[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
                     http://milis.gp.gpib.org
     -= Selamat Merayakan Natal dan Menyambut Tahun Baru 2002 - GBU All =- 
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Tulisan berikut menarik u/ kita renungkan dalam kembara langkah di tahun
2002. Dengan terlebih dahulu melakukan perubahan-perubahan yang perlu dari
dalam diri kita terlebih dahulu kemudian mengembangkannya demi kebaikan
bersama di sekitar kita di hadirkan bagi kemualian nama Tuhan yang telah
mengutus kita.
Semoga bermanfaat
Tuhan memberkati.

Jabat hangat,
[EMAIL PROTECTED]

Hari ini kita telah melangkah ke dalam tahun yang baru, tahun 2002. Kita
memasuki tahun ini dengan berbagai perasaan dan perkiraan, bahkan
keprihatinan. Para ahli masih memperkirakan situasi ekonomi yang kurang
mengembirakan, keamanan yang belum pulih, krisis kemasyarakatan masih
berlanjut, masalah bernuansa SARA masih belum terselesaikan, dan sebagainya.
Secara internasional lingkungan kehidupan kita masih diwarnai oleh perang
melawan terorisme, penyelesaiaan masalah Afganistan, dan lain-lain.

Lingkungan yang serba bergejolak inilah yang masih akan menjadi tempat kita
hidup, melayani, dan berkarya. Banyak di antara kita memasuki tahun baru ini
dengan diliputi oleh perasaan takut, perasaan khawatir, dan bahkan mungkin
tanpa pengharapan.

Sebagian dari antara kita mungkin bersikap biasa-biasa saja, acuh tak acuh
dengan keadaan lingkungan yang bergejolak, pasrah saja, dan terima apa
adanya. Sebagian lagi melangkah ke dalam tahun baru ini dengan perasaan
optimis dalam arti apa pun perubahan, bergejolak atau tidak, masa depan
adalah kesempatan untuk melayani, untuk berkarya, untuk mengadakan
perbaikan, pembaruan, reformasi, dan seterusnya.

Perbedaan sikap ini banyak dipengaruhi oleh pemahaman akan falsafah hidup
yang kita anut, kadar keberimanan kita, dan tujuan hidup kita masing-masing.
Sebagai pengikut Kristus, kita adalah kawan sekerja Allah yang diperkenan
Dia untuk ikut serta dalam karya penyelamatan-Nya. Oleh karena tahun 2002
adalah bagian dari arak-arakan menuju kerajaan Allah, maka bagi pengikut
Dia, kita seyogianya melihatnya sebagai anugerah Allah, kesempatan untuk
berbuat sesuatu bagi sesama, masyarakat, dan bangsa kita.

Kalau pemerintah mencanangkan tahun ini sebagai tahun rekonsiliasi, maka
kita seyogianya menyambutnya dengan penuh semangat dan ikut terlibat dalam
seluruh upaya rekonsiliasi, upaya penciptaan suasana damai yang sudah lama
kita dambakan.

Kita baru saja melewati masa raya Natal dimana banyak dikumandangkan tema
damai: Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain. Kita menyambut
tahun 2002 dengan doa semoga tahun 2002 akan dikenang sebagai tahun
perdamaian.

Sebagai anak bangsa kita menyambut tahun baru ini dengan penuh harapan
semoga tahun ini, Indonesia tercinta mulai keluar dari krisis multidimensi,
semoga pengangguran mulai berkurang, semoga kerusuhan tak terjadi lagi,
semoga permusuhan bernuansa SARA lenyap dari persada nusantara.

Apakah yang dapat kita perbuat? Kita semua seyogianya banyak berdoa, mawas
diri, dan memulai perubahan dari diri kita. Seperti refleksi seorang tua,
katanya waktu ia muda ia ingin mengubah dan memperbaiki dunia ini, sesudah
dewasa mungkin ia hanya bisa mempengaruhi masyarakat di sekelilingnya, dan
kini ia sudah tua, baru sadar bahwa yang pertama harus ia ubah dan perbaiki
adalah dirinya sendiri.

Lebih gampang kita sebagai pengamat mengomentari apa yang harus dilakukan
oleh pemerintah, oleh kelompok itu, oleh orang itu, dan lupa apa yang
harusnya kita perhatikan dalam diri kita. Kita memang prihatin dengan
kerusuhan, bentrokan, ketidakadilan, kemiskinan, dan sebagainya.

Kembali kita bertanya apakah yang kita dapat perbuat? Kiranya kita menyambut
tahun 2002 ini dengan bertanya pada diri masing-masing: Yang manakah dari
diri saya, sikap saya, pandangan saya, perilaku saya yang memerlukan
perubahan? Kalau kita mampu melakukan ini, maka langkah berikut adalah apa
yang dapat kita perbuat untuk sesama, untuk masyarakat, untuk bangsa untuk
kemuliaan Tuhan.

Sebagai orang beriman, kita perlu mendoakan panggilan kita, menemu-kenali
karunia yang Tuhan berikan kepada kita, mengembangkan sumber daya yang Tuhan
berikan dengan baik, dan persembahkan semuanya sebagai persembahan yang
hidup yang kudus dan yang berkenan kepada Allah.

Mari kita menyambut tahun 2002 dengan kesiapan mempersembahkan tubuh kita,
hidup kita, sebagai persembahan yang hidup, kudus, dan berkenan kepada
Allah. Selamat Tahun Baru, Selamat melayani, Selamat mengabdi, Selamat
memuliakan Tuhan, Selamat menjalani hidup di tahun 2002 dengan penuh makna!





%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://gpib.org
<>< Situs GP GPIB : http://gp.gpib.org
<>< Situs Milis GP2000 : http://milis.gp.gpib.org
<>< Contact Administrator : [EMAIL PROTECTED] 
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib

Kirim email ke