[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
               BPK GP GPIB [w] http://milis.gpgpib.org
======================================================================
                  1 Juli 2001 : 2 Tahun Milis GP2000
           15 Juli 2001 : 51 Tahun BPK Gerakan Pemuda GPIB            
      Posting Ucapan Anda di -> http://bukutamu-milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN

Shaloom,..!
Dear all,
Mungkin foreward e-mail dari teman saya di bawah ini bisa menjadi 
referensi tambahan tentang  film "the body"

Tuhan Memberkati
Jones
Anggota GP
GPIB Jemaat Anugerah-Bekasi 

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~<e-AyahBunda>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Saya sudah menonton film tersebut kira-kira satu bulan yang lalu.
  Mohon maaf jika saya justru menilai film ini BAGUS sekali untuk 
ditonton

  oleh umat kristiani. Kesimpulan yang ditulis pada email ini (oleh Sdr.
  Leon?) kurang menyimak isi cerita film the body ini.
  Sepertinya menontonnya tidak cukup sekali (atau minimal dua kali).

  Film ini menceritakan ditemukannya kerangka dari manusia yang disalib 
di

  sebuah kuburan. Bukti-bukti fisik dan kuburannya mirip (saya tidak
  katakan sama) dengan bukti fisik dan kuburan dari Tuhan kita Yesus 
Kristus. Yang

  pasti bahwa menurut sejarah bahwa orang yang disalib pada jaman dahulu
  adalah seorang kriminal yang sudah pasti tidak akan dikubur di suatu
  kuburan yang mewah (kuburan orang kaya) kecuali Yesus Kristus.

  Nah, kerangka manusia ini ditemukan di kuburan untuk orang kaya, bukti
  fisik sama dengan Kristus; disalib, terdapat tusukan pada lambung, 
dst.
  Masalah ini membuat Vatikan mengirimkan utusannya ke Israel untuk
  menyelidiki hal ini. Disebutkan bahwa Vatikan harus membuktikan bahwa
  itu bukan kerangka Kristus. Dari  kalimat yang diucapkan sangat indah
  kira-kira seperti ini, "Itu bukan tubuh Kristus!!!!! Kamu harus 
buktikan 
bahwa itu
  bukan tubuh Kristus!!!!"

  Maka dikirimlah "Antonio Banderas" ke Israel. Penyelidikan demi
  penyelidikan dilakukan dan hasil yang terbaik yang ditemukan olehnya
  adalah bahwa panjang kerangka (tinggi manusia) itu tidak sama dengan 
tinggi
  pada kain Turin (saya lupa apa lebih tinggi atau lebih pendek). Namun
  arkeolog yang mendampingi yang juga menemukan kerangka ini mengatakan 
bahwa kain
  Turin juga tidak dapat dikatakan patokan pasti karena belum tentu itu
  adalah kain kafan Yesus.

  Hebatnya si pembuat cerita film the body ini adalah.... tidak ada satu
  pemain pun yang mengetahui kepastian kebenarannya, apakah itu kerangka
  Kristus atau bukan. HANYA PENONTON YANG DIBERITAHU.

  Ketika akhirnya kuburan itu dihancurkan (di bom) untuk menghindari
  kontroversi, sebuah kendi yang tersembunyi jatuh diantara puing-puing
  dan pada kendi tersebut terdapat tulisan kira-kira seperti ini,
  "Terimalah anak kami Daud (David), seperti Engkau telah menerima dan
  membangkitkan Yesus Kristus anakMu".

  Hanya penonton yang diberitahu bahwa ITU BUKAN KERANGKA KRISTUS!!!!

  Namun memang mungkin tujuan si pembuat cerita bahwa ia ingin 
menunjukkan
  bahwa iman seseorang dapat luluh dengan suatu penemuan manusia. Sekali
  lagi, luluh karena hanya suatu penemuan manusia. Jika di film ini
  diceritakan bahwa akhirnya justru banyak hamba Tuhan (Pendeta maupun
  Pastor) luluh imannya karena hal tersebut. Jika hamba Tuhan begitu,
  bagaimana jemaatnya?

  Jadi si pembuat cerita tidak membuat cerita ini sesat karena secara
  terang-terangan dia membeberkan secara jelas bahwa itu bukan kerangka
  Kristus tetapi kerangka seorang manusia yang bernama Daud.

  Diakhir film ditutup dengan ayat mas, "Berbahagialah orang yang tidak
  melihat namun percaya."

  Nah, film ini benar-benar "menyinggung" kita secara positif. Yakni 
bahwa
  begitu tipisnya, begitu rentannya, begitu sempitnya, begitu lemahnya 
iman
  Kekristenan seseorang. Karena mungkin karena sebuah bukti ilmiah, iman
  menjadi lemah. Intinya bahwa jika hal tersebut terjadi pada kita, 
bagaimana
  dengan iman kita?

  Sekali lagi saya katakan bahwa film ini bagus sekali, untuk 
membangunkan
  dan mengingatkan kita bahwa iman kita mungkin bisa melemah. Sekuat
  apakah iman kita kepada Tuhan kita, Allah kita.... Yesus Kristus 
Tuhan. Saya
  sendiri tidak menyangka cerita filmnya dibuat seperti ini, jika saya
  bertanya sendiri dalam hati saya.... apa yang terjadi jika si Antonio 
Banderas
  tersebut adalah saya? Dengan menonton ini, saya merasa lebih
  dikuatkan bahwa Kristus Yesus mati, bangkit dan naik ke Sorga untuk
  menebus dosa saya dan kemudian memerintah di akhir jaman.
  Apapun yang terjadi, iman percaya kita tidak akan goyah.

  "BERBAHAGIALAH ORANG YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA".

  FYI, sekedar nasehat jika menonton film ini, jangan mencibir.... 
karena
  teknologi dan penemuan arkeolog yang canggih, tidak mustahil iman kita
  goyah jika kita tidak percaya dengan segenap hati bahwa Kristus mati,
  bangkit, dan naik untuk kita semua anak-anakNya.  Mungkin pada akhir
  jaman, iman kita diuji lewat si anti kristus untuk menyangkali Allah 
kita. Nah
  film ini contohnya...... seberapa kuat iman kita.  Sekali lagi saya
  ingatkan, mohon jangan sombong ketika menonton film ini, tapi hayati
  seberapa besar iman percaya kita kepada Tuhan Yesus. Biarlah lewat
  cerita film the body ini menjadi berkat bagi yang menonton. Berdoa, 
"Tolong
  Tuhan.... agar saya tidak seperti orang-orang di film tersebut. 
Kuatkan
  terus iman percaya ini."

  BTW, sudah lihat film "left behind"? Ceritanya tentang rapture, 
pemainnya
  juga aktor-aktor terkenal. Memperlihatkan bahwa orang-orang yang
  benar-benar mengikuti Tuhan yang diangkat. Yang percaya namun masih
  duniawi ditinggalkan. Oh ya..... si pembuatnya adalah seproduksi 
dengan 
film the
  body.

  Tuhan memberkati,
  =G. Joseph=


%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Kirim email ke