[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
BPK GP GPIB [w] http://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Ada seorang hamba Tuhan di Australia yang selain
melayani sebagai Gembala
Sidang, dia juga adalah seorang gembala domba dan dia
memiliki banyak
domba peliharaan.
Dalam keseharian dia menggembalakan domba, memberi
mereka makan, membawa
mereka ke padang rumput, dia menemukan seekor domba
yang nakal dan
memiliki karakter yang sangat berbeda dengan
domba-domba yang lain.
Domba nakal ini selalu memisahkan diri dari
teman-temannya. Ketika
domba-domba yang lain makan rumput secara berkelompok,
dia akan keluar
dari kelompoknya dan pergi ke tempat yang dia suka,
atau ketika gembalanya
sedang menggiring domba-dombanya ke padang rumput, si
domba nakal akan lari
sendirian ke arah yang berlawanan, jauh dari
kelompoknya.
Reaksi si gembala adalah selalu mengejar domba nakal
ini dan
menempatkannya kembali ke kelompoknya.
Dan hal ini selalu dia lakukan berulang kali, jadi,
bila si domba nakal
memisahkan diri, si gembala akan mengejar dan
menggendongnya untuk
mengembalikan dia ke kelompoknya.
Gembala ini sabar menghadapi hal ini karena dia juga
seorang gembala yang
Tuhan percayakan jemaat kepadanya (mungkin juga ada
jemaat yang nakal
kaya' begini..), tapi setelah berkali-kali hal ini
terjadi, si gembala pusing
juga ternyata... dan dia mulai menyampaikan hal ini
kepada Tuhan dalam
doanya..... "Tuhan,...Engkau adalah seorang Gembala
yang baik,..dalam
Mazmur, Daud pun mengilustrasikan Engkau sebagai
Gembala yang membawa
domba-domba-Mu ke padang rumput yang hijau.
Daud, pada masa mudanyapun adalah seorang gembala
domba dan apa yang dia
ungkapkan tentang Engkau, sebagai seorang Gembala, ku
percaya bahwa Daud
pun menemukan hal-hal ini ketika dia sedang
menggembalakan dombanya.
Tuhan,...Engkau Allah yang mengetahui segala
sesuatu,...jadi kalo Engkau
ada pada posisiku,.... apa yang akan Engkau lakukan
dalam menghadapi domba
yang nakal ini?"
"Patahkan kakinya..." Kata Tuhan.
"Haa....Tuhan,...patahkan
kakinya..?(sambil mikir, ko' Tuhan tega amat) Tanya
balik ke Tuhan.
Tapi, kembali jawaban Tuhan, "..patahkan kakinya.."
Menyadari bahwa Allah mengetahui segala sesuatu, dia
ngikut apa yang Tuhan
suruh dia buat. Maka, esok harinya, ketika sedang
menggembalakan domba,si
domba nakal melakukan kebiasaannya dan si gembala
mengangkatnya,sambil
berkata dalam hati, "Tuhan,... aku nggak tega, tapi
karena Engkau yang
suruh aku untuk patahkan kakinya, maka aku akan
patahkan kakinya..."
Si domba nakal merintih kesakitan dan si gembala nggak
tahan mendengarnya,
hatinya sakit sekali mendengar rintihan itu, namun dia
sangat mengasihi
domba itu dan dia patuh dengan apa yang Tuhan suruh
dia lakukan.
Setelah dia mematahkan kaki si domba nakal,kaki
tersebut dia balut.
Setiap hari dia menggendong domba nakal itu karena dia
nggak bisa jalan.
Si domba itupun dirawat olehnya, domba itu makan
rumput di samping
gembalanya karena bila dia makan rumput dengan
teman-temannya - dia akan
terinjak, bila sedang berjalan-jalan di padang rumput,
si gembala akan
menggendongnya.
Inilah yang terjadi,.. setiap kali domba nakal ini
haus, dia akan menjilat
keringat si gembala yang menggendongnya, kepalanya
selalu bersandar pada
dada si gembala dan menggosokkan kepalanya di bahu
gembala bila sedang
berjalan-jalan di padang rumput.
Selama kakinya patah, domba nakal ini sangat bersikap
manis dan hampir
setiap saat, dia menjilat keringat gembalanya...dia
tidak berdaya, sangat
bergantung pada gembalanya.
Akhirnya, kakinya pun sembuh. Si gembala membuka
balut pada kakinya dan
melepaskannya untuk bermain-main dengan teman-temannya
yang lain.
Namun, hal inilah yang terjadi,...dia tidak berlari ke
kelompoknya, tapi
terus merapatkan dirinya di antara kaki
gembalanya,...sehingga si gembala
mengangkatnya (dan si domba nakal masih terus menerus
menjilat keringat si
gembala!) dan harus meletakkan dia di kelompoknya,
tapi si domba nakal
selalu berlari mengikuti dan merapatkan dirinya
kembali ke gembalanya!
Si gembala berulang kali melakukan hal ini, tapi,
berulang kali pula si
domba nakal kembali kepadanya...
Si gembala bingung dengan perilaku domba nakal ini,
dan dalam
kebingungannya
Tuhan berkata kepadanya, "Itulah yang tidak dimengerti
oleh
umat-Ku,...ketika Aku membiarkan mereka berbeban berat
atau terluka
atau Aku ijinkan sesuatu menimpa mereka,...itu adalah
untuk membawa mereka
mendekat kepada-Ku. Aku melakukan itu untuk membuat
mereka mengerti
betapa berharganya mereka di hati-Ku,... betapa Aku
ingin mereka hidup
bergantung hanya pada-Ku, dekat dan intim dengan-Ku.
Tapi, seringkali, mereka semakin
menjauh ketika hal-hal itu terjadi...."
Gembala itu akhirnya mengerti, mengapa Tuhan menyuruh
dia mematahkan kaki
domba nakal itu, yaitu untuk menyatakan isi hati-Nya,
betapa manusia
berharga di hati-Nya dan mengajar dia tentang
kerinduan Allah untuk hidup
intim dengan umat-Nya, namun, banyak orang yang nggak
menyadari hal itu
dan Allah mau dia menyatakan itu kepada jemaat-Nya.
terkadang kita nggak sadar bahwa hal-hal kecil yang
kita hadapi
setiap hari, adalah proses pembentukan karakter. ..
"Sebab Aku ini mengetahui
rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai
kamu, demikianlah firman
TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan
rancangan kecelakaan,
untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh
harapan. Dan apabila kamu
berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku
akan mendengarkan kamu;
apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku;
apabila kamu menanyakan Aku
dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu
menemukan Aku, demikianlah firman Tuhan, dan Aku akan
memulihkan
keadaanmu..." {Yeremia 29:11-14b}
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Make international calls for as low as $.04/minute with Yahoo! Messenger
http://phonecard.yahoo.com/
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%