Billy Milligian" seharusnya "Billy Milligan". - Pada profil Daniel Keyes tertulis "...judul CHA ly)". seharusnya "...judul CHARLY)" dengan huruf [R] terbalik. ISI BUKU - Ilustrasi foto-foto dan sketsa Billy dimulai setelah halaman 350 seharusnya setelah halaman 352 dan diawali sketsa arthur dan diakhiri foto Billy Milligan. - Tidak ada bonus pembatas buku. - Rooster wajah pada awal bab tidak terlihat. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Wassalam, Akhmad Dody Firmansyah Promosi Mizan Pustaka Jl. Cinambo 135 Cisaranten Wetan - Ujung Berung Bandung 40294 Tlp. 022-783-43-10 Fax. 022-783-43-11 NB: Bagi Anda Yang belum membaca buku ini, saya lampirkan resensi Buku 24 Wajah Billy dari Hermawan Aksan Kriminal yang Malang Judul Buku : 24 Wajah Billy Judul Asli : The Minds of Billy Milligan Penulis : Daniel Keyes Penerjemah : Miriasti dan Meda Satrio Penerbit : Qanita Tebal : 699 Halaman ARTHUR, 22 tahun, adalah pria Inggris yang cerdas tapi tanpa emosi. Ia belajar fisika, kimia, dan ilmu kedokteran. Ragen Vadascovinich, 23 tahun, seorang lelaki kasar berkebangsaan Yugoslavia, adalah ahli senjata dan peluru, dan juga seorang karateka dengan kekuatan fisik yang luar biasa. Allen, 18 tahun, adalah pemuda yang pintar bicara, senang melukis, dan bermain drum. Lalu Tommy, 16, yang bisa melepaskan diri dari segala macam kunci dan simpul ikatan; Danny, 14, anak yang selalu ketakutan; David, 8, bocah yang selalu merasa kesakitan; Christene, 3, gadis cilik yang tak pernah bicara; dan Adalana, 19, seorang wanita lesbian yang pemalu, kesepian, dan introver. Apakah mereka orang yang berbeda-beda? Tidak. Mereka adalah pribadi-pribadi yang ada dalam satu orang, yang oleh masyarakat dikenal sebagai William Stanley Milligan alias Billy. Bukan hanya delapan, melainkan 24 sosok: ada Christopher (13), kakak Christene, Philip (20), si penjahat brutal, Kevin (20), penjahat kelas teri, April (19), si perempuan brengsek, Samuel (18), si Yahudi pengembara, dan lain-lain. Tiap pribadi muncul dalam situasi tertentu. Ragen, misalnya, muncul kalau ada ancaman terhadap keselamatan tubuh Billy. Sulit dibayangkan ada satu orang yang bisa terpecah menjadi sekian banyak kepribadian. Bahkan bagi masyarakat Amerika pun, fenomena kepribadian majemuk yang dialami Billy sulit dipercaya. Banyak yang beranggapan bahwa Billy adalah seorang aktor sandiwara yang luar biasa, yang bisa memerankan berbagai tokoh dengan sempurna. Beberapa tahun lalu kita dihebohkan dengan fenomena Sybil, seorang wanita yang memiliki 16 kepribadian. Kini, apa yang dialami Billy lebih rumit karena, di samping memiliki lebih banyak kepribadian, Billy tertangkap karena kasus perampokan dan pemerkosaan di kampus Ohio State University. Kasus ini menggemparkan masyarakat Amerika, setidaknya di negara bagian Ohio, pada akhir tahun 1970-an. Media-media massa menjadikannya berita utama. Billy pun menjadi pusat perhatian. Melalui proses pengadilan yang cukup rumit, Billy menjadi orang berkepribadian majemuk pertama yang dinyatakan tak bersalah karena alasan tidak waras. Billy pun kemudian dirawat di sebuah rumah sakit jiwa di Athens, Ohio. Ia mendapat perawatan seorang dokter yang berusaha menyembuhkan penyakitnya dan mencoba menyatukan semua kepribadian itu. Dalam hal ini, menarik untuk diketahui pribadi yang mana sebenarnya yang melakukan perampokan dan pemerkosaan. Sayang usaha penyembuhan terhadap Billy mengalami banyak hambatan, terutama dari sebagian masyarakat yang menganggap bahwa Billy adalah seorang kriminal yang berbahaya, yang tak berhak mendapat kebebasan. Buku 24 Wajah Billy (diterjemahkan dari The Minds of Billy Milligan) terdiri atas tiga bagian. Dimulai dengan kata pengantar penulis, buku ini kemudian memberikan deskripsi ke-24 kepribadian secara lengkap. Kesepuluh sosok pertama banyak muncul dalam buku ini, sedangkan 14 sisanya tergolong tak diinginkan karena selalu membuat kesulitan bagi pribadi lain yang mencoba melindungi sosok utama Billy. Bagian Pertama dimulai dengan investigasi atas kasus perampokan dan pemerkosaan di kampus Ohio State University. Tiga korban perempuan membantu mengidentifikasi tersangka dan polisi pun menemukan Billy di apartemennya. Semua bukti ada di sana, tapi Billy menjawab semua pertanyaan dengan bingung. Billy kemudian dijebloskan ke penjara. Dan di sinilah mulai terungkap bahwa Billy memiliki kelainan. Ia pun dibebaskan dengan alasan gila dan kemudian dirawat di sejumlah rumah sakit jiwa. Di RS Athens, Billy mendapat perawatan psikiater hebat, Dr. David Caul, yang menemukan pribadi Sang Guru alias Billy yang terfusi. Bagian Kedua mengisahkan latar belakang masa kecil Billy, dimulai dengan masa bayinya pada tahun 1955, kehidupan rumah tangga orang tuanya yang kurang harmonis, kematian ayah kandungnya, penyiksaan oleh ayah tirinya, dan seterusnya hingga Billy melakukan pemerkosaan terhadap tiga perempuan dan penangkapan atas dirinya. Bagian Ketiga dimulai dengan sebuah harapan melalui sosok Sang Guru yang makin stabil. Namun ketika dokter yang merawatnya memberinya kebebasan hingga Billy bisa berjalan-jalan di kota sendirian, masyarakat dan media massa mulai melancarkan kecaman. Publik menuntut agar pemerkosa gila itu ditahan di sebuah tampat yang berpenjagaan ketat agar tidak membahayakan masyarakat. Billy pun harus menerima kenyataan keluar-masuk lagi berbagai rumah sakit yang ternyata tak lebih dari penjara sehingga kepribadiannya mulai terpecah lagi. Bagaimana nasib Billy selanjutnya? Bisakah ia benar-benar sembuh sebagaimana Sybil setelah ditangani Dokter Cornelia Wilbur? Kisah nyata ini disusun dengan gaya bercerita seperti novel. Daniel Keyes, seorang penulis kelahiran New York yang sudah menelurkan sejumlah novel (antara lain Flowers for Algernon yang kemudian difilmkan), merangkai-rangkaikan kisah hidup Billy dalam alur cerita memikat yang kadang-kadang terasa seperti telenovela, tapi dengan gaya ungkap yang tidak rumit seperti halnya karya-karya (yang dianggap) sastra. Pilihan kata-katanya bersahaja, setidaknya pada karya terjemahannya. Banyaknya muncul kata yang tidak baku, misalnya nggak, dalam percakapan justru memberikan nuansa tersendiri. Masuk akal tentu bahwa sosok seperti Danny berbicara dengan bahasa yang tidak baku. Sisi-sisi keilmuannya diuraikan dengan sederhana sehingga orang awam pun bisa memahaminya. Alhasil, buku setebal hampir 700 halaman ini bisa membuat kita enggan berhenti membaca sebelum halaman terakhir. Dan entah bagaimana, kita akan sangat bersimpati kepada Billy dan akan berpihak kepadanya, padahal ia (dianggap) seorang kriminal berbahaya. Kita akan melihatnya sebagai seorang kriminal yang malang. Pendek kata, buku 24 Wajah Billy ditujukan bukanlah hanya kepada para psikiater, ahli kejiwaan, atau kalangan tertentu lainnya. Buku ini layak dijadikan bacaan para penggemar buku umumnya, bahkan masyarakat awam. Kalaupun dianggap kelemahan, gambar kaver depan tampak mengejutkan, membuat syok, atau bahkan mengerikan. Mungkin bisa diubah lebih manis, seperti gambar kaver buku aslinya. *** Hermawan Aksan ---------------------------------------------------- Mail Archives: http://groups.yahoo.com/group/himasad/ Untuk keluar dari keanggotaan milis: kirim e-mail kosong ke alamat [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/himasad/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
