~~~~~~~Forum Diskusi Software dan Internet untuk Kristen-Katolik~~~~~~~



Mungkin ada yang tahu kira-kira bagaimana caranya seseorang bisa
melakukan pembajakan kepemilikan mailing list ataupun mail account?
Saya sekedar ingin tahu untuk jaga-jaga.
Kalau diterangkan tehniknya mungkin lebih enak ya. Termasuk cara
pencegahannya.  :)

====>>>>>

untuk dipelajari saja dan untuk waspada....

silakan uji coba.... banyak utak-atik...

baca kiriman berikutnya...

=====> bag 6 untuk para IT -- =========

Sistem 'callback' adalah salah satu skema yang digunakan oleh
manajer-manajer IT yang khawatir sistem keamanan intranetnya bisa ditembus
orang lain yang  mengambil jalan putar (biasanya setelah gagal menembus
firewall) dengan  memanfaatkan koneksi dialup. Sesuai dengan namanya,
skema callback biasanya digunakan untuk memberikan akses network kepada
remote user yang ingin  memanfaatkan layanan network lewat telepon.
Program-program dialup access  ini antara lain seperti PCAnywhere. Sudah
menjadi pengetahuan umum di kalangan 'peminat sekuriti sistem komputer'
bahwa wardialling (memprogram komputer  untuk medial ratusan atau ribuan
nomor dengan harapan satu atau dua nomor  terhubung ke modem yang bisa
di(salah)gunakan untuk mengakses jaringan   internal sebuah perusahaan,
misalnya) adalah salah satu metode yang  bisa digunakan jika firewall yang
melindungi network internal tersebut susah dikompromisasi. 

Network-network admin pun semakin sadar dengan potensi berbahaya line
dial-up yang tidak terproteksi, dan banyak diantara mereka yang
mengandalkan sistem  call back untuk memberikan akses kepada remote user
dan pada waktu yang sama  melindungi network dari serangan tipe
wardialling. Dalam skema callback, remote user mendial modem komputer
kantor dalam jaringan internal, menghubungkan  diri dengan software remote
access, dan memberi sistem tsb identitas dan   authorisasi. Sistemnya
kemudian akan memutuskan sambungan, dan menghubungi remote user tersebut
di salah satu nomor telepon yang 'aman' atau sudah disetujui.
Skema ini memberikan keamanan yang lebih memadai sebab sistem tersebut
hanya akan mendial nomor-nomor 'aman' (biasanya nomor rumah sang remote

user atau nomor kantor cabang) jadi tidak ada kemungkinan bagi sang
penyerang untuk mengibuli sistem tersebut untuk menelpon nomor milik sang
penyerang.

Sayangnya (atau untungnya, tergantung siapa anda) sistem callback bisa
dikalahkan, terutama jika  sistem target menggunakan pesawat modem yang
sama untuk menerima dan membuat  panggilan telepon. Banyak sistem telepon,
khususnya sistem-sistem PBX yang  tidak akan memutuskan hubungan telpon
yang datangnya dari luar, kecuali jika sang penelpon memutuskan hubungan
terlebih dahulu.

Untuk mematahkan sistem callback seperti ini, sang penyerang cukup mendial
nomor modem target dan *tidak memutuskan hubungan* saat modem target
mencoba  untuk memutuskan hubungan. Modem target biasanya akan mecoba
untuk memutuskan  hubungan (meng-'gantung' telepon) dan kemudian segera
mengangkat telepon lagi untuk mendial-out nomor tertentu. Nah, jika modem
milik sang penyerang  sudah di-set untuk 'menjawab' panggilan modem
target, maka sistem callback ini pun terpatahkan.

Beberapa jenis sistem callback mecoba untuk menanggulangi trik diatas
dengan cara menunggu untuk 'dial tone' sebelum mendial nomor. Sayangnya,
modem-modem ini dengan gampangnya bisa ditipu oleh penyerang yang
memainkan rekaman  nada 'dial tone' lewat hubungan telepon tersebut.
Satu-satunya jalan untuk mengatasi serangan seperti diatas adalah dengan
menggunakan dua set modem,  satu untuk menerima panggilan, dan satunya
lagi untuk mendial keluar. Hubungi perusahaan telepon untuk menginstall
dua 'line'. Yang satu harus di-set untuk  tidak memiliki kemampuan untuk
mendial-out dan yang satunya lagi di-set untuk tidak menerima panggilan
sama sekali. Setup seperti ini memang biasanya lebih mahal walaupun
sedikit lebih aman, jadi jarang ada perusahaan yang bela- belain
menginstall dua modem untuk sistem dialup mereka.

Harap dicatat bahwa metode penanggulangan seperti diataspun masih bisa
dipatah kan oleh penyerang yang memiliki pengetahuan dalam masalah
telekomunikasi dan perteleponan. Sebagai contoh, 'orang dalam' perusahaan
telepon bisa menginstall 'call-forwarding' di nomor telepon remote user
sistem target dan me-'reroute'  panggilan modem ke nomor lain. Sistem
callback bisa anda gunakan untuk mempertebal perisai  keamanan sistem
anda, tapi tentunya anda disarankan untuk tidak terlalu mengandalkan
metode ini untuk melindungi jaringan internal anda.      

Sebagai penutup, tentu saja artikel ini dipublikasikan hanyalah sebagai
informasi belaka (ahem). Gunakan ini untuk melindungi network anda dari
serangan tipe dialup. Serangan ini memang sukar dilakukan tapi tidak mustahil,
terlebih jika sang penyerang memiliki pengetahuan telko dan berpengalaman
lewat eksperimen-eksperimen dengan berbagai jenis modem.


Nahum Simon
senang dan hobinya utak-atik perangkat lunak.



------ Hemat Bandwith : Hapus pesan yang tidak perlu sebelum reply ------
SUBSCRIBE---> To:   [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong
UNSUBSCRIBE---> To: [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong
Moderator: Ronny <[EMAIL PROTECTED]>, Alex <[EMAIL PROTECTED]>
Web : http://hub.xc.org/cgi-bin/lyris.pl?enter=i-kan-software

Kirim email ke