~~~~~~~Forum Diskusi Software dan Internet untuk Kristen-Katolik~~~~~~~
> RP> Berbasis internet, seharusnya sekolah tidak lagi
> RP> dibatasi ruang dan waktu. Orang yang di Indonesia bisa
> RP> saja ambil program sarjana di Amerika dan sebaliknya.
> RP> Juga tidak ada semester-semesteran, soalnya program
> RP> dapat dilaksanakan secara mandiri terhadap
> RP> siswa/mahasiswa ybs. Yang penting kan menjalankan
> RP> requirement-nya. Mekanisme penyelenggaraannya cukup
> RP> menarik untuk diteliti.
> RP> ....cut.....
ogut ndak mau ah berobat ama dokter yang ambil kelasnya secara virtual,
cuman lewat internet.
ogut ndak mau ah konseling ama pendeta/psycholog yang ambil kelasnya
secara virtual.
....
ada yang mau nambahin?
Saya pribadi berpendapat internet tidak dapat menggantikan sistem
pendidikan sekarang ini secara penuh (very-very limited). Banyak kok
universitas2 di US ini yang menawarkan sistem belajar virtual (distance
education). Misal Columbia Univ. menawarkan MS in Comp Sci 100 persen
virtual! RTS menawarkan MA in Religion 90 persen virtual! Well... siapa
yang mau mulai menawarkan MD virtual? MDiv virtual? Bagaimana dengan PhD
Physics experimentalist virtual? he...he.. enak aja... aku langsung
daftar dech... :-) Pendidikan itu sebenarnya bukan hanya memenuhi
requirement-requirement tertentu (baca buku, test, dll), tapi juga harus
ada interaksi-interaksi personal yang terjadi selama berlangsungnya
pendidikan tsb... Nah apa ini bisa digantikan oleh internet secara penuh?
I hope not :-)
----- Hemat Bandwith : Hapus pesan yang tidak perlu sebelum reply -----
SUBSCRIBE---> To: [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong
UNSUBSCRIBE---> To: [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong