[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Masalah ini menarik, karena rata-rata bahkan mungkin semua PGP mengalami
hal yang sama. Bukan hanya diperkotaan tapi juga sampai dipedesaan.
Dari yang saya tahu, GPIB punya Pemahaman Iman dan Pola Pelayanan.
Pemahaman Iman GPIB adalah Cara Pandang Jemaat GPIB terhadap Suatu Dokma
(Seperti Keselamatan, Manusia, Firman Tuhan, Masa Depan dll). Untuk hal
ini tentunya ketika kita memilih menjadi Jemaat GPIB maka Pemahaman ini
berlaku juga buat kita.
Nah... kalo ibadah menurut saya masuk dalam Pola Pelayanan.
Ibadah itu sendiri simpelnya adalah miniatur kehidupan kita sehari-hari.
Karena sesungguhnya seluruh hidup kita adalah Ibadah. Di dalamnya ada
Menghadap Tuhan(di dalamnya ada Pengampunan Dosa), Pelayanan Firman,
Persembahan dan pengutusan. Ibadah bagi orang kristen adalah tempat umat
Tuhan mengisi ulang dirinya dan disegarkan kembali dengan Firman Tuhan.
Selain itu,
Ibadah dalam arti kontemplasi berarti melakukan pengosongan batin dari
segala hiruk pikuk dunia dan berusaha memperoleh ketenangan, bias dalam
bentuk doa, nyanyian atau diam. Menurut Henri Nouwen, keheningan hati
akan memberi kepekaan batin yang merupakan awal dari kehidupan rohani.
Maka langkah pertama dalam spiritualitas adalah memasuki batin sendiri.
Perlulah saya catat bahwa tidak pernah ada kontemplasi tanpa melibatkan
tubuh: sikap-sikap, peran otot, pikiran, perasaan dan sebagainya. Maka
ibadah dalam arti kontemplasi selalu berarti keterlibatan seantero
kehidupan dalam hubungan dengan yang ilahi. Langkah ini mencakup ibadah
formal (kebaktian-kebaktian, PA, perayaan dsb), retreat, dan berbagai
bentuk ibadah non-formal lainnya.
Saya juga pernah mendengar bahwa GPIB mengikuti aliran Kalivinis yang
menganut bahwa Ibadah itu harus tenang dan khusuk. Bahkan kalo bisa
suara jarum jatuhpun tidak boleh terdengar.
Saya gak mengada-ada tapi saya mengalaminya sendiri, bahwa kadangkala
Anak Muda kristiani hampir sulit membedakan antara Konser Musik dan
Ibadah. Kadangkala kita selalu memanjakan anggota kita tanpa
memperhatikan kehendak Tuhan. Dalam Ibadah harusnya kita menyenangkan
hati Allah bukan hanya menyenangkan hati kita sendiri dengan suasana
yang sesuai keinginan kita atau dengan pembicara yang menjadi Idola
kita. Kadangkala kita datang dalam satu KKR hanya untuk melihat artis
yang hadir atau pendeta selebritis yang jadi pembicara, sepulang dari
sana kita hanya membawa cerita-cerita bagaimana lucu dan ganteng atau
cantiknya dia, atau betapa hebatnya dia berhasil menyembuhkan orang
lumpuh, dan pada akhirnya kita sering lupa bahwa Allah jua lah yang
harus ditinggikan dan dipuji.
Saya tidak bermaksud keras dan sok Kalvinis atau sok GPIB-nis, tapi
seharusnya kita juga mulai mendewasakan anggota kita dengan belajar
menikmati segala jenis Ibadah, siapapun Pembicaranya atau apapun jenis
lagunya. Karena yakinlah Allah sedang berkarya ketika Ibadah itu
berlangsung. Yang penting saat itu kita memperoleh berkat yang dari
Tuhan untuk kita Praktekan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Jadi kita semua harus sadar bahwa Ibadah adalah bukan satu-satunya
kegiatan GP. Justru selaku PGP kita sudah mulai harus menyentuh
kebutuhan mendasar anggota atau jemaat atau sekitar kita dengan
pelayanan-pelayanan yang kita adakan. Idealnya siapapun yang datang,
berapapun yang hadir, mereka hadir bukan karena anda yang merancang
acaranya tapi mereka datang karena kerinduan kepada Tuhan Yesus Kristus.
Dan kita hanyalah alat. Paulus Menanam, Apolos Menyiram, Allah yang
memberi Perumbuhan.
Mohon maaf bila ada salah kata. Ini diskusi Toh...:)
Tuhan memberkati
oRi
Petra Bogor
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%