[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
       http://gp.gpib.or.id | http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Shalom,

Just share an info. Sorry kalau kirim-nya awut2an.
Sorry lagi kalau jauh dari tema milis.


BADAN INTELEJEN NEGARA REPUBLIK INDONESIA RILIS
TERBATAS
01/BIN/HUMAS/10-2002
Berdasarkan hasil sementara Operasi Intelejen Gabungan sehubungan dengan Tragedi Bali 
yang terjadi di 2 Lokasi yaitu Wilayah Renon dan Kuta serta Peledakan Bom di Manado 
dapat disimpulkan beberapa hal penting sebagai berikut :
1.      JENIS BAHAN PELEDAK

Berdasarkan informasi forensik dan saksi, disinyalir bahan peledak yang digunakan 
adalah sejenis SEMTEX yaitu gabungan material RDX dan PETN bertekanan lebih dari 2000 
Atmosphere yang menimbulkan hentakan dan panas sampai dengan 1800 derajat celcius 
dalam radius 200m2. Bahan peledak ini biasa digunakan dalam operasi militer terbatas 
yang disebut demolisi untuk penghancuran jembatan atau gedung atau kepentingan usaha 
khusus seperti digunakan secara sangat terbatas untuk pertambangan terbuka. Peledakan 
dilakukan dengan memakai alat detonator khusus yang kemungkinan berjenis ADC buatan 
Korea yang beberapa waktu lalu sempat menjadi kasus akibat adanya pengiriman beberapa 
kontainer detonator dan bahan peledak tanpa izin tujuan Republik Demokratik Timor 
Leste yang ditangani KP3 Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kaitan ini sedang dalam 
penelitian. Pemicuan ledakan kemungkinan besar dilakukan melalui alat remote control 
atau Timer. Mengingat kejadian di Bali berlangsung sekitar puku!
l 22.30 WITA  yang memungkinkan pelaku segera keluar dari Bali dengan pesawat terakhir 
pukul 23.00 WITA.
Pemilik Bahan peledak sejenis untuk keperluan militer di Indonesia hanya Korps Zeni 
Tempur TNI AD, sedangkan untuk keperluan pertambangan perlu penyelidikan lebih 
mendalam.
Khusus untuk peledakan di Konsulat Jenderal Republik Philipina di Manado disinyalir 
hanya untuk pemenuhan anggapan bahwa antara Bom Bali dan Bom Manado saling berkaitan. 
Bom yang meledak di Manado berdaya ledak rendah (low explosive) dan kemungkinan bahan 
yang dipakai berjenis C4.
2.      INDIKASI PELAKU

Melihat akibat yang ditimbulkan, kerusakan dan jumlah korban yang sedemikian besar 
dengan mayoritas korban adalah Warga Negara Asing khususnya Australia, Inggris, Jerman 
dan 3 orang Amerika (luka ringan), dapat dipastikan maksud utama pelaku adalah :
Pertama menghancurkan Citra Bangsa Indonesia secara total dan sistematis, Kedua 
memojokkan agama Islam yang mayoritas dianut oleh Bangsa Indonesia, Ketiga adalah 
upaya memecahbelah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia, Keempat adalah bentuk 
pembuktian menyangkut keberadaan jaringan terorisme Internasional. Dari keempat tujuan 
tersebut, identifikasi pelaku dapat dibagi dalam 6 Kategori Utama.
A.      Kelompok Separatis

Terdapat 3 Kelompok Separatis bersenjata di Indonesia yaitu GAM, RMS dan OPM. Kelompok 
yang paling berkepentingan merusak citra Indonesia dimata Internasional adalah GAM 
(Gerakan Aceh Merdeka).  Secara teknis GAM memiliki kemampuan melakukan berbagai upaya 
teror seperti dalam beberapa kasus peledakan sebelumnya antara lain Kasus Bom BEJ.  
Indikasi bahwa kelompok ini yang dapat disinyalir melakukan adalah aksi balas dendam 
atas tewasnya Komandan GAM wilayah Aceh Barat, Abu Araffah sebelumnya. GAM dalam 
berbagai hal telah memiliki sel-sel kerja termasuk kemungkinan pasokan senjata dan 
bahan peledak dari berbagai sumber militer di Indonesia.
B.      Kelompok Anti Pemerintahan

Kelompok ini terbagi menjadi 2 bagian yaitu Kelompok yang tertekan secara hukum dan 
Kelompok yang tersingkir dari pemerintahan. Dalam hal ini indikasi mengarah pada 
kelompok pertama yang dianggap tertekan secara hukum. Kelompok Hutomo Mandal Putra 
alias Tommy yang kini dipenjara 15 tahun memiliki kemampuan persenjataan, jaringan, 
biaya dan keahlian khusus.  Patut dicurigai adalah kaki tangan HMP seperti Agus Dias 
dan centeng-centengnya.
C.      Kelompok Anti Australia

Kelompok yang juga mungkin melakukan tindakan teror terhadap WN Australia adalah 
Kelompok Pro Integrasi Timor Timur yang kecewa dengan campur tangan Militer Australia 
dalam proses jajak pendapat Timtim beberapa tahun yang lalu dan sekarang mendapat 
konsekuensi hukum bahkan diantaranya sudah dituntut hukuman atas tuduhan pelanggaran 
hak azasi manusia. Kelompok yang memiliki kaki tangan di Republik Demokratik Timor 
Leste ini bisa mendapat pasokan bahan peledak dari sana sebab dimungkinkan bahan-bahan 
diperoleh  melalui jalan darat dan laut secara estafet, dan adanya penerbangan  
berjadwal dari Denpasar ke Dili.

Bersambung ke part 2a.

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://www.gpib.or.id
<>< iuf.GPIB : http://iuf.gpib.or.id/forum/
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib

---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [[email protected]]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke 
[EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke