~~~~~~~Forum Diskusi Software dan Internet untuk Kristen-Katolik~~~~~~~


Terima kasih pak Andreas yang sudah bersedia menjelaskan duduk perkaranya
sehingga menjadi cukup jelas. Dari penjelasan pak Andreas, ternyata "dosa"nya
ada di MS Outlook 97/98.

Karena itu, kepada Pak Bambang dan Ibu Feby, dan kepada rekan-rekan lain yang
menggunakan Outlook, sudikah kiranya anda sekalian mencoba resep-nya pak
Andreas untuk me-non-rich-text-format-kan mail anda yang dikirim ke e-software.

Memang tidak ada larangan (setahu saya) di e-Software ini untuk menggunakan
format mail tertentu, tapi sebaiknya kita bijaksana untuk tidak menggunakan format
yang dapat menjadi batu-sandungan buat rekan-rekan yang lain.

rp-

--------------------- base on this mail -----------------------
On 11/29/00 at 10:57 AM Andreas Surya wrote:

>Pak Ronny,
>
>Mereka (Bambang & Faby) pake Outlook 97/98 (BUKAN Outlook Express, lho), spt
>yg pernah disebutin "Aku" di salah satu thread diskusi ini.
>
>Saya pake Outlook 97 dan salah satu email dr Sdr. Bambang ditampilkan oleh
>email client saya lengkap dg formating khas Outlook-nya.
>
>Yg biasanya saya lakukan utk posting ke e-Soft menggunakan OL adl:
>1. display properties To: address dr message ini
>2. make sure bhw "send to this recipient in MS OL rich-text format" sudah
>diuncheck

>3. lebih bagus lagi, masukkan e-Soft ke dlm address book dan lakukan nomor
>(2), shg setiap message ke e-Soft (moga-moga) tidak pakai rich-text.
>
>Kalo masih nongol attachmentnya, jangan salahkan mereka, deh... wong, itu
>"dosa"-nya M$  :-)
>
>Salam,
>Surya
>
>PS: Tolong dilihat juga, jangan-jangan ada attachment yg nyantol dg email
>ini; apologize for that, walaupun ngirimnya udah diset plain-text.



----- Hemat Bandwith : Hapus pesan yang tidak perlu sebelum reply -----
  SUBSCRIBE---> To:   [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong
UNSUBSCRIBE---> To: [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong

Kirim email ke