[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
                     http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN


Kunci Gereja Tersuci Diurus Orang Muslim
-----------------------------------------
GloriaNet - Wajeeh Nuseibeh, seorang Muslim berusia 50 tahun berkata,
anggota-anggota kerabatnya telah membuka dan menutup pintu kayu yang sangat
berat gereja Kristen paling suci di seluruh dunia selama 1.364 tahun. Demikian
pemberitaan harian Sinar Harapan baru-baru ini.

Sekte-sekte Kristen sendiri saling tidak mempercayai perihal siapa yang
sepantasnya memegang kunci tempat suci itu. Tempat itu memang digunakan oleh
sekte-sekte yang secara teologis berbeda-beda.

Lokasi gereja kuno itu, yang didirikan di seputar bukit batu, diyakini adalah
Bukit Golgata, tempat Yesus disalibkan, dikuburkan dan bangkit dari kematian. Di
tempat suci yang demikian, siapa yang harus membersihkan segala benda bersejarah
di dalamnya seperti batu- batu, tempat-tempat lilin dan sebagainya?

Sudah semenjak 1099, sewaktu orang Eropa menyerbu ke tempat itu dan mendirikan
gereja seperti yang ada sekarang, berlangsung ritual yang menarik. Barangkali
juga, tradisi yang berlaku di gereja itu sudah
dimulai semenjak pemerintahan Romawi di bawah Kaisar Constantine pada abad ke-4.

"Memang sudah menjadi tradisi sangat tua," ujar Pendeta Armando Pierucci (67),
seorang Fransiskan dari Italia menjelaskan tentang kenapa seorang Muslim yang
memegang kunci gereja tersuci umat Kristen itu.

Akhir Juli lalu, terjadi keributan antara seorang pendeta Koptik dan seorang
rohaniwan Ethiopia. Ketika itu, sang pendeta Koptik yang sudah berusia 72 tahun
pindah dari berjemur di terik matahari ke sebuah sudut yang teduh. Dan itu
ditanggapi sebagai suatu tantangan oleh tokoh kelompok Ethiopia yang menguasai
satu sudut, di mana nenek moyangnya dulu tinggal setelah terpaksa keluar dari
tempat suci itu saat terjadi kebakaran tahun 1808. Saat itu segala dokumen di
gereja itu habis terbakar.

Pada tahun 1757 gereja itu terbagi-bagi menjadi seksi Kristen Yunani Ortodoks,
seksi Armenia dan Katolik Roma disertai suatu kesepakatan tentang pengaturan
waktu kebaktian bagi masing-masing aliran.

Di balik masalah perseteruan itu, batu besar gereja itu merupakan tempat untuk
menemukan kedamaian. Orang-orang dari segala bangsa, tembok batu zaman purba,
ornamen-ornamen yang melukiskan para tokoh yang dimuliakan, diiringi oleh gema
suara para rahib menyanyikan lagu-lagu pujian dalam bahasa Latin, membuat para
pengunjung sangat terpesona.

Kekerasan yang masih melanda Timur Tengah telah menghambat kedatangan wisatawan
mancanegara. Dewasa ini gereja itu kadang sangat sunyi, dan hanya sewaktu-waktu
hanya diwarnai bunyi sepatu yang menapak pada lantainya, atau kepakan sayap
burung merpati yang terbang melalui pintu dan menghilang di langit-langit yang
sangat tinggi.

Setiap hari pada pukul 4 pagi, Nuseibeh menyuruh seseorang membuka pintu kayu
yang sangat berat itu, yang ditandai dengan salib-salib kecil goresan tangan
para peziarah dari seluruh dunia selama berabad-abad. Selama perang dalam dua
tahun terakhir, Nuseibeh telah mengupah seorang yang tinggal dekat dengan gereja
tersebut untuk melaksanakan pekerjaan mulia itu, karena ia takut berjalan di
kegelapan. Ia masih tetap menjadi kepala pengawas dan setiap hari harus
berkeliling gereja itu.

Perjanjian 638
--------------
Pada tahun 638, berdasarkan perjanjian yang dibuat oleh khalifah Muslim Omar
Ibn-al-Khattab sang penakluk dengan para paderi Yunani, kunci gereja itu
diserahkan pada nenek moyang Nuseibeh. Waktu itu, keluarga Nuseibeh baru saja
tiba di Yerusalem dari Medina "selaku misionaris Islam untuk menyelamatkan
manusia dari neraka." Demikian penuturan Nuseibeh.

Tugas mulia itu tetap berada pada keluarga Nuseibeh hingga kedatangan pasukan
pembebas dari Eropa pada tahun 1099, di mana mereka membantai ribuan orang di
Tanah Suci itu. Nenek moyang Nuseibeh pun kabur ke Nablus dan tinggal di sana
selama 88 tahun, sampai tiba saatnya penakluk berikutnya dari Arab di bawah
pimpinan Saladin yang terkenal itu datang.

Di balik sejarah yang berdarah-darah itu, Nuseibeh mengatakan tidak punya
masalah dengan umat Kristen, walaupun kadang-kadang para pengunjung Kristen dari
berbagai penjuru heran kenapa orang Islam yang dipercayakan mengelola gerbang
gereja tersuci umat Kristen itu.

Keluarga Muslim lainnya di Kota Tua itu, yakni keluarga Joudeh, dipercayakan
memegang kunci tersebut selama pemerintahan Kaisar Ottoman yang dimulai tahun
1517.

"Mereka menjadi pemegang kunci. Dan mereka mempercayakan kami pekerjaan
memelihara pintu," tutur Nuseibeh. Dan atas dasar itu terciptalah suatu ritual
yang menarik. Seorang dari keluarga Joudeh menyerahkan kunci tersebut kepada
seorang Nuseibeh. Seorang pendeta menyodorkan sebuah tangga kayu melalui
celah-celah yang terdapat di pintu itu, dan seorang Nuseibeh pun memanjat tangga
untuk membuka gembok besi yang mengunci rapat pintu tersebut.

Nuseibeh menyesali sulitnya mendamaikan Israel dengan Palestina, yang memang
tidak sesederhana pengaturan masalah kunci tadi. Israel mencaplok Kota Tua di
Yerusalem dalam perang tahun 1967, tetapi segera menyerahkan pengelolaan
tempat-tempat suci kembali kepada para pemimpin agama. (GCM/*)

---------------------------------------------------------------------

Dikembangkan Oleh Gloria Cyber Ministries

� Copyright 2000-2002.
All rights reserved.


%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://gpib.org
<>< Situs GP GPIB : http://gp.gpib.org
<>< Situs Milis GP2000 : http://milis.gp.gpib.org
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib

---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [[email protected]]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke