[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
X-MimeOLE: Produced By Microsoft MimeOLE V5.00.2919.6700
Memang, melihat segala sesuatu akan lebih obyektif apabila ditilik dari
berbagai sisi, ataupun dengan aneka ragam kaca mata. Namun, saya tetap
sependapat dengan ungkapan yang saya jadikan signature ini (boleh kan?).
Entah dari sudut pandang mana Anda memandang "Nya sebagai milik pribadi".
Karena saya melihat penekanan pada kalimat tersebut adalah pada frasa "More
Important".
Jadi saya sependapat bahwa sebelum kita Talk *about* God, ada baiknya kita
(kita?) Talk *to* God firstly. Kalaupun mau melihat dari sudut pandang
"Others"-nya, saya malah menafsirkannya sebagai "ladang" (saya rasa istilah
ladang secara alkitabiah sudah dimahfumi maksudnya). Artinya, sebelum saya
terjun menuju ladang atau others ini, lebih penting rasanya saya mendoakan
ladang atau others ini terlebih dahulu, membawanya kepada Tuhan,
mendiskusikannya. "Tuhan, si anu susah banget mengerti tentang Engkau",
"Tuhan si inu lagi sakit, saya mau datang ke si inu yang sakit itu untuk
menjelaskan tentang kuasaMu" atau "Tuhan, saya ogah, ah, memberitakan
tentang Engkau. Capek, saya disalah-salahin mulu. Nggak pa-pa ya, Tuhan."
Atau bisa juga :"Tuhan, negara itu sedang ditimpa malapetaka, mampukan saya
untuk pergi ke sana dan membawa damai sejahteraMu."
Kalau melihat dari kacamata "Talk", menyelamatkan jiwa kan tidak sekedar
Talk, tapi harus ada Act! salah satu Act-nya ya... Talk to GOD.
Saya sangat menunggu tanggapan lainnya, dari kacamata lainnya, bisa minus
atau plus atau yang jenis ray ban. Tapi yang sekarang ngetrend kacamata yang
ada UV protected itu, lho. harganya pun variatif. Lho, kok, malah jualan
kaca mata. Hihihihi becanda, lho Dayan.
____________________________________________________________________________
____________________
Talking to GOD about others is more important than talking to others about
GOD ---- I forgot who said that!
Salam hangat!
Fauzan [R.] Soedira
GPIB Immanuel Depok
----- Original Message -----
Message-ID: <[EMAIL PROTECTED]>
Salam sejahtera...
At 10:10 15-08-2001 +0700, "Fauzan Soedira" wrote:
Talking to GOD about others is more important than talking to others about
GOD
Saya berpendapat sebaliknya, karena melihat dengan kacamata berbeda :
mewartakan mengenai-Nya berarti untuk menyelamatkan banyak jiwa bukan
sebaliknya menjadikan-Nya sebagai milik kita pribadi.
Sharif Dayan
GPIB Sungai Gerong Plaju
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%