[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
http://gp.gpib.or.id | http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN

Dear friends..., Nova mau lanjutin cerita ttg pependi Gereja Blenduk Semarang nih. Boleh kan...? Kalo udah pada bosen ngikutin ya gak usah baca deh... Hehe...

Ceritanya dalam pemilihan penatua & diaken tahap II lalu, kami beberapa warga sektor I di Blenduk udah gak bisa terima sama apa yang dilakukan oleh Ketua Panitia Pemilihan kami. Beliau mendatangi beberapa warga jemaat sektor I sambil skalian membawa kotak suara dan menuntun warga untuk memilih calon dengan urutan nomor 1-4 (dari 5 calon penatua) dan 1-4 (dari 6 calon diaken) yaitu calon" yang dikehendakinya utk menjadi majelis (ya... orang" yang kaya atau yang bisa di'setir'). Selain itu, ada juga berbagai 'trik' lain yg dilakukan.

Kami ingin meminta penjelasan akan apa yang sudah dilakukan, dan ingin memperbaiki pemilihan yang menurut kami sudah salah arah ini. Dengan pemikiran itu, pada hari Sabtu, 29 Sept, kami sembilan (9) orang warga jemaat sektor I mencoba untuk mendatangi Ketua Panitia Pemilihan dan mengajak beliau berdialog baik-baik. Tapi kenyataannya... perbincangan berkembang ke arah yang tidak cukup baik, karena beliau  tidak mau menerima apa yang kami sampaikan. (Nyeselnya... kami gak merekam pembicaraan itu, cause sesudah itu cerita-cerita yang 'beredar' di luar bener" gak sesuai sama apa yang kami alami pada saat perbincangan itu.)

Kemudian kami minta beliau untuk mendiskusikan bersama dengan Panitia Pemilihan yang lainnya untuk mengulangi proses pependi ini. Karena esok harinya diadakan rapat panitia, maka kami minta sesegera mungkin permintaan kami dijawab sesudah rapat.

Esok harinya, Minggu malam, beberapa di antara kami yang 9 orang ditelpon oleh salah seorang anggota panitia untuk diminta segera mengisi formulir suara kami karena hari Selasa, 1 Okt, penghitungan suara akan dilakukan. Kami tidak setuju cause ternyata permintaan kami untuk mengulangi proses pemilihan ini tidak dibahas dalam rapat panitia, malah penghitungan suara akan dilakukan tgl 1 Okt dan itu sama sekali tanpa diwartakan pada jemaat. Apa penghitungan suara itu hanya  dilakukan di depan 'beberapa orang tertentu' saja ? Besides, hari Senin 30 Sept, kotak suara sempet 'di-inep-in' di kediaman Ketua Panitia Pemilihan ini.

Melihat kenyataan seperti itu, kami beberapa warga jemaat sektor I berinisiatif menulis surat kepada Majelis Sinode untuk meminta proses pemilihan diulangi. Dan setelah ditawarkan kepada beberapa warga jemaat sektor I yang mengerti ttg permasalahan ini, ada 28 orang yang menandatangani surat tersebut.

Kemudian diputuskan bahwa surat ini akan diantar langsung ke MS untuk sekaligus bisa menjelaskan segala permasalahan yang ada dan terjadi. Alhasil, hari Selasa 1 Okt, tiga orang dari kami berangkat ke Jakarta pk.05.00 pagi naek kereta. (Waktu itu sempet sms-an juga ama Bonnie, en t'nyata masuk ke milis juga ya, Bon ?! Heran nih, tiap gue sms, abis itu ada berita di milis deh. Hehehe...:) Anyway, thank's if u all pray for us too.)

Nyampe Gambir jam 11, langsung ke kantor MS, en kami ditemui oleh Sekr. II MS. Beliau menerima kami dengan baik, dengan janji bahwa keluhan kami akan segera diproses. Obrolan kami cukup panjang juga, sampe jam 1 siang. Sesudah itu kami balik ke Gambir lagi, ngleseh di sono sambil nunggu sore, ke St. Senen trus langsung balik naek kereta lagi ke Semarang.

Sampe di Semarang hari Rabu paginya udah ada berita 'bout hasil penghitungan suara yang dilakukan tanpa pewartaan dan di depan 'jemaat tertentu' itu. Hasilnya... sesuai dengan keinginan 'beliau'. Semua calon di sektor I yang terpilih adalah yang nomor urutan 1-4. Begitu juga yg di sektor II. Padahal urutan nomor calon itu juga dipertanyakan oleh beberapa jemaat, berdasarkan apa ? Cause ternyata tidak berdasar jumlah suara yg diperoleh para calon tsb pd pemilihan tahap I. Ada yg perolehan suaranya lebih banyak tapi ditempatkan di nomor terakhir. (Untuk memudahkan 'penuntunan' yg dilakukan ? Tinggal pilih no. 1-4 ?)

Yang jelas, sesudah sektor I bereaksi minggu lalu, saat ini sektor II juga mulai bereaksi akan hasil pemilihan yang dirasa 'tidak masuk akal'. Dan sewaktu beberapa orang bertemu membicarakan hal ini untuk menginventarisir bukti-bukti yang bisa menguatkan, ternyata terungkap cukup banyak bukti dan saksi, meskipun sampai saat ini kami belum tau apa orang" tsb mau menjadi saksi cause ada yg mengatakan "beliau adalah orang yang diberkati".

Yang bikin repot, sejak awal Ketua Panitia Pemilihan ini sudah punya... apa ya istilahnya... pendukung ? inner circle ?...  Yah, semacam itulah, jadi kalau kami berusaha utk bertanya atau mengingatkan beliau, ada beberapa orang di sekitar beliau yang terkesan 'kebakaran jenggot' dan menyalahkan kami. Sehingga perbedaan pendapat atau pro dan kontra di antara jemaat kami saat ini terlihat nyata sekali. Bisa dibayangkan ? :)

Ya begitulah temen" semua... tolong doain jemaat kami ya... Ada jemaat yang mengatakan bahwa pependi ini adalah 'pesta iman' warga GPIB. The question is : Iman yang seperti apa... ??

Sorry nih kalo nulisnya terkesan dengan emosi jiwa. Heheh... :)

Nova - Blenduk, Smg -



Chat with friends online, try MSN Messenger: Click Here
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://www.gpib.or.id
<>< iuf.GPIB : http://iuf.gpib.or.id/forum/
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib

---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [[email protected]]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke