[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
SEBUAH KURSI KOSONG
Seorang gadis mengundang pastor Paroki untuk datang ke
rumahnya mendoakan ayahnya yang sedang sakit. Pada
waktu pastor datang, ia mendapati seorang bapak tua
yang sedang berbaring lemah di tempat tidur, dan
sebuah kursi kosong di depannya.
"Tentu anda telah menanti saya", kata si Pastor.
"Tidak, siapakah anda?", tanya bapak itu. Pastorpun
memperkenalkan diri dan berkata, "Saya melihat kursi
kosong ini, saya kira Bapak sudah tahu kalau saya akan
datang."
"Oo, kursi itu," kata si Bapak, "Maukah anda menutup
pintu kamar itu ?" Sambil bertanya-tanya dalam hati,
Pastorpun menutup pintu kamar.
"Saya mempunyai sebuah rahasia, tidak ada seorangpun
yang mengetahuinya, bahkan putri tunggal sayapun tidak
tahu," kata si Bapak. "Seumur hidupku saya tidak
pernah tahu bagaimana caranya berdoa. Di gereja saya
pernah mendengarkan kotbah Pastor tentang bagaimana
caranya berdoa, tapi semuanya itu berlalu begitu saja
dari kepala saya."
"Semua cara sudah saya coba, tapi selalu gagal,"
lanjut si Bapak, "Sampai pada suatu hari, tepatnya 4
tahun yang lalu, seorang sahabat karib saya mengajari
suatu cara yang amat sederhana untuk dapat
bercakap-cakap dengan Yesus."
"Dia mengajari saya begini : duduklah di kursi,
letakkan sebuah kursi kosong di depanmu, lalu
bayangkan Yesus duduk di atas kursi tersebut. Ini
bukan
hantu-Nya lho, karena Ia telah berjanji "akan
senantiasa besertamu", kemudian berbicaralah biasa
seperti halnya kamu sedang bercakap-cakap dengan saya
saat ini."
"Sayapun mencoba cara yang diberikan teman saya itu,
dan sayapun dapat menikmatinya. Setiap hari saya
melakukannya sampai beberapa jam. Semuanya itu saya
lakukan secara sembunyi-sembunyi, agar putri saya
tidak menganggap saya gila kalau melihat saya
bercakap-cakap dengan kursi kosong."
Si Pastor sangat tersentuh akan cerita Bapak itu, dan
memberi dorongan agar si Bapak tetap melanjutkan
kebiasaan berdoa tersebut.
Setelah berdoa bersama, dan memberinya Sakramen
Perminyakan, Pastor pun pulang. Dua hari kemudian, si
gadis memberitahu Pastor kalau ayahnya telah meninggal
tadi siang.
"Apakah ia meninggal dengan damai?" tanya si Pastor.
"Ya, waktu saya pamit untuk membeli beberapa keperluan
ke toko siang itu, ayah memanggil saya dan mengatakan
bahwa ia sangat mencintai saya, lalu mencium kedua
pipi saya. Satu jam kemudian, pada waktu saya pulang
dari berbelanja, saya mendapati ayah sudah meninggal."
"Tapi ada suatu kejadian yang aneh waktu ayah
meninggal. Ia meninggal dalam posisi duduk diatas
tempat tidur dengan kepala tersandar pada kursi kosong
yang ada di sebelah tempat tidur. Bagaimana pendapat
Pastor ?"
Sambil mengusap air matanya, Pastor pun berkata, "Saya
berharap kita semua >kelak dapat meninggal dengan cara
itu."
Salam Sejahtera,
Rocky Salomo
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get personalized email addresses from Yahoo! Mail - only $35
a year! http://personal.mail.yahoo.com/
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%