[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
http://gp.gpib.or.id | http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Dear all,
Blessed you all by the love of GOD.....
LoveInChrist,
Yulie
---------------------------------------------
SANGKAR BURUNG KOSONG
Ada seorang bernama George Thomas, seorang pendeta di kota kecil New England.
Pada hari Paskah pagi, ia bersiap mempersembahkan misa di suatu tempat agak jauh
dari kota.
Ia membawa sebuah sangkar burung kosong yang sudah reyot, kotor tak terurus, dan
menempatkannya di dekat altar.
Alis umatnya mulai terangkat, dan mereka mulai bertanya-tanya. Dalam kotbahnya
Sang Pendeta mulai menjelaskan tentang sangkar burung tersebut.
"Dalam perjalanan saya ke sini tadi, saya bertemu dengan seorang anak kecil
melangkah berlenggang sambil mengayun-ayunkan sangkar burung ini. Di dalamnya
terdapat 3 ekor anak burung liar, meringkuk kedinginan dan
ketakutan. Saya berhenti dan bertanya kepada anak tersebut : 'Apa yang kamu
bawa, anakku??' Jawab anak itu: 'Ah, cuma burung-burung kecil?'
'Apa yang akan kamu lakukan terhadap burung-burung kecil itu??'
'Akan saya bawa pulang dan saya pakai mainan. Saya suka mencabuti bulunya, dan
pasti mereka akan ribut kesakitan.
Pasti ramai dan menyenangkan.'
'Ya, tapi kan cuma sebentar. Burungnya kecil, pasti bulunya cepat habis.Lalu
kalau sudah habis, mau kamu apakan lagi??'
'Saya punya dua ekor kucing di rumah. Mereka sangat suka makan burung. Apalagi
burung kecil begini. Lucu kan melihat burung-burung yang sudah tidak berbulu
mencoba menghindar dari kucing. Tapi pasti kucingku akan dapat memakan mereka
dengan mudah?' Saya terdiam sesaat, lalu saya tanyakan pada anak itu lagi:
'Anakku, bolehkah saya beli burung-burung itu??' Anak tersebut menatap saya
dengan tercengang, lalu jawabnya:
'Bapak jangan main-main. Siapa yang mau burung liar begini??'
'Berapa??'
'Bapak, burung ini liar, tidak dapat bernyanyi, tidak indah. Ini burung biasa,
tidak ada istimewanya. Apa menariknya untuk Bapak??'
'Berapa??' Si Anak memandang saya dengan tajam, lalu sambil tersenyum menantang
katanya:
'Sepuluh dollar?'
Saya ulurkan uang sepuluh dolar kepadanya, dan iapun lalu meninggalkan sangkar
burungnya dan segera lari menghilang sambil berteriak-teriak kegirangan. Saya
lalu melanjutkan perjalanan ke sini. Sesampai di suatu tempat yang agak rimbun,
banyak pohon dan perdu, saya berhenti lagi, dan saya lepaskan ketiga anak burung
tadi. Nah sampai di sini, jelaslah sudah hal ikhwal kandang burung yang
diletakkan di atas altar ini."
Kemudian Sang Pendeta melanjutkan kotbahnya sebagai berikut:
Suatu hari, Setan dan Yesus ngobrol berdua. Setan baru saja datang dari Taman
Eden dan lalu menyombongkan diri, katanya: 'Sus, aku baru saja menguasai sebuah
dunia yang penuh dengan manusia. Aku sudah siapkan berbagai bujukan bagi mereka
dan pasti mereka tidak akan dapat menghindar. Pasti mereka akan termakan dengan
segala tipu dayaku.
'Tanya Yesus kepadanya: 'Akan kau apakan mereka??'
'Pokoknya aku akan menikmati semuanya. Pasti mengasyikkan. Aku akan membujuk
mereka supaya kawin cerai, saling selingkuh, saling membenci, saling mencederai
dan saling bunuh. Aku akan membujuk mereka untuk menjadi pemabuk, perokok,
saling caci, saling hujat. Aku akan membantu mereka untuk menemukan dan merakit
bom agar lebih mudah bagi mereka untuk saling bunuh.'
'Terus, kalau sudah begitu, apa yang akan kamu lakukan??' kata Yesus sabar.
'Aku akan binasakan mereka!'
'Berapa yang kamu minta untuk menebus mereka??,' tanya Yesus.
'Jangan bercanda. Kamu tidak akan suka mereka, Sus. Mereka itu tidak baik.
Kenapa kamu tertarik dengan mereka? Aku yakin mereka akan membenci kamu! Mereka
akan meludahi kamu, mencercamu, dan bahkan akan membunuhmu.Yakinlah, kamu tidak
akan tertarik dengan mereka!'
'Berapa??' tanya Yesus lagi, lebih mendesak Setan menatap Yesus tajam lalu
katanya sinis:
'Murah, cuma cukup air matamu dan darahmu?'
DAN YESUSPUN MEMBAYARNYA TUNAI."
Sang Pendetapun mengakhiri kotbahnya.
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://www.gpib.or.id
<>< iuf.GPIB : http://iuf.gpib.or.id/forum/
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib
---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [[email protected]]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]