e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 24 Agustus 2016
Bacaan : Roma 12:1-8
Setahun: Yeremia 34-36
Nats: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi daripada yang
patut kamu pikirkan... (Roma 12:3)

Renungan:

TANPA CELA

Siapa merasa yakin mampu hidup setia tanpa cela dalam Tuhan seumur hidup?
Selama lima tahun? Satu tahun? Satu bulan? Ah, bahkan satu minggu pun
sulit. Sekalipun sudah menerima Kristus sebagai Juru Selamat, hidup di
dalam pertobatan, toh kita masih sering terpancing untuk melakukan dosa dan
pelanggaran.

Saat kita beribadah, merenungkan firman Tuhan, atau bersaat teduh, mungkin
kita mampu mengendalikan diri. Niat untuk hidup suci pun sungguh-sungguh
kita hayati. Namun, ketika masalah membelit hidup kita, tak jarang emosi
kita mudah tersulut, bahkan akhirnya kita melakukan tindakan bodoh. Kita
juga mudah berkompromi pada tawaran dunia yang menggiurkan. Niat untuk
senantiasa tunduk kepada Tuhan kandas terhempas oleh badai emosi dan
tawaran duniawi.

Mungkin kita berpikir, mustahil bisa menjadi sempurna seperti Kristus.
Namun, menganggap mustahil perubahan hidup menuju kesempurnaan berarti
menganggap hampa makna pengurbanan Kristus. Kita tidak perlu berpikir
bagaimana caranya menjadi setia dalam jangka waktu yang lama. Menurut Rasul
Paulus, kita tak perlu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi daripada yang
patut kita pikirkan. Ya, kita cukup mengendalikan hati supaya tindakan kita
dari waktu ke waktu berpadanan dengan teladan Kristus. Demikian seterusnya
hingga jam-jam yang kita lalui terakumulasi menjadi hari, minggu, bulan,
tahun. Sebagaimana perjalanan jauh diawali dari satu langkah kaki, kita pun
berjalan menuju kesempurnaan rohani langkah demi langkah. --Endang B.
Lestari/Renungan Harian

TUHAN TIDAK MENGHENDAKI KITA HIDUP DI MASA LALU ATAU MASA DEPAN, MELAINKAN
MENJALANI IMAN DARI WAKTU KE WAKTU.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2016/08/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2016/08/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Roma+12:1-8

Roma 12:1-8

 1  Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan
kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup,
yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
 2  Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh
pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah:
apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
 3  Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata
kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang
lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu
berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman,
yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.
 4  Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota,
tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama,
 5  demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam
Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap
yang lain.
 6  Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih
karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk
bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita.
 7  Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk
mengajar, baiklah kita mengajar;
 8  jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang
membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas;
siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa
yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.

Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?Yeremia+34-36
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+34-36

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari
penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2016 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian� tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian� milik Yayasan Gloria -- Copyright � 2016 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian�?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Kirim email ke