[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
                     http://milis.gp.gpib.org
     -= Forum Teknologi Informasi GPIB Telah Diluncurkan =-
    <>< Silahkan Bergabung pada alamat http://iuf.gpib.org <>< 
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Silahkan simak artikel menarik di bawah ini.

Jabat hangat,
[EMAIL PROTECTED]


Apa karir terbaik yang pernah Anda miliki? Tanpa banyak pikir, Anda mungkin
akan ingat ketika pernah mencurahkan seluruh energi dan perhatian pada
pekerjaan Anda. Tapi puaskah Anda dengan semua yang Anda lakukan itu?
Mungkin tidak. Ini lumrah, karena persoalan menemukan karir terbaik tak
pernah lepas dari masalah psikologis yang ada pada tiap profesional.

"Keinginan memiliki karir terbaik selalu melahirkan ketidakpuasan dan hasrat
untuk mendapatkan karir yang lebih baik lagi," kata Sallie Hightower, kepala
konsultan dari University at Conoco Inc. Demikian ungkap Koran Tempo
mengutip Career Journal.

Oleh karena itulah, gambaran mengenai karir terbaik bagi seseorang menjadi
begitu penting. Akan tetapi, masalahnya, tidak semua orang bisa dengan mudah
menetapkan karir terbaik bagi diri sendiri.

Kenyataan itulah yang mendorong Sallie mencoba mengemukakan sebuah rumusan
mengenai karir terbaik. Rumusan itu menyebutkan bahwa karir terbaik dapat
dicapai bila tiga komponen utamanya terpenuhi. Ketiga komponen itu adalah
Bakat (talent/T), Organisasi (O), dan Kemauan atau gairah (passion/P) yang
kemudian ditulis dalam bentuk rumusan T + O + P = Karir Terbaik.

Talent (bakat) yang dimaksudkan disini adalah kemampuan bawaan lahir dan
kekuatan yang diperoleh secara alami. Karir terbaik secara tipikal tergambar
pada kemampuan ini yang mendorongnya ke ketinggian baru. Dalam kasus
tertentu, pengalaman karir terbaik menyebabkan Anda menemukan bakat baru.

Sementara itu, organisasi (O) menggambarkan kebutuhan organisasi perusahaan.
Artinya, karir terbaik tidak sepenuhnya murni aktualisasi diri. Suka atau
tidak, karir Anda juga tergantung pada organisasi. Anda tidak bisa cuek
kepada kebutuhan atasan atau perusahaan Anda, sebab hal itu bisa
membahayakan kemampuan Anda untuk memperoleh karir terbaik. Memang, Anda
bisa jadi akan memperoleh kesenangan sementara, tetapi nyatanya, atasan Anda
akan bertanya, "Apa yang telah Anda kerjakan di sini untuk saya dan
perusahaan ini?"

Sallie menggambarkan, begitu kuatnya hubungan ini hingga membentuk aksioma:
kontribusi mengantarkan kepuasan, bukan sebaliknya.

Sedangkan passions (gairah) sangat berhubungan dengan hati Anda. Karir
terbaik terjadi ketika pekerjaan Anda terasa begitu mengasyikkan, memberikan
stimulasi, memikat, menyenangkan dan bahkan memperbudak Anda tanpa terasa.
Selain mengikat Anda pada level pekerjaan yang sangat dalam, Anda juga
tampaknya masih akan menghabiskan energi setiba di rumah.

Model ini memang mesti lengkap diterapkan. Karir terbaik tidak akan terjadi
manakala ada satu bagian yang hilang. Hal ini bisa dilihat dari tiga variasi
yang menggambarkan ketidaksempurnaan itu di bawah ini.

Variasi pertama, bakat dan kebutuhan organisasi yang tidak disertai kemauan
atau bgairah untuk melakukan pekerjaan, akan membuat semuanya jadi terhenti.
Tingginya keterampilan dalam kaitan ini tidak lagi menjamin ketinggian jam
terbang. Pada awalnya, mungkin memang menyenangkan. Akan tetapi, jika Anda
mengerjakannya terlalu lama, tak akan ada lagi tantangan dalam bekerja.
Perasaan yang kemudian muncul adalah kebosanan dan kehampaan. Pekerjaan Anda
bisa jadi akan membuat Anda mamu memberikan kontribusi pada perusahaan,
tetapi kenyataan ini tidak akan membuat Anda mengisi kembali baterei Anda.

Variasi kedua, tersedia kebutuhan organisasi dan gairah atau kemauan, tetapi
tidak ada bakat. Hasilnya adalah tidak ada kompetensi. Dalam bahasa yang
kasar, ini berarti bahwa ketika gairah kerja dan kebutuhan organisasi
melebihi bakat Anda, maka Anda membutuhkan pengembangan keterampilan.

Tanpa adanya ketrampilan, Anda tidak akan memperoleh karir terbaik yang
sudah di depan mata itu. Akan tetapi, begitu Anda meraih keahlian yang
dibutuhkan, maka Anda mendapati diri Anda sedang dalam karir terbaik.

Sementara itu, variasi ketiga, yakni bakat dan kemauan tapi tanpa disertai
adanya kebutuhan organisasi. Variasi ini akan menghasilkan jabatan sebagai
hobi. Anda tentu tahu jenis orang yang berada dalam posisi ini. Dia berbakat
super, bergairah kerja tinggi, dan kadang tidak berhubungan dengan
organisasi yang dipimpinnya.

Akhirnya, apa yang dilakukan orang tersebut di atas lebih sering berada di
luar konteks pekerjaan utamanya. Bagi perusahaan, sebenarnya hal ini tidak
akan menguntungkan. Dia akan memiliki pengaruh buruk terhadap ritme kerja
rekan kerja lainnya.

Model TOP ini agaknya layak untuk dijadikan bahan pemikiran kita bersama.
Dan, ada satu hal yang sangat ditekankan Sallie Hightower yang ahli
manajemen SDM ini, yakni bahwa tidak seorang pun mampu menciptakan karir
terbaik untuk Anda. Jadi, persiapkanlah karir terbaik bagi diri Anda sedini
mungkin. (GCM/*)


%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://gpib.org
<>< Situs GP GPIB : http://gp.gpib.org
<>< Situs Milis GP2000 : http://milis.gp.gpib.org
<>< Situs IUF-GPIB : http://iuf.gpib.org
<>< Contact Administrator : [EMAIL PROTECTED] 
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib

Kirim email ke