[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Cerita yang menyentuh, maaf kalau sudah pernah diposting tapi engga rugi kok
baca dua kali....
Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung
pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu
dari tempayan itu retak, yang satunya tidak.
Tempayan yang tidak retak selalu dapat membawa air penuh dari mata air ke
rumah majikannya, sedang tempayan retak itu hanya dapat membawa air setengah
penuh.
Selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari. Si tempayan yang tidak retak
merasa bangga akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnya dengan
sempurna. Namun si tempayan retak merasa malu sekali akan
ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan
setengah dari yang seharusnya dapat diberikannnya.
Tertekan oleh kegagalan ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang
air,"Saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf
kepadamu." "Kenapa?" tanya si tukang air, "Kenapa kamu merasa malu?" "Saya
hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air karena retakan
pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju
rumah majikan kita. Karena cacadku itu, saya telah membuatmu rugi." kata
tempayan itu.
Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak dan berkata, "Jika kita
kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga
indah di sepanjang jalan." Benar, ketika mereka naik ke bukit, si
tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah
di sepanjang sisi jalan, dan itu membuatnya sedikit terhibur.
Kata tukang air kepada tempayan retak:"Apakah kamu memperhatikan adanya
bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu tapi tidak ada bunga di sepanjang
jalan di sisi tempayan lain yang tidak retak itu. Itu karena aku selalu
menyadari akan cacadmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam
benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu, dan setiap hari jika kita
berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua
tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja
majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu adanya, majikan kita tak akan
dapat menghias rumahnya seindah sekarang."
Setiap dari kita memiliki cacad dan kekurangan kita sendiri. Kita semua
adalah tempayan retak. Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan
kekurangan kita untuk menghias-Nya. Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada
yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahanmu
dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan.
Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, Kita menemukan kekuatan kita.
Pengarang tidak diketahui
DIDI-GPIB TORSINA
JAKARTA
_________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com.
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
[w] Homepage GP GPIB http://www.gpgpib.org
[w] GPmail! http://mail.gpgpib.org
[w] GPCities! http://www.gp2000-list.com
[w] Buku Sejarah GP GPIB http://www.menitijalanberliku.com
[w] Milis GP2000 : http://milis.gpgpib.org
[m] Milis e-SBU : [EMAIL PROTECTED]
[m] Milis BPK PA/PT GPIB : [EMAIL PROTECTED]