~~~~~~~Forum Diskusi Software dan Internet untuk Kristen-Katolik~~~~~~~
imel terusan dari elextra ------------------------- Halo, Kebanyakan dari anda pasti pernah menerima e-Mail yang memberitahukan bahwa salah satu pesawat yang ditabrakkan ke gedung World Trade Center New York memiliki kode penerbangan Q33NY. Kemudian Anda diminta untuk mengetikkan kode tersebut pada Microsoft Word, perbesar hurufnya, format dengan huruf Wingdings. Maka hasilnya adalah : Q33NY It's all there - simbol pesawat, menara kembar WTC, tengkorak dengan tulang bersilang (melambangkan kematian) dan lambang Israel (Star of David). Tentu saja, pencetus ide ini mengharapkan kita untuk mengambil kesimpulan bahwa kode penerbangan pesawat naas itu sengaja dipilih untuk untuk menggambarkan sikap anti-Israel para pembajak (walaupun sampai hari ini belum ada bukti nyata bahwa para pembajak adalah kaum anti-Israel). Yeah, surprisingly isn't it? Apakah ini suatu kebetulan? Tentu saja sangat sulit untuk menjadi suatu kebetulan, sekalipun para pembajak memang ingin memilih kode penerbangan Q33NY untuk menyampaikan maksudnya, karena memang tidak pernah ada kode penerbangan seperti itu. Kedua pesawat yang ditabrakkan ke gedung WTC adalah nomor penerbangan American Airlines Flight 11 dan United Airlines Flight 175. Tidak jelas maksud pencetus ide Q33NY hanya sekedar iseng atau ingin memancing di air keruh. Namun ada hal yang menarik, ketika kami mencoba untuk memeriksa asal isu ini, ternyata Microsoft sudah pernah mengalami isu serupa dengan huruf NYC pada format style Wingdings sepuluh tahun yang lalu. Ceritanya begini, set huruf Wingdings pertama kali diperkenalkan oleh Microsoft Corporation dibundel dengan Sistem Operasi Microsoft Windows 3.1 - kira-kira tahun 1991 (kalo ndak salah ingat - soalnya kita masih es em pe J). Jika kita mengetikkan kata NYC menggunakan format Wingdings maka hasilnya adalah : NYC Pada tahun 1992, sebuah artikel heboh di suratkabar New York Post dengan headlines besar-besar "Millions of computers carry secret message that urges death to Jews in New York City!". Isi artikel tersebut mengatakan bahwa hasil format huruf NYC dalam set huruf Wingdings merupakan terror tersembunyi untuk orang-orang Yahudi di New York, dan ketika itu cukup banyak orang yang percaya. Tentu saja pihak Microsoft Corp. bereaksi keras dengan membantah dan menganggap hal tersebut sebagai suatu kebetulan belaka. Microsoft Corp. menganggap tuduhan tersebut tidak berdasar sama sekali dan merupakan omong kosong yang memalukan. Namun, teori konspirasi memang sangat-sangat sulit (dibaca: tidak mungkin) dihapuskan. (Memang dasarnya curigation mulu). Beberapa tahun kemudian, ketika Microsoft Corp. memperkenalkan set huruf Webdings dalam bundel Sistem Operasi Microsoft Windows 95 - isu terror tetap saja berkembang - malah semakin memperkuat dugaan orang-orang yang percaya "pesan tersembunyi" yang disisipkan dalam software Microsoft. Jika kita mengetikkan kata NYC menggunakan format Webdings maka hasilnya adalah : NYC Dibaca : I LOVE New York Inikah namanya kebetulan? Penjelasan yang paling masuk akal adalah, bahwa para desainer set huruf Webdings sudah kapok dengan orang-orang yang "mempunyai banyak waktu" mencari pesan-pesan tersembunyi sehingga sengaja merancang simbol Webdings "I Love New York" khusus untuk menyindir orang-orang yang percaya teori konspirasi. -- Musim semi tidak selalu hijau. ------ Hemat Bandwith : Hapus pesan yang tidak perlu sebelum reply ------ SUBSCRIBE---> To: [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong UNSUBSCRIBE---> To: [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong Moderator: Ronny <[EMAIL PROTECTED]>, Alex <[EMAIL PROTECTED]> Web : http://hub.xc.org/cgi-bin/lyris.pl?enter=i-kan-software
