[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
http://gp.gpib.or.id | http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
>
> Salam sejahtera,
Bung Agus dan pemerhati GP lainnya, saya lanjutkan deh diskusi kita, kenapa
saya usulkan 18-27 tahun dan adanya
korelasi usulan saya ini dengan Gereja Misioner....
Saya membayangkan begini bung, usia 18-27 mereka dibina secara secara
serius dan didewasakan kemudian selepas usia ini mereka terjun langsung ke
sektor sektor nyata di pelayanan di setiap tingkatan diluar maupun didalam
termasuk di sektor-sektor dan jemaat masing-masing... bukan cyber atau
konsep atau ideal selama 8-9 tahun aja , bisa kita dapatkan komposisi
majelis yang jelas lebih memihak kepada kaum muda untuk lebih menggeliatkan
bahkan mengaselerasikan GPIB ini menjai gereja yang misioner, bukan semu...
(kita sering berbangga dengan 250an jemaat kita , tapi kita lupa sebagian
besar anggotanya adalah hasil migrasi dari GPIB sendiri atau gereja saudara
kan bung)
Contoh GAMKI itu mungkin membuat anda bias, ok kasih contoh internal kita
aja ya biar gampang, apakah anda tau bahwa partisipasi kaum muda GPIB di
jajaran pendukung pelayanan sangat minim... coba anda cek Departemen Pelkes
GPIB, Departemen Litbang GPIB (Anda tau kan kondisi litbang kita
sekarang...), LPWG GPIB, Lembaga Penerbitan GPIB , Yapendik GPIB (Orang
lain sibuk bangun Sekolah, kita sibuk menutup sekolah...), Yayasan Dharma
Asih , Diakonia GPIB dll dll itu baru di tingkat sinodal, sebagian besar
anggotanya berusia tua bahkan beberapa waktu yang lalu maaf saya sebut saja
renta... dimana kaum muda kita ? mari kita berandai andai jika kebutuhan
kaum muda (diatas 27 tahun ya) di sinodal , lembaga, yayasan, departemen
kira 50 orang aja, trus struktur itu kita jabarkan ke 18 mupel (jadi 900
orang yah) dan dijemaat dalam hal ini Komisi Pelkes, Komisi Litbang, Komisi
Daya dan Dana, Komisi Bindik, Panitia Pembangunan, Komisi Diakonia, Tim Doa
Disektor sektor, Tim pastoral sektor, pengurus Koperasi Jemaat , Pengurus
perpustakaan jemaat, Pelayan PA/PT, dll dll dll yang juga membutuhkan
katakan per jemaat 30 orang aja x 250 jemaat = 7500 orang kader muda .
Sehingga total 7500+900+50 = 8450 orang muda dewasa , belum lagi kebutuhan-
kebutuhan di luar sebagai koordinator dan pengurus Persekutuan Oikumene di
kantor-kantor, Partai politik kristen, GAMKI LSM LSM , PGIW dll dll banyak
bung ladang kita yang menguning yang menunggu singsingan lengan baju
kita...
Belum lagi kalo pemberdayaan ini jalan trus kita jadi gereja misioner
kemudian tumbuh jemaat - jemaat baru yang butuh semakin banyak lagi tenaga,
mungkin sekarang kita nyaman dilingkungan kita sebagai senior GP tapi kita
lupa masa muda kita harus lebih berarti deh dengan karya-karya nyata kita
di pelayanan ..., banyak bidang yang membutuhkan tenaga kita-kita yang
setengah muda tapi belon tua ini, kasihlah kesempatan yang muda-muda untuk
berkreasi dan melatih diri sebagai sumber kader, sementara kita kita terjun
ke real world dengan bekal kita sebagai anggota GP, dengan bekal pendidikan
kita , dengan bekal usia kita yang cukup ini. Pendeknya nggak usah bingung
mau kemana kita kita yang dewasa ini mau melayani dan dilayani.. banyak
banget koq wadah dimana kita bisa mengaktualisasikan diri baik intern
maupun ekstern, yang penting jadilah dewasa dalam pemikiran dan tingkah
laku, cukup dong 18-27 tahun kita menempa diri di GP.
Jangan ngerasa bergaul dengan yang lebih tua itu susah, enggak juga koq
apalagi kalo ada rekan-rekan muda lain bersama kita wah malah asik dan ada
kebahagiaan tersendiri, cobalah kita liat bingkai pembicaraan kita ini
sebagai bingkai dimana kita bagian dari keluarga Allah yang membutuhkan
satu dengan yang lainnya tanpa terkotak-kotakan dan fanatisme yang
mengutamakan kenyamanan kita sendiri.
Memang bung saya mengutarakan ini dengan semua ini dengan gaya yang ringan
aja, tapi disisi lain ada fenomena menarik dan serius bahwa gereja-gereja
kita semakin kosong bung, apalagi didaerah pecinan (coba deh bung main-main
ke Jakarta ke GPIB yang ada di kota dan sekitarnya...)nggak bisa bung kita
nggak bisa penetrasi dan klaim diri kita sebagai gereja nasional... dan hal
ini terjadi karena kita keberatan organisasi dan organisasi kita udah nggak
seger lagi karena didominasi orang-orang tua yang sulit menerima
perubahan , ada sih pendeta-pendeta muda yang keliatannya mau berubah tapi
di forum pengambilan keputusan jadi pendiam karena dia jadi keliatan aneh
ditengah-tengah organisasi yang menua ini...
>
Jadi, saya usulkan lagi ke penentu kebijakan di GPIB ini, buatlah kebijakan
yang memihak kaum muda , bina pemuda kita secara spartan, motivasinya,
spiritualitasnya , kemampuan organisasinya ... ke depan beban kita semakin
nggak ringan tapi bisa jadi ringan kalo dikerjakan secara bersama dengan
tuntunan dan hikmat yang berasal dari Tuhan kita Yesus Kristus Kepala
Gereja.
Maju terus GP GPIB,
salam dan doa
Johan Tumanduk
>
> >
>
>
---
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://www.gpib.or.id
<>< iuf.GPIB : http://iuf.gpib.or.id/forum/
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib
---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [[email protected]]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]