[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
               BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Yang terkasih Nova,

Banyak sebab yang mendorong seseorang (dalam hal ini adalah Presbiter yaitu
Pdt/Pen/Diak) untuk bertindak/bertingkah laku seperti yang telah anda alami.
Beberapa sebab itu antara lain:
-.      Mungkin karena kurang pengetahuan. Kalau hal ini yang terjadi
pembinaan-pembinaan dalam bentuk ceramah / tanya jawab bisa menjawab masalah
ini.
-.      Mungkin karena kebutuhan (Needs). Contohnya: kebutuhan untuk
dihormati (post power syndrom, kebudayaan paternalistik, dlsb.). Kalau hal
ini yang terjadi maka pola pembinaan yang di atas tidak bisa menjawab
persoalan itu.

Masih banyak lagi hal-hal lain yang menjadi alasan mengapa seseorang
mengambil keputusan / bertindak / bertingkah laku. Ada sebuah buku bagus
judulnya "Membangun dengan Pisang". Saya lupa pengarangnya. Dari judulnya
saja anda pasti sudah bisa membayangkan apa isi tulisannya. Kalau orang
biasanya membangun dengan batu bata, kalau Gereja membangun dengan "pisang"
..... bayangkan kesulitannya. Apalagi bahkan pisangnya itupun tidak sama,
ada pisang raja ada pisang susu dan pisang-pisang lainnya.

Di dalam timnya Tuhan Yesus (murid-muridNya)pun ada berbagai macam "pisang".
Ada yang sok hebat/pahlawan (Petrus), ada yang iri satu sama lain (siapa
yang paling besar di Kerjaan Sorga), ada yang mau menang sendiri (kalau bisa
nanti keluarganya di Sorga duduk di sebelah kanan dan kiri Kristus), ada
yang tidak memahami visi pelayanan Yesus (mengusir anak-anak, mengusir orang
penyakit kusta), bahkan ada pula "pisang busuk" yaitu yang menghianati Yesus
(Yudas Iskariot).

Dalam pelayanannya Paulus juga dijumpai hal yang sama. Ada yang desersi
(Markus), sehingga mengakibatkan "pertengkaran" dalam prinsip pelayanan
antara Paulus dan Apolos, dan akhirnya "tim penginjilan/pelkesnya" harus
terpecah dua.

Bottom linenya adalah banyak masalah yang tidak dapat diselesaikan. Semua
itu tidak membuat Yesus ataupun Paulus mundur dari pelayanan mereka. Semua
masalah di atas dilihat sebagai tantangan (challenge) dan bukan hambatan
(constraints).
Saya kira jawaban yang diberikan oleh pak Gerrit dan bung Zonny di dasarkan
atas pemahaman ini.

Saya cuma sekedar sharing hasil refleksi. Mudah-mudahan membantu

Gerhard Rumeser
GPIB Jemaat Gloria
Bekasi

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
[w] Homepage GP GPIB http://www.gpgpib.org
[w] GPmail! http://mail.gpgpib.org 
[w] GPCities! http://www.gp2000-list.com
[w] Buku Sejarah GP GPIB http://www.menitijalanberliku.com
[w] Milis GP2000 : http://milis.gpgpib.org
[m] Milis e-SBU : [EMAIL PROTECTED]
[m] Milis BPK PA/PT GPIB : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke