[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
GPers, ijinkan saya bertanya, Secara etika kekristenan, apa yang sepatutnya
menjadi sikap seorang Kristen terhadap segala ramalan yang diberikan
(Joyoboyo kek, Nostradamus kek..)?

Tuhan memberkati,
#david
___________________________________________
Izinkan saya memberi tambahan masukan yang mungkin sebuah omongkosong....

Sebuah ramalan, terlepas itu akhirnya benar-benar terjadi atau tidak,
hanyalah semacam "ilham" yang berhasil ditangkap oleh seorang yang kemudian
disebut-sebut (atau menyebut dirinya) Peramal. Barangkali, "sang peramal"
inipun tidak berharap memperoleh ilham atau pengelihatan atau "nubuatan"
atau yang sejenisnya. Ia hanya menjalani hidup yang diwarnai dengan
rupa-rupa vision yang mungkin mengganggu tidurnya, bahkan secara umum
mungkin mengganggu keseluruhan jalan hidupnya. Yang kemudian, dipakai pula
oleh para peramal ini untuk mencari nafkah. Yang pernah nonton film THE GIFT
pasti tahu apa yang saya maksudkan.

Saya tidak tahu siapa yang berkarya di balik pengelihatan atau ilham-ilham
yang ditangkap para peramal tersebut. Namun, dari apa yang mereka peroleh,
toh sejumlah tulisan yang kemudian baru dimengerti maksudnya setelah ada
kejadian besar itupun ditulis, dibaca, diinterpretasikan macam-macam dan
sebagian akhirnya terjadi!

Mungkin pakar etika Kristen akan kebingungan ketika ditanya apa sikap kita
terhadap sejumlah ramalan. Mungkin pertanyaan ini bisa juga mengusik kita :
Apa sikap kita terhadap "ramalan" (baca: nubuatan) Daniel, Rasul Yohanes di
pulau Patmos, Yehezkiel, Yesaya dkk? Apa sikap kita terhadap ramalan
Nostradamus dan Ronggowarsito, apabila (umpamanya, nih) mereka masuk jajaran
para nabi dalam Perjanjian Lama? Percayakah kita terhadap (umpamanya, nih)
"Nabi Nostradamus" dan "Rasul Ronggowarsito di pulau Jawa"? Entah!

WTC dan Pentagon kemudian membuat orang mengingat kembali apa yang pernah
dikuartrainkan Nostradamus. Dan, mungkin di negeri kita, bila saja ada yang
telaten  menelaah Ronggowarsito, siapa tahu kelak akan menemukan ramalan
serupa dari Pujangga tanah Jawa itu.....

WTC juga mengingatkan saya pada "tragedi" menara Babel. Di sana Tuhan tidak
setuju umat berhimpun pada hanya satu tempat. Tuhan ingin umat manusia
terserak dan memenuhi bumi. Makanya bahasa kemudian dikacaukan. Toh, di
WTC... di sana berbagai bahasa mungkin beredar. Tak cuma bahasa
Inggris-Amerika atau Inggris-Britis saja yang keluar. Mungkin bahasa
Mandarin, India, Indonesia dan sebagainya. Dan akhirnya menara itu rubuh
setelah dilabrak dua "Rudal" berpenumpang! Siapa lagi yang berkarya di balik
peristiwa ini dalam skala kosmos, konspirasi macam apa lagi yang terjadi "di
atas" sana (Ingat cerita Ayub... ketika Tuhan dan Iblis bersepakat untuk
menguji iman Ayub)?

Itu saja... ah, ada-ada saja....
______________________________________________________________
Talking to GOD about others is more important than Talking to others about
GOD --- O, saya inget, yang bilang kalimat ini ke saya Kak Okta. Si Ori,
tuh, yang ingetin. Thanks, Ri.
Salam Hangat!
Fauzan [R.] Soedira
GPIB Immanuel Depok



%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Komunitas Member Milis GP2000 di http://www.communityzero.com/gpgpib
<>< GP Mail! di http://gpgpib.i-p.com



Kirim email ke