[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
(DSP-4) Sebab jika Ishak yang akan disembelih, maka Ibrahim akan
mengembalikan Ishak ke ibunya yang hidup di "Heberon Kana'an" sampai masa
wafatnya (Kejadian 23:2), dan bukan kembali ke Besyeba tempat tinggal Hajar.
(P-4) Sara tidak tinggal di Hebron kala itu melainkan di Bersyeba tempat
tinggal Abraham, dan Hagar tidak tinggal di situ melainkan jauh di sebelah
selatan Bersyeba di padang gurun Paran. Berbeda dengan selang waktu antara
berita kitab Kejadian fasal 21 dan 22 yang sifatnya segera dan ketika itu
Ishak masih remaja, Kejadian fasal 23 sudah mengalami selang waktu puluhan
tahun setelah diselingi cerita tentang keturunan Nahor (Kej.22:20-24). Sara
melahirkan Ishak ketika Abraham berumur 100 tahun (Kej.21:5), ini berarti
umur Sara lebih sedikit dari itu, dan Sara meninggal pada umur 127 tahun di
Hebron (Kej.23:1-2), jadi ada selang kurang-lebih 30 tahun antara kelahiran
Ishak di kota Gerar dan kematian Sara di kota Hebron di sebelah utara
Bersheba. Memperkirakan umur Ishak kala itu kurang-lebih 10 tahun, berarti
ada selang lebih-kurang 20 tahun antara Kejadian fasal 22 (pengorbanan
Ishak) dengan fasal 23 (kematian Sara). Jadi kalau dalam umur tuanya Abraham
masih tinggal di Bersyeba bersama Ishak dan Sara pada umur-umur mendekati
ajalnya kemudian pindah ke Hebron, 20 tahun adalah waktu selang yang cukup
lama untuk menghasilkan hal ini.
(DSP-5) Jadi sudah jelas sekali, bahwa kata Ishak pada ayat tersebut adalah
kepalsuan yang sengaja disisipkan. Saya usulkan kepada penulis dan
penterjemah Alkitab sebagai berikut: "Alangkah baiknya jika kata "Bersyeba"
yang terdapat pada Kejadian fasal 21 dan 22 diganti dengan kata "Heberon",
agar tidak terjadi kesimpang siuran. Atau mengganti kata "Ishak" dengan kata
"Ismail". Silahkan dipilih sendiri supaya makna dan pengertian ayat-ayat
tadi tidak tumpang tindih dan membingungkan para pembacanya."
(P-5) Dari konteks ayat-ayat sebelum dan sesudah Kejadian fasal 22 (fasal
18-23) jelas terlihat bahwa memang ceritanya tentang pengorbanan Ishak
setelah Ismael pindah ke padang gurun Paran. Justru kalau nama kota
'Beryeba' diganti 'Hebron', untuk memuaskan keinginan kelompok tertentu,
malah akan terjadi kesimpang siuran, soalnya kalau Abraham, Sara dan Ishak
masih berkumpul di Berseyba untuk waktu yang lama (apalagi setelah Abraham
kehilangan Hagar dan Ismael), tentu Sara tidak perlu cepat-cepat berpisah
dengan Abraham dan pindah ke Hebron untuk menunggu kematiannya 20 tahun
kemudian. Alkitab berbicara apa adanya sehingga tidak bisa nama kota atau
nama orang diganti-ganti menurut keinginan manusia.
Semoga penjelasan ini meneguhkan kepercayaan kita bahwa Alkitab berkata
benar dan kita dapat mengimaninya sebagai kebenaran.
Salam kasih dari Herlianto
FYI.
Zonny - Immanuel Depok
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
[w] Homepage GP GPIB http://www.gpgpib.org
[w] GPmail! http://mail.gpgpib.org
[w] GPCities! http://www.gp2000-list.com
[w] Buku Sejarah GP GPIB http://www.menitijalanberliku.com
[w] Milis GP2000 : http://milis.gpgpib.org
[m] Milis e-SBU : [EMAIL PROTECTED]
[m] Milis BPK PA/PT GPIB : [EMAIL PROTECTED]