[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Dear GPers,

Dibawah ini saya kutip posting dari seorang teman yang memberikan alternatif
yang layak dipertimbangkan dalam penyelesaian konflik AS vs Taliban. Bisa
saja ini menjadi suatu paradigma baru (dalam politik dunia) di era
Serba-Ubah ini. Kejahatan dibalas dengan kebaikan.
tetapi sebenarnya itu bukan hal baru, Kristus telah melakukan itu
beribu-ribu tahun yang lalu dan mengajarkannya pada kita semua.
Mungkin ada rekan-rekan yang tahu pasti, bagian mana dari isi Alkitab yang
menyebutkan hal ini?
dalam pemikiran saya (maaf sebelumnya, tapi sepertinya lebih enak
mengucapkannya dalam bahasa Inggris) Revenge and violence comes from evil.
Artikel ditulis dalam bahasa Inggris, lalu saya buat terjemahan bebas-nya.
 ________________________________

Bomb Them With Butter
by Kent Madin

Bomb them with butter, bribe them with hope.  A military response,
particularly an attack on Afghanistan, is exactly what
the terrorists want. It will strengthen and swell their small but
fanatical
ranks.

Instead, bomb Afghanistan with butter, with rice, bread, clothing and
medicine. It will cost less than conventional arms, poses no threat of US
casualties and just might get the populace thinking that maybe the Taliban
don't have the answers. After three years of drought and with starvation
looming, let's offer the Afghani people the vision of a new future. One
that includes full stomachs.

Bomb them with information. Video players and cassettes of world leaders,
particularly Islamic leaders, condemning terrorism.
Carpet the country with magazines and newspapers showing the horror of
terrorism committed by their "guest". Blitz them with laptop computers and
DVD players filled with a perspective that is denied them by their
government.  Saturation bombing with hope will mean that some of it gets
through. Send so much that the Taliban can't collect and hide it all.

The Taliban are telling their people to prepare for Jihad. Instead, let's
give the Afghani people their first good meal in years. Seeing your family
fully fed and the prospect of stability in terms of food and a future is a
powerful deterrent to martyrdom. All we ask in return is that they, as a
people, agree to enter the civilized world. That includes handing over
terrorists in their midst.

In responding to terrorism we need to do something different. Something
unexpected... something that addresses the root of
the problem. We need to take away the well of despair, ignorance and
brutality from which the Osama bin Laden's of the world water their
gardens
 of terror.
_____________________

Bom Mereka dengan Mentega
Oleh Kent Madin

Bom mereka dengan mentega, Suapi mereka dengan harapan. Suatu reaksi
militer, khususnya suatu serangan ke Afghanistan, merupakan tindakan yang
pasti diinginkan para teroris. Hal itu akan memperkuat dan memperbesar
fanatisme mereka yang sempit.

Sebaliknya bom Afghanistan dengan mentega, beras, roti, pakaian dan
obat-obatan. Biayanya lebih rendah dari pada persenjatan konvensional, tidak
melahirkan ancaman buat  korban-korban AS dan mungkin akan membuat orang
berfikir bahwa Taliban tak punya jawaban. Sesudah musim kering selama tiga
tahun dan kelaparan yang mewabah, tawarkan rakyat Afghanistan suatu visi
dari masa depan baru. Dimana kenyang termasuk didalamnya.

Bom mereka dengan informasi. Video player dan cassete pemimpin dunia,
khususnya pemimpin-pemimpin Islam, yang mengecam terorisme.

Alasi negara itu dengan majalah dan koran-koran yang menunjukkan kengerian
terorisme yang dilakukan oleh "tamu" mereka. Sinari mereka dengan komputer
laptop dan DVD player yang berisikan suatu perspektif yang diingkari oleh
pemerintah mereka. Pemboman yang bertubi-tubi akan membuat salah satu dari
hal itu berhasil. Buatlah sedemikian rupa sehingga Taliban tidak dapat
mengumpulkan dan menyembunyikannya.

Kelompok Taliban akan menyuruh rakyatnya bersiap melakukan Jihad.
Sebaliknya, berikan rakyat Afghanistan santapan nikmat pertamanya selama
bertahun-tahun. Melihat keluarga anda makan kenyang dan adanya harapan
terhadap kestabilan makanan dan masa depan merupakan penghalang yang kuat
bagi timbulnya martir (mati syahid). Yang kita inginkan hanyalah agar
mereka, sebagai masyarakat manusia, sepakat untuk memasuki dunia yang
beradab. Hal tersebut termasuk menyerahkan para teroris di tengah-tengah
mereka.

Dalam menanggapi terorisme, kita perlu melakukan sesuatu hal yang berbeda.
Sesuatu yang tidak diharapkan..... sesuatu yang tertuju pada akar
permasalahan. Kita perlu menyingkirkan sumur keputusasaan, ketidakperdulian
dan kekejaman yang airnya dipakai Osama bin Laden untuk menyirami
kebun-teror mereka.
 ______________________________________
regards,
#david
Ex GP GPIB Getsemani (Jatipon)

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Komunitas Member Milis GP2000 di http://www.communityzero.com/gpgpib
<>< GP Mail! di http://gpgpib.i-p.com



Kirim email ke