~~~~~~~Forum Diskusi Software dan Internet untuk Kristen-Katolik~~~~~~~



rekans,

bukankah peralatan elektronik rumahtangga juga memaparkan medan
elektromagnetik? bagaimana dengan mereka yang bekerja di depan komputer
selama 8-10 jam satu harinya? tolong ada ahli teknik elektro yang bisa
memberikan penjelasan.

terima kasih sebelumnya,
gun

---------------------------------------
Pekerja PLN lebih berpeluang bunuh diri

satunet.com - Terdapat hubungan positif antara paparan elektromagnetik dan
kecenderungan bunuh diri.

<P>Angka bunuh diri di kalangan pekerja perusahaan-perusahaan pembangkit
listrik di Amerika Serikat ternyata jauh lebih tinggi daripada angka
rata-rata nasional. Sebuah studi terkini menyimpulkan, terdapat hubungan
signifikan antara paparan terus-menerus (chronic) medan elektromagnetik
berfrekuensi rendah yang mereka terima, dengan kecenderungan bunuh diri
tersebut.</P>

<P>Meski diakui bahwa hasil studi itu bersifat kontroversial, namun
besarnya responden yang dilibatkan, yakni sebanyak 6.000 pekerja, dan
mencakup periode waktu yang sangat lama, yakni antara tahun 1950 sampai
1986, menyebabkan kajian itu sukar dibantah kebenarannya, khususnya dalam
hal hubungan antara status pekerjaan mereka dan data telanjang angka bunuh
diri itu.</P>

<P>Angka absolut bunuh diri mencapai 536 kasus dari 6.000 pekerja itu.
Sebagai kelompok kontrol digunakan 5.348 orang dari kelompok umur dan ras
yang sama. Tak disebutkan angka absolut bunuh diri dari kelompok
pembanding.</P>

<P>Tindakan bunuh diri menduduki urutan kedelapan penyebab kematian di
Amerka. Lebih dari 30.000 orang mencabut nyawa mereka sendiri selama tahun
1997.</P>

<P>Para peneliti di Universitas North Carolina itu menemukan, angka
rata-rata bunuh diri di kalangan pekerja di lima perusahaan pembangkit
listrik adalah dua kali angka rata-rata nasional, dan khusus untuk linemen
atau pekerja yang terjun langsung dalam pengawasan sehari-hari kabel-kabel
suplai bertegangan tinggi, angkanya satu setengah kali dari rata-rata
karyawan perusahaan yang sama yang bekerja di bagian lain.</P>

<P>Seperti dimuat dalam jurnal Occupational and Environmental Medicine
edisi April, studi itu melibatkan lebih dari 6.000 responden dari total
139.000 pekerja dari kelima perusahaan listrik itu pada periode 1950 sampai
1986.</P>

<P>Satu-satunya penjelasan sementara adalah, kemungkinan ada hubungan
antara paparan terus-menerus medan elektromagnetik berfrekuensi rendah
dengan menurunnya produksi hormon melatonin di dalam tubuh, kata Edwin van
Wijngaarden, seorang kandidat doktor dan pemimpin dari studi itu.</P>

<P>Melatonin, yang diproduksi oleh kelenjar pineal di dalam orak, diketahui
memainkan peran penting dalam keteraturan tidur seseorang dan suasana hati.
Kemerosotan produksi melatonin diperkirakan akan memicu depresi, suatu
tahap yang diterima kalangan medis sebagai awal dari bunuh diri.</P>

<P>Namun apa-bagaimana paparan elektromagnetik frekuensi rendah bisa
mempengaruhi melatonin dan kelenjar itu, tak ada yang bisa memberi jawaban,
sejauh ini.</P>

<P>Sebuah studi lain di Kanada tahun 1996 menemukan tidak ada hubungan
antara bunuh diri dan EMF (electromagnetic frequency), namun sample yang
dipakai terlalu sedikit dibandingkan dengan kasus yang ditangani
Universitas North Carolina itu. </P>

<P>Studi di Kanada hanya menggunakan responden dari satu pabrik pembangkit
listrik di Quebec, sementara yang terakhir mengambil sample dari Carolina
Power &amp; Light Co, Pacific Gas &amp; Electric, PECO Energy Co
(sebelumnya dikenal sebagai Philadelphia Electric Co), Virginia Electric
Power Co dan the Tennessee Valley Authority.</P>

<P>Tak jelas dalam laporan itu, mekanisme apakah yang kebanyakan digunakan
oleh para pekerja itu untuk bunuh diri. Mudah-mudahan bukan dengan cara
menyengat diri dengan listrik bertegangan tinggi. <b>[mgh]</b></P>

----- Hemat Bandwith : Hapus pesan yang tidak perlu sebelum reply -----
  SUBSCRIBE---> To:   [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong
UNSUBSCRIBE---> To: [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong

Kirim email ke