[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
SEMENIT RENUNGAN

Adalah seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah.
Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya
memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak
itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap
kali dia marah...
Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke
pagar setiap kali dia marah....
Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang....
Dia mendapati bahwa ternyata lebih
mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke
pagar...
Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa
sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak
cepat kehilangan kesabarannya...

Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang
kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku
untuk setiap hari dimana dia tidak marah....
Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya
memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut
olehnya...
Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar....
"Hmm....? Kamu telah berhasil dengan baik anakku...,
tapi, lihatlah lubang-lubang di pagar ini, pagar ini
tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya,
ketika  kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan...
Kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini...
di hati orang lain".
"Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu
mencabut pisau itu... tetapi tidak peduli beberapa
kali kamu minta maaf.... Luka itu akan tetap ada...
dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya
dengan luka fisik bahkan lebih  sakit ...."

Tapi, Kawan-kawan, Lubang bekas paku juga ada di kedua telapak tangan Tuhan Yesus. Dan kita tahu lubang itu karena apa? Dan lubang itu ada di kedua telapak tanganNya agar tidak ada lagi lubang-lubang bekas paku di hati setiap orang.
 
Dengan tangan yang berlubang paku dan nyeri yang teramat sangat karena lubang itu menyayat kulitNya, Dia berkata dengan penuh kasih : "Bapa, ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."

Memang akan ada banyak lubang bekas paku di "pagar" hati kita, tetapi apakah kita tidak bisa menghilangkan lubang-lubang itu dan membiarkannya berlubang di hati kita?

Tuhan Yesus mengajarkan berdoa : ... Ampunilah kesalahan kami, seperti kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami...."

Semoga ini lebih menyejukkan dan bukan malah menambah lubang bekas paku di "pagar" hati kita.
 
 
Salam hangat
Fauzan Soedira
GPIB Immanuel Depok
Depok - Jawa Barat
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
[w] Homepage GP GPIB http://www.gpgpib.org
[w] GPmail! http://mail.gpgpib.org
[w] GPCities! http://www.gp2000-list.com
[w] Buku Sejarah GP GPIB http://www.menitijalanberliku.com
[w] Milis GP2000 : http://milis.gpgpib.org
[m] Milis e-SBU : [EMAIL PROTECTED]
[m] Milis BPK PA/PT GPIB : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke