~~~~~~~Forum Diskusi Software dan Internet untuk Kristen-Katolik~~~~~~~
Bung Nahum, apa kelebihan dari Bahasa Assembly dari bahasa lainnya? Saat ini saya baru saja mulai belajar bahasa pemrograman (baru satu bulan; perl dan python). Dari beberapa web site yang saya lihat, sepertinya Assembly tidak disarankan untuk dipelajari (bahkan untuk non-pemula), dan rata-rata malah menyarankan C/C++ sebagai bahasa yang harus dikuasai karena bagus performanya, lengkap, dan multi platform. Apakah Assembly punya kelebihan yang tidak bisa dilakukan C? Dari web-web yang saya kunjungi, kelihatannya Assembly dianggap sebagai bahasa yang "mengerikan" atau luar biasa sulit (dan tampaknya sudah ketinggalan jaman, maaf). Benarkah? Dan, kira-kira mana yang lebih bagus/hebat Visual Basic atau Delphi? (saya belajarnya cepat. Habis perl saya mau belajar VB atau Delphi. hehehe.....) >Regards, >Aza Ls ===> saran saya: Belajarlah baik-baik bahasa Assembly, mulai dari versi 1.0 bila PC Anda di bawah PC AT 386. Lebih baik versi 2.0 atau di atasnya bila PC AT Anda di atas PC AT 486. Kelebihan Assembly: cepat karena mengakses langsung ke perangkat lunak (port-interrupt-dll, karena Assembly memang dirancang untuk mengakses komponen perangkat keras/mesinnya/alatnya), hasil kompilasinya kecil. Hampir semua utility/tools yang cepat dan bagus dibuat memakai Assembly termasuk yang saya baca 'Java Script'/HTML. Kalau tidak salah Linux dibuat memakai C/C++. Unix dibuat memakai C/C++ ditambah Assembly (kalau tidak salah baca). Hampir semua pemrograman virus/anti virus memakai Assembly, paling tidak mereka mengerti Assembly. Jauh lebih baik belajar Assembly dikombinasikan dengan Turbo Pascal - nantinya naik ke Delphi. Memang di USA, C/C++ menjamur, tetapi di Eropa -> Pascal menjamur termasuk Rusia. Menurut saya : belajarlah baik-baik Assembly, sementara itu ambil waktu belajar C biasa, kemudian naik ke C++, sedang masalah OOP (object oriented programming) agak rumit dan membutuhkan waktu+buku+majalah +pengalaman yang lebih banyak. Kalau mau sekaligus belajar bersama-sama: Assembly+Pascal+C/C++. Tetapi jangan lupa belajar yang mudah seperti Foxpro/clipper, khususnya foxpro 2.5 baik DOS/windows-nya minta ampun, mudah-sederhana tetapi membutuhkan PC yang lebih canggih. Belajar Assembly, boleh memakai PC XT bila ekonomi kurang kuat. Kuat di Assembly/Pascal, saya jamin (bila Anda belajar lebih dari 500 Jam praktik langsung)-untuk pindah ke mana saja terlalu mudah dan cepat. Saya belajar HTML/Java script hanya butuh waktu tiga minggu, langsung melejit ke atas-atas. Kelemahannya: sulit-jelimet, khususnya untuk 100 jam pertama. Namun bila ada buku penunjang yang baik dan terarah, belajar Assembly menyenangkan, sekalipun seringkali dibuatnya frustrasi. Kalau mau hebat: jadi HACKER/kepala EDP, pegang dulu Assembly kemudian gabungkan dengan pascal/C/C++, saya jamin, ke mana pun Anda pergi, ke USA, singapore, austraslia, eropa===> Andalah orang pertama mendapat kedudukan pemimpin di bidang perangkat lunak. Ini saya bicara melihat prestasi murid bimbingan saya yang belajar Turbo Pascal baik-baik ditambah Assembly seadnya, waktu kuliah di USA, melamar di perusahaan perangkat lunak, langsung menjadi programmer kelas dua, gajinya cukup untuk membayar uang kuliah 20 persen, ini serius, dan sungguh-sungguh terjadi, tetapi orang ingin-minat belajar Pascalnya minta ampun. Assembly memang termasuk kelas paling berat karena julukannya kelas ars paling bawah ke mesin, bila menguasainya, Andalah rajanya pemrograman, Anda dapat jungkir balik-memerintahkan cpu+semua peralatannya untuk taat kepada Anda sekejak. Ingat perlu waktu dan ketekunan. Yang sulit selalu membuahkan kebahagiaan. Itu terbukti, saya sudah lama frustrasi dengan Assembly namun menyenanginya. Visual Basic termasuk sangat laris dan banyak peminatnya, semuat produk Microsoft pasti menyenangi Visual Basic karena kemudahan/fasilitasnya yang luar biasa. Sayang saya belajar Basic Interpreter+GW Basic+Quick Basic tidak lama hanya sekitar 3 tahun, tidak saya lanjutkan dengan Visual Basic. Namun saya banyak memahai Turbo Pascal mulai versi 3.0 hingga 7.0 (khususnya versi DOS, tidak terlalu banyak menguasai versi Windows-nya (BP 7.0), saat memasuki Delphi 1.0, 2.0, 3.0,4.0, 5.0 wwwaaaaah... sangat dimanjakan sekali, klik sana, klik sini jadi program yang sangat canggih, tetapi harus mengubah code pascalnya. Bila menguasai pascal, langsung masuk Delphi 1.0 - 5.0, pasti luar biasa, mau membuat apa saja tidak mengalami banyak kesulitan. Akhir kata banyak menguasai bahasa pemrograman wawasan lebih luas. Hanya: keluar uang beli buku+waktu praktiknya cukup lama, saya bisa berjam-jam /seharian mengetik program dan menjalankannya, habis senang/hobi tidak dapat uang tetapi selalu keluar uang beli buku/majalah. Oh ya, bila minat belajar assembly - jangan lupa beli tabloid komputek, baca karya/tulisan Tri Aji Winasi, karyanya ini diluncurkan sekitar tahun 1994-1995. Misal edisi: 132/Tahun III/17-24 April 1995 halaman 30 tentang : Penggunaan Lompatan tak bersyarat dalam assembly. dan masih banyak artikel lain sangat baik, demikian juga kumpulkan majalah Mikrodata edisi 1990-1995. Setelah tahun 1995 Mikrodata lebih banyak ke masalah internet dll. Mengenai bagus atau tidak - ini sangat tergantung dari penguasaan, kalau saya belajar assembly dan pascal/delphi, saya merasa saya dapat membuat apa saja melalui bahasa itu, tentu semuanya harus dikuasai benar-benar, mulai dari yang paling kecil/sederhana, dan jangan lupa lihat program orang, kemudian tanyakan apakah saya mampu membuatnya seperti itu, bila mungkin lebih baik/lebih cepat. salam dari Nahum Simon. coba Anda bandingkan memakai HTML dengan Java Script, mudah mana dan sulit mana. ------ Hemat Bandwith : Hapus pesan yang tidak perlu sebelum reply ------ SUBSCRIBE---> To: [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong UNSUBSCRIBE---> To: [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong Moderator: Ronny <[EMAIL PROTECTED]>, Alex <[EMAIL PROTECTED]> Web : http://hub.xc.org/cgi-bin/lyris.pl?enter=i-kan-software
