[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
       http://gp.gpib.or.id | http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN




> Salam sejahtera,
> 
Puji Tuhan, bung Agus anda bisa mengerti point saya... Memang bung, 
kebijakan yang berpihak kepada kaum muda ini adalah wacana yang bagus buat 
direalisasikan kalo kita-kita jadi Majelis lagi... sekali lagi terima kasih 
bung ! 

Buat Wendy butir 1 dan 2 anda itulah yang saya maksud dengan penempaan 
diri... penempaan diri bukan hanya dibina, tapi juga learning by doing, 
Bahwa kita musti beraksi sedini mungkin sebagai GP di jemaat dan masyarakat 
dalam bingkai GP dengan segala idealisme dan keterbatasannya (asal kuat yah 
soalnya gerakan kita seringkali disalah artikan lo..), saya sangat setuju 
makanya saya usulkan 18-27 itu. Singkatnya dari kita oleh kita untuk kita, 
bagi kemuliaan Tuhan kan ! dan ini juga musti didukung dengan pembinaan 
yang spartan supaya jangan sampe terjadi semangat kegedean tapi kemampuan 
kurang... (Tuhan kasih akal kan buat kita supaya kita belajar dan dibina..) 

Butir 2nya Wendy, soal organisasi bukan alat, ini kata-kata yang udah 
sering banget kita denger termasuk di GPIB, tapi koq dalam penerapannya 
nggak begitu... maksud ulasan saya sebelumnya bukan pengkotakan atau adanya 
kasta di dalam pelayanan, kesaksian, persekutuan dan pembinaan , tapi 
messagenya adalah kita sebagai orang muda GPIB (27 an keatas) musti siap 
diri dan lebih involve dalam setiap sektor pelayanan sebagai subjek 
pelayanan yang dewasa , ini termasuk sebagai penentu kebijakan dalam 
organisasi (mbak didit kata-katanya pas bener..), semua boleh bilang 
organisasi bukan alat, tapi kan kita musti sadari bahwa GPIB itu calvinis 
yang presbiterial sinodal (baca deh institutio nya Calvin supaya lebih 
jelas trus bandingin dengan bukunya Pdt. Ferry Haurissa tentang GBI...) dan 
kita ada di dalam organisasi itu, baik buruknya inilah organisasi kita ... 
sehingga menurut hemat saya kebijakan-kebijakan di hulu itulah musti di 
perbaiki  bukan dibuat fleksibel atau antisipatf di tingkat hilir/jemaat, 
karena hal ini risky, mungkin kebetulan di jemaat Wendy bisa menerima tapi 
di jemaat lain membuat fleksibel aturan bisa dianggap pembangkangan dan 
kadang kadang hal seperti ini memancing konflik yang akhirnya bisa 
melemahkan semangat pelayanan kita... ini realita tapi kita nggak boleh 
putus asa karenanya, janganlah sampai terjadi seorang keluar dari GPIB 
dengan dendam kesumat karena berang terhadap organisasi GPIB itu sendiri..

Btw terima kasih Wen untuk masukannya, mudah-mudahan hikmat Tuhan dan waktu 
akan mengajarkan kita semua, mana yang terbaik untuk kita lakukan ...     

> 

Salam dan doa,



Johan Tumanduk
> 
> ---
> 
> 
> 



---

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://www.gpib.or.id
<>< iuf.GPIB : http://iuf.gpib.or.id/forum/
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib

---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [[email protected]]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke