[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
               BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Racun Penyembuh

Seorang gadis bernama Li-li menikah dan tinggal
bersama suami dan ibu
mertua. Dalam waktu singkat, Li-li menyadari bahwa ia
tidak dapat cocok
dengan ibu mertuanya dalam segala hal. Kepribadian
mereka berbeda, dan

mengakibatkan Li-li tidak menyukai sang ibu mertua.
Terlebih Li-li juga
sering dikritik hampir setiap hari.
Hari demi hari, minggu demi minggu, Li-li dan ibu
mertua tidak pernah
berhenti konflik dan bertengkar. Keadaan jadi tambah
buruk, karena
berdasarkan tradisi Cina, Li-li harus taat kepada
setiap permintaan 
sang
mertua. Semua keributan dan pertengkaran di rumah itu
mengakibatkan 
suami
yang miskin itu ada dalam stress yang besar. Akhirnya,
Li-li tidak 
tahan
menghadapi temperamen buruk dan dominasi ibu
mertuanya, dan dia 
memutuskan
untuk melakukan sesuatu ..., Li-li pergi menemui teman
baik ayahnya, Mr
Xam,
ahli ramuan obat-obatan/jamu.
Diterangkannya apa yang dialaminya dengan ibu
mertuannya, dan ia 
meminta
agar Mr Xam dapat memberinya sejumlah racun supaya
semua kesulitannya
selesai. Mr Xam berpikir sejenak dan tersenyum dan
akhirnya berkata, 
...
"Li-li, saya akan menolong, tapi kamu harus
mendengarkan dan melakukan
semua
yang saya minta".
Li-li menjawab, . "Baik, Saya akan melakukan apa saja
yang anda minta." 
Mr
Xam masuk kedalam ruangan dan kembali beberapa menit
kemudian dengan
sekantong jamu. Dia memberitahu Li-Li, "Kamu tidak
boleh menggunakan 
racun
yang be-reaksi cepat untuk menyingkirkan ibu mertuamu,
karena nanti
orang-orang akan curiga. Karena itu Saya memberimu
sejumlah jamu yang
secara
perlahan akan meracuni tubuh ibu mertuamu". .. "
Setiap hari masaklah daging sapi atau ayam dan
kemudian campurkan 
sedikit
jamu ini. Nah, untuk memastikan bahwa tidak ada orang
yang mencurigaimu
pada
waktu ia meninggal, kamu harus berhati-hati dan
bertindak dangan sangat
baik
dan bersahabat.
Jangan berdebat dengannya, taati dia, dan perlakukan
dia seperti 
seorang
ratu." .. Baik kata Li-li .. akan saya turuti, hatinya
sangat senang 
karena
rencananya dapat berhasil.
LI-LI Pulang ke rumah dan memulai rencana pembunuhan
terhadap ibu 
mertua.
Minggu demi minggu berlalu, dan berbulan-bulan
berlalu, dan setiap 
hari,

Lili melayani ibu mertua dengan masakan yang dibuat
secara khusus. 
Li-Li
ingat apa yang dikatakan Mr Xam tentang menghindari
kecurigaan, jadi 
Li-Li
mengendalikan emosinya, mentaati ibu mertua,
memperlakukan ibu 
mertuanya
seperti ibu-nya sendiri dengan sangat baik dan
bersahabat.
Setelah enam bulan, seluruh rumah berubah. Li-li telah
belajar
mengendalikan
emosi-nya begitu rupa sehingga hampir-hampir ia tidak
pernah meledak 
dalam
amarah atau kekecewaan. Dia tidak berdebat sekalipun
dengan ibu 
mertua-nya,
yang sekarang kelihatan jauh lebih baik dan mudah
ditemani. Sikap ibu
mertua
terhadp Li-li berubah, dan dia mulai menyayangi Li-li
seperti anaknya
sendiri. Dia terus memberitahu teman-teman dan
kenalannya bahwa Li-li
adalah
menantu terbaik yang pernah ditemuinya. ... Li-li dan
ibu mertuanya
sekarang
berlaku sepertu ibu dan anak sungguhan. Suami Li-li
sangat senang 
melihat
apa yang telah terjadi.
Suatu hari, Li-li datang menemui Mr. Xam dan minta
pertolongan lagi. 
Dia
berkata, . "Mr Xam, tolonglah saya untuk mencegah
racun itu membunuh 
ibu
mertua Saya. Dia telah berubah menjadi wanita yang
sangat baik dan saya
mengasihinya seperti ibu saya sendiri. .. Saya tidak
ingin dia mati 
karena
racun yang saya berikan.
" Mr. Xam tersenyum dan mengangkat kepalanya. ...
"Li-li, tidak usah
khawatir, saya tidak pernah memberimu racun, jamu yang
saya berikan 
dulu
adalah vitamin untuk meningkatkan kesehatannya.
Satu-satunya racun yang pernah ada ialah didalam
pikiran dan sikapmu
terhadapnya, tapi semua sudah lenyap oleh kasih yang
engkau berikan
padanya.
Renungan:
Intropeksi diri adalah yang pertama dan utama jika
menghadapi 
pertentangan
masalah, untuk mengharapkan orang lain yang berubah
sifatnya & 
mengasihi
terlebih dahulu adalah sukar. Cara terbaik adalah diri
sendiri yang 
berubah
sifatnya dan belajar mengasihi terlebih dahulu. Api
jangan dilawan api
karena akan bertambah besar.
Kebaikan hati adalah bahasa yang terdengar oleh orang
tuli, dan 
terlihat
oleh orang buta. (Mark Twain)
"Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat
kepadamu, 
perbuatlah
juga demikian kepada mereka. Dan jikalau kamu
mengasihi orang yang
mengasihi
kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun
mengasihi juga
orang-orang yang mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu
berbuat baik 
kepada
orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu?
Orang-orang 
berdosapun
berbuat demikian" ( Luk 6:31-33 )

Rudolf Tumbelaka
GPIB 'Yoppe' Belawan




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Auctions - buy the things you want at great prices
http://auctions.yahoo.com/

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
[w] Homepage GP GPIB http://www.gpgpib.org
[w] GPmail! http://mail.gpgpib.org 
[w] GPCities! http://www.gp2000-list.com
[w] Buku Sejarah GP GPIB http://www.menitijalanberliku.com
[w] Milis GP2000 : http://milis.gpgpib.org
[m] Milis e-SBU : [EMAIL PROTECTED]
[m] Milis BPK PA/PT GPIB : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke