[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
               BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Judul di atas memang tampak aneh karena yang biasa kita dengar dan kita
ucapkan adalah bahwa gerejalah yang menggarami dunia, sebagaimana tertulis
di Matius 5:13. Judul ini tidak lepas dari realita pola kehidupan gereja
akhir-akhir ini.

'Dunia menggarami gereja' merupakan suatu ironi bahwa pengaruh dunia telah
mampu menetralisir dan merusak sifat 'garam' dalam gereja, sekaligus
menggantikan hakekat 'garam' dengan hakekat lainnya yang berasal dari dunia.
Sehingga pola hidup gereja bisa dikatakan tidak jauh beda dengan dunia, dan
bahkan gereja justru banyak mengadopsi pola hidup dunia ini.

Dengan demikian, banyak gereja yang menjadi korban 'garam' dunia. Seorang
jemaat, atau bahkan yang bertitel pelayanan jemaat, dengan penuh gaya harus
meninggalkan suasana peribadatan karena tiba-tiba terdengar suara
handphone-nya berbunyi, seakan-akan menunjukkan adanya suatu pesan yang
sangat penting dan mendesak untuk dijawa�b waktu itu juga. Ada anggapan umum
bahwa pemilik handphone adalah orang yang begitu penting sehingga suasana
doa pun harus ditinglkan untuk melayani pesan yang masuk melalui
handphone.

Salah satu trend artis di Barat maupun di Indonesia saat ini ialah
berpakaian sangat ketat dan seksi sehingga menjadi salah satu daya tarik
tersendiri bagi khalayak ramai. Hal semacam ini pun banyak diadopsi jemaat
dalam hidup bergereja. Sehingga tidak heran kalau banyak orang ke gereja
dengan pakai rok sebatas ujung paha dan pakaian ketat agar lekuk tubuhnya
juga menjadi perhatian lawan jenisnya. Mode-mode yang berkembang di dunia
pemuda saat ini, seperti rambut metal, pria pakai anting-anting, model
celana jenas compang-camping, dan sebagainya juga merasuk ke dalam gereja.

Banyak orang Kristen mengalami degradasi iman karena kesurupan kesukaan akan
kesenangan duniawi. Beribu-ribu orang Kristen yang duduk di gedung bioskop
dan membuka diri mereka terhadap pengaruh-pengaruh buruk, yang dulunya
mereka benci. Orang Kristen itu tidak secara langsung menyerahkan dirinya
kepada suatu rupa dosa tertentu, akan tetapi mereka merasa menikmati/candu
terhadap film-film yang condong kepada percabulan, kekerasan, kejahatan,
pesta kemewahan, dan sebagainya.

Melihat realitas kehidupan orang Kristen sedemikian rupa, maka iblis, dengan
tertawa, akan berkata di hadapan Allah yang Maha Kudus: "Lihatlah orang
Kristen sekarang ini, pecandu TV. Lihatlah, mereka tahan berjam-jam menonton
film drama telenovela, lawak, acara olah raga, dan sebagainya, hingga mereka
tidak ada waktu untuk bersekutu dengan Allah. Lihatlah, mereka memutuskan
hubungan dengan Allah hanya dengan menekan tombol TV. Setelah itu, ada yang
berburu, memancing, main golf di lapangan mewah, tennis, basket, dsb,
sehingga mereka berkata 'tidak ada waktu untuk belajar Firman Tuhan'.
Seperti inikah orang beriman yang bisa mengalahkan pengaruh dunia?. "

Pencobaan utama dalam Kekristenan pada jaman ini ialah kemakmuran.
Kemakmuran dan kekayaan membuat Kekristenan tidak memerlukan apa-apa lagi.
Memang menjadi kaya bukanlah suatu kejahatan, akan tetapi menjadi fatal
ketika kekayaan membuat Kekristenan menjadi hambar, hingga mengikut Tuhan
tidak sepenuh hati dan hanya mementingkan diri sendiri.

Dengan demikian, iblis, dengan tertawa, akan berkata di hadapan Allah yang
Maha Suci: "saya telah mengelilingi dunia ini untuk mengamati orang-orang
Kristen. Lihatlah, mereka telah melupakan Engkau hanya karena kekayaan
mereka; rumah mewah, mobil mewah, pakaian mewah, makanan mewah, tanah, uang
simpanan, dsb. Lihatlah, mereka telah gila uang. Mereka terjangkit penyakit
jaminan keamanan. Lihatlah, mereka membeli perkakas-perkakas baru. Lihatlah,
mereka tidak beda dengan dunia ini; hidup berlebih-lebihan tanpa berbelas
kasihan, menikah lalu bercerai."

Materialisme dan hedonisme merupakan cobaan berbahaya bagi Kekristenan yang
tak kalah dengan penggunaan narkoba, seks atau alkohol. Banyak orang Kristen
yang terikat dan terbius oleh hal-hal materi. Kekristenan banyak yang
diasyikkkan dengan benda-benda materi sehingga imannya suam-suam kuku dan
lemah kerohaniannya, padahal di tengah-tengah kemewahan dan kekayaan itu
jiwa tak akan terpuaskan. Inilah kondisi yang empuk bagi iblis untuk
menyesatkan orang-orang beriman.

Kiranya tulisan sederhana ini menjadi refleksi bagi kita semua. Tuhan Yesus
memberkati. Amin.


%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
[w] Homepage GP GPIB http://www.gpgpib.org
[w] GPmail! http://mail.gpgpib.org 
[w] GPCities! http://www.gp2000-list.com
[w] Buku Sejarah GP GPIB http://www.menitijalanberliku.com
[w] Milis GP2000 : http://milis.gpgpib.org
[m] Milis e-SBU : [EMAIL PROTECTED]
[m] Milis BPK PA/PT GPIB : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke