[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Syalom,
Saya sebagai pribadi dan mewakili teman-teman Gerakan Pemuda GPIB Immanuel
Semarang ingin mengucapkan selamat memulai tugas baru buat rekan-rekan di
Dewan Pemuda yang baru. Semoga karya yang digelar akan selalu bermanfaat
dalam memajukan Gerakan Pemuda GPIB di seluruh tanah air. Untuk DP lama yang
udah selesai masa tugasnya... selamat juga, 'cause udah bertugas sampai
selesai masa tugas. Trima kasih untuk semua pelayanan yang diberikan dengan
tetap setia sampai akhir.
Selanjutnya saya cuma mau sharing sama rekan-rekan GP. Dalam pembinaan
pengurus & pelayan BPK PA, PT, GP se-Mupel Jateng-DIY beberapa waktu lalu di
Kaliurang, Yoyakarta, kami PGP Mupel Jateng-DIY melakukan sharing informal
dan dari situ banyak masukan yang kami dapatkan bahwa ternyata dari
pengalaman PGP di berbagai jemaat, gerak langkah BPK sedikit banyak juga
tergantung dari pemahaman Pdt dan Majelis Jemaat, maupun juga Pengurus BPK
itu sendiri tentang bagaimana sebenarnya ber-GPIB. (Tentang Tata Gereja -
Struktur Organisasi, BPK, Pengelolaan Keuangan, dlsb.)
Seringkali pemahaman dan persepsi yang berbeda antara Pdt, Majelis Jemaat,
dan PGP tentang satu atau banyak hal menimbulkan hal-hal yang akhirnya bisa
membuat kondisi pelayanan menjadi kurang menyenangkan.
Ada dua pembicara dalam pembinaan itu (Pdt. Gerrits Singgih dari UKDW & Bung
Zonny dari DP) yang menekankan kepada PGP Mupel Jateng-DIY untuk selalu
mencoba melakukan komunikasi dua arah dan mencoba melihat permasalahan tidak
hanya dari satu sudut pandang, tapi dari berbagai aspek.
Hal tsb memang penting untuk dilakukan, tapi ternyata juga tidak
menyelesaikan masalah. Sedikitnya ada empat pengalaman nyata yang terungkap
(belum lagi yang tidak terungkap) dari 11 jemaat di Mupel Jateng-DIY yang
pernah dan masih terjadi bahwa antara PGP & sebagian PHMJ akhirnya harus
benar-benar "berkonfrontasi" dengan Pdt & sebagian PHMJ yang lainnya (atau
yang lebih parah juga : dengan BPK lain !) karena adanya ketidaksamaan
pemahaman tersebut.
Saya percaya hal-hal seperti itu tidak hanya terjadi di jemaat-jemaat di
Mupel Jateng-DIY saja, tapi pasti juga terjadi di jemaat-jemaat lain di
Mupel-Mupel lain.
Kunci untuk mengatasi hal itu kan harusnya dimulai dari kemauan bersama
antara Pdt, MJ & Pengurus BPK untuk memahami, menempatkan permasalahan itu
pada porsi yang seharusnya dan juga untuk menyelesaikan secara bersama-sama
permasalahan yang terjadi, dan yang lebih penting : lebih mengutamakan
pelayanan pada Tuhan.
Tetapi seringkali yang terjadi justru main tuding-tudingan atau malah tidak
sadar bahwa apa yang dilakukan itu tidak benar. Pdt & sebagian MJ yg merasa
lebih tua, lebih berwenang, lebih berpengalaman, dsb selalu menuding PGP
atau Pengurus BPK lain sebagai anak-anak yang lebih muda, belum
berpengalaman, belum tau mana yang benar, dst yang harus mau menuruti apa
yang dikatakan orang yg lebih tua.
Tapi justru kadang-kadang yang dibilang 'anak-anak' ini melihat bahwa apa
yang dilakukan oleh orang-orang tua itu tidak pada tempatnya, tidak dapat
dijadikan contoh, tidak dalam kerangka "melayani Tuhan", tapi hanya dalam
kerangka "melayani diri sendiri" atau "melayani kelompok sendiri".
Hal-hal yang terjadi secara nyata itu menimbulkan pemikiran bahwa seharusnya
yang dibina bukanlah hanya para pengurus & pelayan BPK saja, tapi juga para
Majelis Jemaat (terutama PHMJ) dan para pendeta (terutama yang juga menjadi
Ketua Majelis Jemaat).
Memang setahu saya, sebelum memulai tugas, para Majelis Jemaat yang baru
dipilih sudah mengikuti pembinaan. Yang menjadi pertanyaan, apakah materi
tentang BPK, tentang pengelolaan keuangan gereja, juga termasuk dalam materi
bina, karena MJ seringkali tidak mengetahui dengan jelas mengenai hal-hal
tsb, shg apa yang dikatakan pdt selalu dituruti dan dilakukan padahal belum
tentu benar. Dan kadang-kadang, meskipun tahu bagaimana yang seharusnya, MJ
juga tetap menuruti apa yang tidak benar itu dengan alasan "biar nggak
ribut".
Trus kalo udah gitu apa yang sebaiknya dilakukan oleh PGP ? Berusaha
melakukan komunikasi 2 arah, udah, tapi mental. Berusaha melihat
permasalahan dari berbagai aspek udah juga, kita bisa ngerti keterbatasan2x
berbagai pihak sebagai manusia, tapi kan kesalahan yang terjadi nggak bisa
dibiarin aja dong... Bisa-bisa BPK-nya jadi mandeg gara-gara itu (dan itu
udah terjadi sedikitnya di satu jemaat, meskipun harus diakui juga bukan
melulu karna kesalahan pdt & MJ).
So, any opinion from GP-ers ?
Yah, anyway, apa pun yang terjadi, perjalanan pelayanan di dalam GP dan juga
BPK lain kan harus tetap berlanjut ya.
O ya, satu pertanyaan yang juga muncul dalam pembinaan BPK PA, PT, GP Mupel
Jateng-DIY di Kaliurang itu, yang mungkin juga udah sering dipertanyakan :
"Kenapa skarang gak pernah ada lagi Pertemuan Raya BPK ?"
Padahal perlu juga tuh. Yah, memang banyak aspek juga yang harus
dipertimbangkan, tapi kalo bisa kenapa nggak ?
Okay, sorry kalo kepanjangan nih curhat-nya. Kalo ada tanggapan atau bagi2x
pengalaman boleh dong...
In Christ love,
Nova Chatim
GP GPIB Immanuel
Semarang
_________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com.
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
[w] Homepage GP GPIB http://www.gpgpib.org
[w] GPmail! http://mail.gpgpib.org
[w] GPCities! http://www.gp2000-list.com
[w] Buku Sejarah GP GPIB http://www.menitijalanberliku.com
[w] Milis GP2000 : http://milis.gpgpib.org
[m] Milis e-SBU : [EMAIL PROTECTED]
[m] Milis BPK PA/PT GPIB : [EMAIL PROTECTED]